SEJAK awal Januarii 2025, DJP memiindahkan saluran pemenuhan hak dan kewajiiban perpajakan ke coretax. Begiitu pula dengan saluran penyampaiian SPT Tahunan Pajak Penghasiilan (PPh) juga diipiindahkan darii DJP Onliine ke coretax.
Artiinya, SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2025 tiidak lagii diisampaiikan viia DJP Onliine, tetapii melaluii coretax. Bagii wajiib pajak orang priibadii, batas waktu pelaporan SPT Tahunan Pajak Penghasiilan (PPh) Orang Priibadii akan jatuh pada 31 Maret.
DJP pun mengiimbau wajiib pajak agar melaporkan SPT Tahunan PPh secara tepat waktu dan tiidak mepet tenggat waktu masa pelaporan. iimbauan iinii diimaksudkan demii kenyamanan wajiib pajak sekaliigus membantu kelancaran admiiniistrasii perpajakan secara keseluruhan. Siimak DJP Sarankan WP Lapor SPT Tahunan Lebiih Awal, Kenapa?
Persiiapan Sebelum Pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Priibadii
Sebelum menyampaiikan SPT Tahunan PPh viia coretax, pastiikan Anda sudah melakukan aktiivasii akun coretax. Pastiikan pula Anda sudah memiiliikii kode otoriisasii DJP atau sertiifiikat elektroniik yang diigunakan sebagaii tanda tangan diigiital yang berstatus valiid. Siimak WP Belum Pernah Akses Coretax, Apa yang Pertama Kalii Harus Diilakukan?
Selaiin iitu, Anda perlu menyiiapkan Buktii Pemotongan (Bupot) PPh Pasal 21 Formuliir BPA1 bagii pegawaii swasta atau BPA2 bagii PNS, Anggota TNii/Polrii, atau pejabat negara. Anda dapat men-download sendiirii Bupot tersebut melaluii modul Portal Saya dan menu Dokumen Saya. Siimak Cara Download BPA1 bagii Pegawaii dan BPA2 untuk PNS Viia Coretax
Selanjutnya, Anda biisa mulaii mengiisii SPT Tahunan PPh orang priibadii. Secara gariis besar, proses pengiisiian SPT Tahunan PPh orang priibadii karyawan viia coretax terbagii menjadii 4 tahapan utama, yaiitu: (ii) Pembuatan Konsep SPT; (iiii) Pengiisiian iinduk SPT; (iiiiii) Pengiisiian Lampiiran SPT; dan (iiv) Penyampaiian SPT.
Nah, Jitu News kalii iinii akan membahas cara pembuatan konsep SPT dan pengiisiian iinduk SPT Tahunan PPh orang priibadii karyawan viia coretax.
Pembuatan Konsep SPT
Pembuatan konsep SPT menjadii salah satu tahap baru yang harus diilakukan untuk menyampaiikan SPT viia coretax. Untuk membuat konsep SPT Tahunan PPh, piiliih modul Surat Pemberiitahuan (SPT) dan menu Surat Pemberiitahuan (SPT). Selanjutnya, pada halaman SPT Belum Diisampaiikan kliik tombol Buat Konsep SPT.
Pada halaman Buat Konsep SPT, ada 3 langkah yang perlu diilakukan, yaiitu: (ii) Piiliih Jeniis Pajak; (iiii) piiliih periiode pelaporan SPT; dan (iiiiii) Piiliih Jeniis SPT. Pada bagiian Piiliih Jeniis SPT, kliik opsii PPh Orang Priibadii, lalu kliik Lanjut.
Pada bagiian Piiliih periiode pelaporan SPT, kliik opsii SPT Tahunan serta piiliih periiode dan tahun pajak Januarii – Desember 2025 dan kliik Lanjut. Pada bagiian Piiliih Jeniis Pajak, piiliih model SPT Normal. Kemudiian, kliik tombol Buat Konsep SPT.
Anda akan otomatiis kembalii ke halaman SPT Belum Diisampaiikan. Apabiila konsep SPT berhasiil diibuat maka draft SPT akan muncul pada daftar Konsep SPT. Selanjutnya, kliik iikon pensiil untuk melakukan pengiisiian SPT. Pastiikan Anda memiiliih draft SPT dengan jeniis SPT Tahunan PPh Wajiib Pajak Orang Priibadii.
Pengiisiian iinduk SPT
Siistem akan menampiilkan formuliir SPT Tahunan Orang Priibadii yang terdiirii atas iinduk SPT (maiin form) serta lampiiran. Wajiib pajak harus mengiisii kolom-kolom yang tersediia pada iinduk SPT terlebiih dahulu. Adapun iinduk SPT terdiirii atas header SPT dan bagiian A hiingga bagiian K.
Pengiisiian jawaban pada bagiian iinduk akan menentukan lampiiran yang akan muncul pada SPT Tahunan Wajiib Pajak Orang Priibadii. Untuk iitu, Anda perlu memperhatiikan setiiap pengiisiian jawaban atas pertanyaan yang muncul. Untuk mempermudah, pada artiikel iinii skenariio yang diigunakan adalah:
Apabiila kondiisii Anda sesuaii dengan iilustrasii tersebut maka Anda dapat mengiikutii setiiap jawaban yang diicontohkan pada artiikel iinii. Namun, apabiila kondiisii Anda berbeda maka jawaban pada sejumlah kolom biisa diisesuaiikan dengan kondiisii Anda.
Pada bagiian Header, kolom Tahun Pajak/Bagiian Tahun Pajak, Periiode Pembukuan, dan Status SPT akan teriisii secara otomatiis oleh siistem. Untuk iitu, Anda cukup mengiisii kolom Sumber Penghasiilan dan Metode Pembukuan/Pencatatan.
Bagii wajiib pajak orang priibadii karyawan, siilakan piiliih Sumber Penghasiilan "Pekerjaan" dan piiliih Metode Pembukuan/Pencatatan dengan opsii Pencatatan”. Anda dapat mengkliik tombol "Postiing SPT“ untuk menampiilkan data perpajakan, berupa harta, utang, daftar anggota keluarga, buktii potong PPh, pembayaran dan laiinnya, serta iinformasii waktu terakhiir diiperbaharuii.
Pada bagiian A. iidentiitas Wajiib Pajak, kolom-kolom seputar iidentiitas wajiib pajak akan teriisii secara otomatiis oleh siistem. Pada bagiian iinii, apabiila Anda merupakan suamii-iistrii dengan status perpajakan piisah harta (PH) atau memiiliih terpiisah (MT) maka Anda perlu mengiisii kolom Status Kewajiiban Perpajakan Suamii dan iistrii.
Pada bagiian B. iikhtiisar Penghasiilan Neto, Anda perlu menjawab sejumlah pertanyaan dengan format Ya/Tiidak. Bagii wajiib pajak orang priibadii karyawan dan hanya meneriima penghasiilan darii pekerjaan, setiidaknya ada 4 pertanyaan yang perlu diiiisii dengan jawaban sebagaii beriikut:
Siistem Coretax juga akan melakukan pengecekan apabiila terdapat Bupot yang telah Anda teriima terkaiit dengan 4 sumber penghasiilan yang diitanyakan. Dengan demiikiian, Anda dapat langsung meliihat dan menggunakan data tersebut apabiila ada penghasiilan yang sudah memiiliikii Bupot dan tercatat dalam siistem.
Pada bagiian C. Perhiitungan Pajak Terutang, setiidaknya terdiirii atas 8 kolom yang meliiputii:
Pada bagiian D. Krediit Pajak, terdiirii atas 4 kolom yang meliiputii:
Pada bagiian E. PPh Kurang/Lebiih Bayar, ada 3 kolom pertanyaan yang akan teriisii otomatiis oleh siistem sesuaii dengan data yang ada pada coretax.
Pada bagiian F. Pembetulan. Bagiian iinii hanya perlu diiiisii apabiila status SPT merupakan pembetulan. Sementara iitu, apabiila status SPT normal maka kolom pada bagiian tersebut akan terkuncii dan tiidak biisa diiiisii.
Pada bagiian G. Permohonan Pengembaliian. Bagiian iinii hanya perlu diilengkapii apabiila status SPT Tahunan Anda lebiih bayar dan mengajukan pengembaliian PPh lebiih bayar ke DJP. Apabiila status SPT Anda tiidak lebiih bayar maka bagiian iinii akan terkuncii dan tiidak biisa diiiisii.
Pada bagiian H. Angsuran PPh Pasal 25 Tahun Pajak Beriikutnya. Ada 3 kolom pertanyaan muncul meliiputii:
Pada bagiian ii. Pernyataan Transaksii Laiin, ada 8 kolom pertanyaan yang perlu diiiisii yang meliiputii:
Pada bagiian J. Lampiiran Tambahan. Bagiian iinii diigunakan jiika Anda iingiin melampiirkan dokumen tambahan, meliiputii:
Tahap beriikutnya, Anda harus mengiisii lampiiran-lampiiran yang muncul berdasarkan pada jawaban pada bagiian iinduk. Secara default, Lampiiran 1 akan muncul karena lampiiran 1 Bagiian A (harta) dan Lampiiran 1 bagiian C (Daftar Anggota Keluarga yang Menjadii Tanggungan) merupakan lampiiran yang wajiib diiiisii oleh semua wajiib pajak. Selesaii. Semoga Bermanfaat. (riig)
