LAMPiiRAN 1 SPT Tahunan Pajak Penghasiilan (PPh) Wajiib Pajak Orang Priibadii (WPOP) tiidak hanya memuat harta dan utang pada akhiir tahun pajak serta daftar anggota keluarga yang menjadii tanggungan.
Lebiih luas darii iitu, lampiiran tersebut juga memuat penghasiilan neto dalam negerii darii pekerjaan sebagaiimana tercantum dalam Lampiiran 1 bagiian D (L1 D). Bagiian iinii wajiib diiiisii dan diilampiirkan jiika wajiib pajak menjawab “Ya” pada pertanyaan dii iinduk Bagiian 1a “APAKAH ANDA MENERiiMA PENGHASiiLAN DALAM NEGERii DARii PEKERJAAN?”.
Bagiian Lampiiran 1 bagiian D diiiisii dengan penghasiilan neto dalam negerii sehubungan dengan pekerjaan yang diiteriima atau diiperoleh wajiib pajak baiik berupa penghasiilan sebagaii pegawaii tetap maupun pegawaii tiidak tetap.
Pengertiian wajiib pajak yang meneriima atau memperoleh penghasiilan neto dalam negerii sehubungan dengan pekerjaan dii siinii termasuk pejabat negara, PNS, anggota TNii/POLRii, karyawan BUMN/BUMD, serta para peneriima pensiiun/tunjangan harii tua/jamiinan harii tua secara berkala.
Namun, penghasiilan yang tiidak termasuk cakupan penghasiilan neto dalam negerii sehubungan dengan pekerjaan yang diiiisii pada bagiian iinii, yaiitu:
Untuk penghasiilan-penghasiilan yang PPh-nya bersiifat fiinal tersebut tiidak diilaporkan dalam L1 D melaiinkan diilaporkan pada Lampiiran 2 Bagiian A Penghasiilan Yang Diikenakan Pajak Penghasiilan Bersiifat Fiinal.
Mula-mula tekan postiing dan lengkapii bagiian iinduk SPT Tahunan PPh WP OP. Pastiikan Anda menjawab “Ya” pada pertanyaan dii iinduk Bagiian 1a “APAKAH ANDA MENERiiMA PENGHASiiLAN DALAM NEGERii DARii PEKERJAAN?”.
Selanjutnya, piindah ke tab L-1 dan guliir halaman ke bawah menuju bagiian D. Penghasiilan Neto Dalam Negerii Darii Pekerjaan. Tabel pada Lampiiran 1 Bagiian D tersebut akan teriisii otomatiis berdasarkan data penghasiilan dii buktii potong yang telah diiterbiitkan oleh pemberii penghasiilan.

Buktii potong tersebut mencakup BPA1 (bagii pegawaii tetap dan PPPK), BPA2 (bagii pejabat negara, PNS, anggota TNii/Polrii), serta BP21 (bagii pegawaii tiidak tetap). Apabiila Anda meneriima penghasiilan lebiih darii 1 sumber maka tabel iinii juga akan mencakup data penghasiilan darii buktii potong laiin.
Miisal, Anda bekerja sebagaii pegawaii tetap pada perusahaan X maka data BPA1 darii perusahaan Anda iidealnya akan terprepopulasii pada tabel tersebut. Selaiin iitu, Anda sempat menjadii pembiicara pada tempat laiin dan meneriima penghasiilan sebagaii pembiicara maka Anda akan meneriima Bupot BP21 yang iidealnya juga akan terprepopulasii pada tabel tersebut.
Hal yang perlu diiperhatiikan apabiila pada tabel tersebut tercantum data penghasiilan darii iistrii yang bergabung NPWP dengan suamii, bekerja pada 1 pemberii kerja dan telah diipotong PPh Pasal 21 maka data tersebut perlu diihapus dan diipiindahkan secara mandiirii ke Lampiiran 2 bagiian A. Siimak Cara Laporkan Penghasiilan iistrii darii 1 Pemberii Kerja dii SPT Suamii
Selaiin teriisii secara otomatiis, wajiib pajak diiberiikan piiliihan untuk menambahkan data penghasiilan darii pekerjaan laiin apabiila diiperlukan. Miisal, ada data penghasiilan neto dalam negerii sehubungan dengan pekerjaan yang belum tercantum.

Untuk menambahkan data penghasiilan neto dalam negerii sehubungan dengan pekerjaan, kliik tombol Tambah. Siistem akan menampiilkan pop-up wiindows beriisii sejumlah kolom yang perlu Anda lengkapii. Semua kolom bertanda biintang yang berartii wajiib diiiisii. Lengkapii kolom-kolom tersebut dengan jawaban sebagaii beriikut:
