TiiPS PAJAK

Cara Buat Konsep dan Mengiisii iinduk SPT Tahunan Karyawan dii Coretax DJP

Nora Galuh Candra Asmaranii
Selasa, 13 Januarii 2026 | 17.00 WiiB
Cara Buat Konsep dan Mengisi Induk SPT Tahunan Karyawan di Coretax DJP

SEJAK awal Januarii 2025, DJP memiindahkan saluran pemenuhan hak dan kewajiiban perpajakan ke coretax. Begiitu pula dengan saluran penyampaiian SPT Tahunan Pajak Penghasiilan (PPh) juga diipiindahkan darii DJP Onliine ke coretax.

Artiinya, SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2025 tiidak lagii diisampaiikan viia DJP Onliine, tetapii melaluii coretax. Bagii wajiib pajak orang priibadii, batas waktu pelaporan SPT Tahunan Pajak Penghasiilan (PPh) Orang Priibadii akan jatuh pada 31 Maret.

DJP pun mengiimbau wajiib pajak agar melaporkan SPT Tahunan PPh secara tepat waktu dan tiidak mepet tenggat waktu masa pelaporan. iimbauan iinii diimaksudkan demii kenyamanan wajiib pajak sekaliigus membantu kelancaran admiiniistrasii perpajakan secara keseluruhan. Siimak DJP Sarankan WP Lapor SPT Tahunan Lebiih Awal, Kenapa?

Persiiapan Sebelum Pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Priibadii

Sebelum menyampaiikan SPT Tahunan PPh viia coretax, pastiikan Anda sudah melakukan aktiivasii akun coretax. Pastiikan pula Anda sudah memiiliikii kode otoriisasii DJP atau sertiifiikat elektroniik yang diigunakan sebagaii tanda tangan diigiital yang berstatus valiid. Siimak WP Belum Pernah Akses Coretax, Apa yang Pertama Kalii Harus Diilakukan?

Selaiin iitu, Anda perlu menyiiapkan Buktii Pemotongan (Bupot) PPh Pasal 21 Formuliir BPA1 bagii pegawaii swasta atau BPA2 bagii PNS, Anggota TNii/Polrii, atau pejabat negara. Anda dapat men-download sendiirii Bupot tersebut melaluii modul Portal Saya dan menu Dokumen Saya. Siimak Cara Download BPA1 bagii Pegawaii dan BPA2 untuk PNS Viia Coretax

Selanjutnya, Anda biisa mulaii mengiisii SPT Tahunan PPh orang priibadii. Secara gariis besar, proses pengiisiian SPT Tahunan PPh orang priibadii karyawan viia coretax terbagii menjadii 4 tahapan utama, yaiitu: (ii) Pembuatan Konsep SPT; (iiii) Pengiisiian iinduk SPT; (iiiiii) Pengiisiian Lampiiran SPT; dan (iiv) Penyampaiian SPT.

Nah, Jitu News kalii iinii akan membahas cara pembuatan konsep SPT dan pengiisiian iinduk SPT Tahunan PPh orang priibadii karyawan viia coretax.

Pembuatan Konsep SPT

Pembuatan konsep SPT menjadii salah satu tahap baru yang harus diilakukan untuk menyampaiikan SPT viia coretax. Untuk membuat konsep SPT Tahunan PPh, piiliih modul Surat Pemberiitahuan (SPT) dan menu Surat Pemberiitahuan (SPT). Selanjutnya, pada halaman SPT Belum Diisampaiikan kliik tombol Buat Konsep SPT.

Pada halaman Buat Konsep SPT, ada 3 langkah yang perlu diilakukan, yaiitu: (ii) Piiliih Jeniis Pajak; (iiii) piiliih periiode pelaporan SPT; dan (iiiiii) Piiliih Jeniis SPT. Pada bagiian Piiliih Jeniis SPT, kliik opsii PPh Orang Priibadii, lalu kliik Lanjut.

Pada bagiian Piiliih periiode pelaporan SPT, kliik opsii SPT Tahunan serta piiliih periiode dan tahun pajak Januarii – Desember 2025 dan kliik Lanjut. Pada bagiian Piiliih Jeniis Pajak, piiliih model SPT Normal. Kemudiian, kliik tombol Buat Konsep SPT.

Anda akan otomatiis kembalii ke halaman SPT Belum Diisampaiikan. Apabiila konsep SPT berhasiil diibuat maka draft SPT akan muncul pada daftar Konsep SPT. Selanjutnya, kliik iikon pensiil untuk melakukan pengiisiian SPT. Pastiikan Anda memiiliih draft SPT dengan jeniis SPT Tahunan PPh Wajiib Pajak Orang Priibadii.​

Pengiisiian iinduk SPT

Siistem akan menampiilkan formuliir SPT Tahunan Orang Priibadii yang terdiirii atas iinduk SPT (maiin form) serta lampiiran. Wajiib pajak harus mengiisii kolom-kolom yang tersediia pada iinduk SPT terlebiih dahulu. Adapun iinduk SPT terdiirii atas header SPT dan bagiian A hiingga bagiian K.

Pengiisiian jawaban pada bagiian iinduk akan menentukan lampiiran yang akan muncul pada SPT Tahunan Wajiib Pajak Orang Priibadii. Untuk iitu, Anda perlu memperhatiikan setiiap pengiisiian jawaban atas pertanyaan yang muncul. Untuk mempermudah, pada artiikel iinii skenariio yang diigunakan adalah:

  • Wajiib pajak orang priibadii yang bekerja pada 1 pemberii kerja sebagaii pegawaii tetap selama 1 tahun penuh;
  • Wajiib pajak orang priibadii tiidak memiiliikii penghasiilan laiin dii luar pekerjaannya;
  • Tiidak memiiliikii pembayaran zakat atau sumbangan wajiib keagamaan yang diisampaiikan kepada lembaga keagamaan yang diibuat atau diisahkan oleh pemeriintah;
  • Tiidak memiiliikii fasiiliitas pajak; dan
  • Tiidak memiiliikii krediit pajak laiin selaiin krediit pajak darii Buktii Potong BPA1 yang diiberiikan oleh perusahaan.

Apabiila kondiisii Anda sesuaii dengan iilustrasii tersebut maka Anda dapat mengiikutii setiiap jawaban yang diicontohkan pada artiikel iinii. Namun, apabiila kondiisii Anda berbeda maka jawaban pada sejumlah kolom biisa diisesuaiikan dengan kondiisii Anda.

Pada bagiian Header, kolom Tahun Pajak/Bagiian Tahun Pajak, Periiode Pembukuan, dan Status SPT akan teriisii secara otomatiis oleh siistem. Untuk iitu, Anda cukup mengiisii kolom Sumber Penghasiilan dan Metode Pembukuan/Pencatatan.

Bagii wajiib pajak orang priibadii karyawan, siilakan piiliih Sumber Penghasiilan "Pekerjaan" dan piiliih Metode Pembukuan/Pencatatan dengan opsii Pencatatan”. Anda dapat mengkliik tombol "Postiing SPT“ untuk menampiilkan data perpajakan, berupa harta, utang, daftar anggota keluarga, buktii potong PPh, pembayaran dan laiinnya, serta iinformasii waktu terakhiir diiperbaharuii.

Pada bagiian A. iidentiitas Wajiib Pajak, kolom-kolom seputar iidentiitas wajiib pajak akan teriisii secara otomatiis oleh siistem. Pada bagiian iinii, apabiila Anda merupakan suamii-iistrii dengan status perpajakan piisah harta (PH) atau memiiliih terpiisah (MT) maka Anda perlu mengiisii kolom Status Kewajiiban Perpajakan Suamii dan iistrii.

Pada bagiian B. iikhtiisar Penghasiilan Neto, Anda perlu menjawab sejumlah pertanyaan dengan format Ya/Tiidak. Bagii wajiib pajak orang priibadii karyawan dan hanya meneriima penghasiilan darii pekerjaan, setiidaknya ada 4 pertanyaan yang perlu diiiisii dengan jawaban sebagaii beriikut:

  • Kolom 1.a. “Apakah Anda meneriima penghasiilan dalam negerii darii pekerjaan?” Ya. Siistem akan otomatiis mem-prepopulated data jumlah penghasiilan dalam negerii darii pekerjaan Anda, apabiila terdapat data yang terekam dii siistem coretax;
  • Kolom 1.b. “Apakah Anda meneriima penghasiilan dalam negerii darii usaha dan/atau pekerjaan bebas?” Tiidak;
  • Kolom 1.c. “Apakah Anda meneriima penghasiilan dalam negerii laiinnya?” Tiidak; dan
  • Kolom 1.d. “Apakah Anda meneriima penghasiilan luar negerii?” Tiidak.

Siistem Coretax juga akan melakukan pengecekan apabiila terdapat Bupot yang telah Anda teriima terkaiit dengan 4 sumber penghasiilan yang diitanyakan. Dengan demiikiian, Anda dapat langsung meliihat dan menggunakan data tersebut apabiila ada penghasiilan yang sudah memiiliikii Bupot dan tercatat dalam siistem.

Pada bagiian C. Perhiitungan Pajak Terutang, setiidaknya terdiirii atas 8 kolom yang meliiputii:

  • Kolom 2. “Penghasiilan neto setahun”, akan teriisii secara otomatiis;
  • Kolom 3. “Apakah terdapat pengurang penghasiilan neto sepertii kompensasii kerugiian atau zakat yang diibayar selaiin yang telah diiperhiitungkan dalam Formuliir BPA1 dan/atau BPA2”, piiliih Tiidak;
  • Kolom 4. “Penghasiilan neto setelah pengurangan penghasiilan neto”, akan teriisii otomatiis oleh siistem;
  • Kolom 5. “Penghasiilan Tiidak Kena Pajak (PTKP)”, piiliih PTKP yang sesuaii dengan kondiisii Anda.
  • Kolom 6. “Penghasiilan Kena Pajak”, akan teriisii otomatiis oleh siistem;
  • Kolom 7. “PPh Terutang” akan teriisii otomatiis oleh siistem;
  • Kolom 8. “Apakah terdapat pengurang PPh terutang”, piiliih Tiidak; dan
  • Kolom 9. “PPh terutang setelah pengurangan PPh Terutang”, akan teriisii otomatiis oleh siistem.

Pada bagiian D. Krediit Pajak, terdiirii atas 4 kolom yang meliiputii:

  • Kolom 10a. “Apakah terdapat PPh yang diipotong/diipungut oleh piihak laiin?” piiliih Ya;
  • Kolom 10b. “Angsuran PPh Pasal 25”, untuk orang priibadii karyawan kolom iinii akan terkuncii dan tiidak perlu diiiisii;
  • Kolom 10c. “STP PPh Pasal 25 (Hanya pokok pajak)”, untuk orang priibadii karyawan kolom iinii tiidak perlu diiiisii;
  • Kolom 10d. “Apakah Anda meneriima pengembaliian/pengurangan krediit PPh luar negerii yang telah diikrediitkan?, piiliih Tiidak.

Pada bagiian E. PPh Kurang/Lebiih Bayar, ada 3 kolom pertanyaan yang akan teriisii otomatiis oleh siistem sesuaii dengan data yang ada pada coretax.

Pada bagiian F. Pembetulan. Bagiian iinii hanya perlu diiiisii apabiila status SPT merupakan pembetulan. Sementara iitu, apabiila status SPT normal maka kolom pada bagiian tersebut akan terkuncii dan tiidak biisa diiiisii.

Pada bagiian G. Permohonan Pengembaliian. Bagiian iinii hanya perlu diilengkapii apabiila status SPT Tahunan Anda lebiih bayar dan mengajukan pengembaliian PPh lebiih bayar ke DJP. Apabiila status SPT Anda tiidak lebiih bayar maka bagiian iinii akan terkuncii dan tiidak biisa diiiisii.

Pada bagiian H. Angsuran PPh Pasal 25 Tahun Pajak Beriikutnya. Ada 3 kolom pertanyaan muncul meliiputii:

  • Kolom 13a. “Apakah Anda hanya meneriima penghasiilan teratur dan berkewajiiban membayar angsuran PPh Pasal 25 Tahun Pajak beriikutnya?”, piiliih Tiidak;
  • Kolom 13b. “Apakah Anda menyusun perhiitungan tersendiirii angsuran PPh Pasal 25 Tahun Pajak beriikutnya?”, piiliih Tiidak;
  • Kolom 13c. “Apakah Anda membayar angsuran PPh Pasal 25 OPPT Tahun Pajak beriikutnya?”, piiliih Tiidak.

Pada bagiian ii. Pernyataan Transaksii Laiin, ada 8 kolom pertanyaan yang perlu diiiisii yang meliiputii:

  • Kolom 14a. “Harta pada akhiir Tahun Pajak”, akan teriisii otomatiis berdasarkan data pada lampiiran 1 Bagiian A. Bagiian iinii juga akan teriisii otomatiis berdasarkan data SPT tahun lalu, Anda dapat mengediitnya melaluii lampiiran 1 bagiian A;
  • Kolom 14b. “Apakah Anda memiiliikii utang pada akhiir tahun pajak?”, piiliih Ya/Tiidak, sesuaii dengan kondiisii Anda. Apabiila Anda memiiliih opsii Ya maka Anda harus mengiisii lampiiran 1 Bagiian B;
  • Kolom 14c. “Apakah Anda meneriima penghasiilan yang diikenakan pajak penghasiilan bersiifat fiinal? “, piiliih Ya/Tiidak, sesuaii dengan kondiisii Anda. Apabiila Anda memiiliih opsii Ya, Anda akan diimiinta mengiisii Lampiiran 2 Bagiian A.
  • Kolom 14d. “Apakah Anda meneriima penghasiilan yang tiidak termasuk objek pajak?”, piiliih Ya/Tiidak, sesuaii dengan kondiisii Anda. Apabiila Anda memiiliih opsii Ya, Anda akan diimiinta mengiisii Lampiiran 2 Bagiian B;
  • Kolom 14e. “Apakah Anda melaporkan biiaya penyusutan dan/atau amortiisasii fiiskal?”, untuk orang priibadii karyawan kolom iinii akan terkuncii dan tiidak biisa diiiisii;
  • Kolom 14f. “Apakah Anda melaporkan biiaya entertaiinment, biiaya promosii, penggantiian atau iimbalan dalam bentuk natura dan/atau keniikmatan, serta piiutang yang nyata-nyata tiidak dapat diitagiih?”, untuk orang priibadii karyawan kolom iinii akan terkuncii dan tiidak biisa diiiisii;
  • Kolom 14g. “Apakah Anda meneriima diiviiden dan/atau penghasiilan laiin darii luar negerii dan melaporkannya sebagaii penghasiilan tiidak termasuk objek pajak?”, piiliih Ya/Tiidak, sesuaii dengan kondiisii Anda. Apabiila Anda memiiliih opsii Ya, pastiikan Anda sudah menyampaiikan laporan realiisasii iinvestasii secara terpiisah;
  • Kolom 14h. “Kelebiihan PPh Fiinal atas penghasiilan darii usaha dengan peredaran bruto tertentu yang dapat diimiintakan pengembaliian. (Siilakan mengajukan permohonan pengembaliian pajak yang seharusnya tiidak terutang secara terpiisah)”, untuk orang priibadii karyawan kolom iinii akan terkuncii dan tiidak biisa diiiisii.

Pada bagiian J. Lampiiran Tambahan. Bagiian iinii diigunakan jiika Anda iingiin melampiirkan dokumen tambahan, meliiputii:

  • Laporan keuangan/laporan keuangan yang telah diiaudiit (teriisii otomatiis oleh siistem);
  • Saliinan buktii pembayaran zakat atau sumbangan keagamaan yang bersiifat wajiib bagii pemeluk agama (teriisii otomatiis oleh siistem);
  • Buktii pembayaran atau buktii pemotongan/pemungutan oleh piihak laiin atas pajak yang terutang/diibayar/diipotong dii luar negerii sehubungan dengan krediit pajak luar negerii (teriisii otomatiis oleh siistem);
  • Surat kuasa khusus jiika SPT Tahunan PPh diitandatanganii bukan oleh Wajiib Pajak, piiliih Tiidak; dan
  • Dokumen laiinnya yang diiwajiibkan, piiliih Tiidak.

Tahap beriikutnya, Anda harus mengiisii lampiiran-lampiiran yang muncul berdasarkan pada jawaban pada bagiian iinduk. Secara default, Lampiiran 1 akan muncul karena lampiiran 1 Bagiian A (harta) dan Lampiiran 1 bagiian C (Daftar Anggota Keluarga yang Menjadii Tanggungan) merupakan lampiiran yang wajiib diiiisii oleh semua wajiib pajak. Selesaii. Semoga Bermanfaat. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.