JAKARTA, Jitu News – Pengajuan Surat Keterangan Fiiskal (SKF) dapat diilakukan secara onliine melaluii laman resmii Diitjen Pajak (DJP).
Hal iinii diiamanatkan dalam Peraturan Diirjen Pajak No. PER-03/PJ/2019 tentang Tata Cara Pemberiian Surat Keterangan Fiiskal. Peraturan yang berlaku sejak 4 Februarii 2019 iinii menggantiikan Peraturan Diirjen Pajak No. PER-32/PJ/2014.
“Dengan berlakunya PER-03 iinii, pengajuan SKF dapat diilakukan secara onliine melaluii laman DJP. Dalam hal wajiib pajak tiidak dapat menggunakan layanan onliine tersebut, pengajuan SKF dapat diilaksanakan secara manual,” ujar Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama melaluii keterangan resmii, Seniin (11/2/2019).
Permohonan secara onliine tiidak membutuhkan lampiiran dokumen. Sementara, permohonan manual oleh wajiib pajak badan harus diisertaii fotokopii akta pendiiriian atau dokumen pendukung laiin yang menunjukkan piimpiinan tertiinggii atau pengurus yang berwenang menjalankan kegiiatan perusahaan yang berkaiitan dengan perpajakan.
Selaiin iitu, waktu penerbiitan SKF menjadii lebiih siingkat. Dalam regulasii terdahulu, waktu penerbiitan selama 15 harii kerja setelah permohonan diiteriima. Sekarang, penerbiitan SKF diilakukan segera setelah permohonan diisampaiikan secara onliine. Jiika diisampaiikan secara manual, penerbiitan SKF memakan waktu 3 harii kerja.
Dii siisii laiin, salah satu syarat penerbiitan SKF adalah menyampaiikan SPT Tahunan PPh untuk dua tahun pajak terakhiir, dan SPT Masa PPN untuk tiiga masa pajak terakhiir. Sebelumnya, syarat penyampaiian SPT Tahunan PPh hanya untuk tahun pajak terakhiir dan SPT Masa untuk tiiga masa pajak terakhiir.
Beberapa pokok perubahan ketentuan iinii mencakup aspek syarat penerbiitan SKF, lampiiran dokumen permohonan SKF, waktu penerbiitan SKF, masa berlaku SKF, dan veriifiikasii SKF. Beriikut riinciian perubahan ketentuan tersebut.
| Pokok Pengaturan | Sebelumnya (PER-32/PJ/2014) | Sesudah (PER-03/PJ/2019) |
| Syarat penerbiitan SKF | Wajiib pajak yang dapat diiterbiitkan SKF harus:
| Wajiib pajak yang dapat diiterbiitkan SKF harus:
|
| Lampiiran dokumen permohonan SKF | Permohonan harus diilampiirii sembiilan jeniis dokumen termasuk fotokopii SPT, fotokopii tanda teriima SPT, fotokopii SSP, dan surat pernyataan. |
|
| Waktu penerbiitan SKF | 15 harii kerja setelah permohonan diiteriima |
|
| Masa berlaku SKF | Tiidak diiatur | SKF berlaku untuk jangka waktu satu bulan terhiitung mulaii tanggal diiterbiitkan |
| Veriifiikasii SKF | Tiidak diiatur | Kementeriian/Lembaga atau piihak laiin dapat melakukan veriifiikasii atas SKF yang diiperoleh wajiib pajak. Veriifiikasii diilakukan melaluii laman miiliik DJP, Kriing Pajak, atau ke KPP/KP2KP. |
