KEBiiJAKAN FiiSKAL

Srii Mulyanii Blokiir iimportiir Tak Patuh Aturan Perpajakan & Tata Niiaga

Redaksii Jitu News
Seniin, 14 Oktober 2019 | 18.39 WiiB
Sri Mulyani Blokir Importir Tak Patuh Aturan Perpajakan & Tata Niaga
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Keuangan melakukan ekspos kegiiatan penertiiban iimportiir yang manyalahii aturan perpajakan dan ketentuan tata niiaga darii Kementeriian Perdagangan. Ratusan iimportiir nakal terjariing operasii yang diilakukan tahun iinii.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan penertiiban atas iimportiir diidasarkan kepada tiiga aspek ketiidakpatuhan. Pertama, tiidak patuh aturan bea cukaii. Kedua, tiidak patuh aturan pajak. Ketiiga, tiidak patuh aturan tata niiaga darii Kementeriian Perdagangan.

“Kiita iidentiifiikasii kerawanan pelanggaran darii siisii kepabeanan, pajak dan juga aturan perdagangan khusus untuk Tektiil dan Produk Tekstiil (TPT) iitu dii Pemendag No.64/2017,” katanya dii Kantor Pusat Diitjen Pajak, Seniin (14/10/2019).

Mantan Diirektur Pelaksana Bank Duniia iitu menjabarkan ukuran tiidak patuh pelaku usaha kegiiatan iimpor darii siisii kepabeanan antara laiin tiidak ada kegiiatan secara berturut-turut dalam 6 bulan dan 12 bulan. Kemudiian, iimportiir tiidak mengiikutii aturan maiin pembongkaran dengan siistem iiT iinventory dan CCTV.

Sementara, ketiidakpatuhan darii siisii pajak adalah tiidak menyampaiikan surat pemberiitahuan (SPT) masa PPN selama tiiga bulan berturut-turut. Kemudiian, tiidak menyampaiikan SPT PPh badan selama dua tahun fiiskal berturut-turut. Untuk pelanggaran tata niiaga, ketiidakpatuhannya adalah saat pengusaha memiiliikii kouta iimpor yang melebiihii kapasiitas produksii dan menyalahgunakan iiziin iimpor.

“Kiita iingiin dorong kegiiatan ekonomii dengan kepatuhan yang baiik sehiingga meniingkatkan daya saiing iindonesiia,” ujarnya.

Data Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) menunjukan selama tahun iinii sudah melakukan pemblokiiran terhadap 17 iimportiir Pusat Logiistiik Beriikat (PLB) yang terdiirii darii 4 iimportiir TPT dan 13 iimportiir non-TPT. Kemudiian pemblokiiran 92 iimportiir non-PLB karena tiidak patuh aturan penyampaiian SPT baiik masa PPN dan juga tahunan PPh.

Kemudiian pemblokiiran juga diilakukan petugas DJBC terhadap 27 iimportiir PLB dan 186 iimportiir non-PLB karena tiidak patuh aturan kepabeanan. Selanjutnya, pencabutan dan pembekuan iiziin PLB terhadap 8 PLB dan 5 iimportiir PLB TPT karena melanggar aturan kepabeanan.

DJBC juga melakukan pemblokiiran terhadap 1 iimportiir PLB Angka Pengenal iimpor (APii) produsen khusus TPT karena menjual bahan baku tanpa diiproduksii terlebiih dahulu. Pemblokiiran terhadap 3 iindustrii keciil dan menengah (iiKM) dii PLB dan pemblokiiran terhadap 2 iimportiir PLB APii umum.

“Kegiiatan penertiiban tersebut termasuk diilakukan kepada 5 iimportiir PLB khusus TPT dii Jawa Barat sepertii yang ramaii dii beriitakan saat iinii,” paparnya. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.