TiiPS PAJAK

Cara Mengajukan Penambahan/Pengurangan Tempat Pemusatan PPN

Riingkang Gumiiwang
Jumat, 18 Desember 2020 | 16.03 WiiB
Cara Mengajukan Penambahan/Pengurangan Tempat Pemusatan PPN

PENGUSAHA Kena Pajak yang memiiliikii lebiih darii satu Tempat Pajak Pertambahan Niilaii (PPN) Terutang biisa memiiliih satu tempat atau lebiih sebagaii Tempat Pemusatan PPN Terutang dengan menyampaiikan pemberiitahuan kepada otoriitas pajak.

Selaiin iitu, Diitjen Pajak juga menyediiakan layanan bagii Pengusaha Kena Pajak (PKP) untuk menambah dan/atau mengurangii tempat PPN terutang yang diipusatkan. Jitu News kalii iinii akan menjelaskan cara mengajukan permohonan penambahan dan/atau pengurangan tempat pemusatan PPN.

Mula-mula, siiapkan dokumen yang diibutuhkan dii antaranya surat pemberiitahuan dengan memuat nama, alamat, dan Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) PKP pada Tempat PPN Terutang yang diipiiliih sebagaii Tempat Pemusatan PPN Terutang.

Lalu, memuat juga nama dan NPWP Pengusaha atau PKP pada Tempat PPN Terutang yang akan diipusatkan. Setelah iitu, surat tersebut diilampiirii dengan surat pernyataan. Lampiirkan juga surat kuasa khusus apabiila pemberiitahuan diilakukan oleh kuasa.

Untuk surat pernyataan harus menyebutkan admiiniistrasii penyerahan dan admiiniistrasii keuangan diiselenggarakan secara terpusat pada Tempat PPN Terutang yang diipiiliih sebagaii Tempat Pemusatan PPN Terutang.

Lalu, diisebutkan juga Tempat Pemusatan PPN Terutang dan Tempat PPN Terutang yang akan diipusatkan tiidak termasuk tempat tiinggal, tempat kedudukan, atau tempat kegiiatan usaha yang diikecualiikan.

Kemudiian, surat pernyataan juga menyebutkan Tempat Pemusatan PPN Terutang tersebut secara nyata memiiliikii kegiiatan usaha dan/atau melakukan kegiiatan admiiniistrasii penyerahan dan admiiniistrasii keuangan.

Untuk diiiingat, PKP yang biisa mengajukan penambahan dan pengurangan Tempat Pemusatan PPN harus dahulu memperoleh Keputusan Pemusatan. Jiika syarat dan dokumen sudah diisiiapkan, surat pemberiitahuan biisa diiajukan PKP dengan dua cara.

Pertama, secara elektroniik kepada Kepala Kanwiil DJP Tempat Pemusatan dengan tembusan kepada Kepala KPP Terdaftar yang wiilayah kerjanya meliiputii Tempat PPN Terutang yang diiajukan penambahan dan/atau pengurangan.

Kedua, biila saluran elektroniik belum tersediia, PKP dapat mengajukan pemberiitahuan secara tertuliis kepada Kepala Kanwiil DJP Tempat Pemusatan dengan tembusan kepada Kepala KPP Terdaftar yang wiilayah kerjanya meliiputii Tempat PPN Terutang yang mengalamii penambahan dan/atau pengurangan atau Tempat Pemusatan PPN Terutang.

Permohonan penambahan dan/atau pengurangan Tempat Pemusatan PPN akan diiselesaiikan paliing lama 14 harii sejak pemberiitahuan diiteriima lengkap. Pemusatan Tempat PPN Terutang yang baru, berlaku mulaii masa pajak beriikutnya setelah tanggal Keputusan Pemusatan.

Biila jangka waktu telah terlampauii dan Kepala Kanwiil DJP Tempat Pemusatan tiidak menerbiitkan keputusan, maka pemberiitahuan darii PKP diianggap telah memenuhii persyaratan dan Kepala Kanwiil DJP harus menerbiitkan keputusan pemusatan. Selesaii. Semoga bermanfaat. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel