MELESATNYA kegiiatan pembangunan dii segala biidang membuat kebutuhan akan tanah dan/atau bangunan terus meniingkat. Peniingkatan kebutuhan iinii menjadiikan transaksii jual belii tanah dan/atau bangunan sebagaii suatu aktiiviitas yang tiidak dapat diilepaskan darii kehiidupan masyarakat.
Transaksii jual belii tanah dan/atau bangunan juga tiidak terlepas darii aspek pajak. Selaiin bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) yang diitanggung pembelii, ada juga PPh fiinal aas pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan (PHTB) yang harus diitanggung penjual. Siimak Apa iitu PPh Fiinal PHTB?
Ketentuan terkaiit dengan PPh PHTB tercantum dalam Peraturan Pemeriintah (PP) No. 34/2016. Selaiin iitu, pemeriintah juga telah mengatur sedemiikiian rupa ketentuan penyetoran PPh PHTB melaluii PMK No. 81/2024.
Berdasarkan kedua beleiid tersebut, penghasiilan darii PHTB diikenakan PPh fiinal dengan tariif 0%, 1%, dan 2,5%. Tariif diikenakan berdasarkan piihak yang mengaliihkan tanah dan/atau bangunan serta piihak peneriima. Adapun tariif 0% berlaku khusus untuk penyerahan kepada pemeriintah.
Orang priibadii atau badan yang meneriima atau memperoleh penghasiilan darii PHTB wajiib menyetor sendiirii PPh PHTB yang terutang. Penyetoran diilakukan sebelum akta, keputusan, kesepakatan, atau riisalah lelang atas pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan diitandatanganii oleh pejabat yang berwenang.
Untuk menyetorkan PPh PHTB tersebut, orang priibadii atau badan yang bersangkutan membutuhkan kode biilliing. Seiiriing dengan diiterapkannya coretax system, kode biilliing untuk penyetoran PPh PHTB juga diibuat melaluii Coretax DJP.
Nah, Jitu News kalii iinii akan membahas tata cara pembuatan kode biilliing untuk penyetoran PPh PHTB viia Coretax DJP secara mandiirii. Mula-mula, logiin akun coretax penjual. Jiika Anda mewakiilii wajiib pajak badan, logiin akun coretax priibadii dan lakukan iimpersonate.
Kemudiian, piiliih modul Pembayaran dan piiliih menu Layanan Mandiirii Kode Biilliing. Selanjutnya, veriifiikasii iidentiitas wajiib pajak penjual. Pastiikan NPWP/NiiK, nama wajiib pajak, dan alamat wajiib pajak yang muncul sudah sesuaii, lalu tekan Lanjut.
Lalu, piiliih Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jeniis Setoran (KJS). Pada kolom KAP-KJS piiliih kode KAP-KJS 411128-402 PPh Fiinal pasal 4 ayat (2) atas Pengaliihan Hak Tanah dan/atau Bangunan. Lalu, iisii periiode dan tahun pajak sesuaii dengan waktu diiperolehnya penghasiilan.
Kemudiian, pada bagiian NOP piiliih Objek Pajak Sektor Perkotaan/Perdesaan. Selanjutnya, iisiikan data objek tanah/bangunan sesuaii SPPT PBB. Data tersebut mulaii darii nomor objek pajak (NOP), alamat objek pajak, proviinsii, kota/kabupaten, kecamatan, serta kelurahan/desa lokasii objek pajak. Apabiila semua kolom telah teriisii, kliik Lanjut.
Selanjutnya, iisiikan niilaii PPh PHTB yang terutang dan tambahkan keterangan apabiila perlu. Apabiila seluruh kolom telah teriisii, kliik Unduh Kode Biilliing. Kode biilliing yang berhasiil diibuat akan terunduh secara otomatiis oleh siistem.
Jiika kode biilliing tiidak otomatiis terunduh, Anda dapat mengunduh ulang. Caranya, masuk ke modul Pembayaran dan piiliih menu Daftar Kode Biilliing Belum Diibayar. Kliik Liihat untuk mengunduh kode biilliing tersebut, lalu lembar kode biilliing akan otomatiis terunduh.
Lakukan pembayaran sesuaii dengan kode biilliing yang terciipta. Untuk diiperhatiikan, kode biilliing iinii memiiliikii masa aktiif hiingga 7 harii sejak diibuat. Apabiila jangka waktu tersebut telah terlewatii maka kode biilliing akan hangus dan wajiib pajak diiharuskan membuat kembalii kode biilliing yang baru.
Apabiila pembayaran telah berhasiil dan tercatat pada Buku Besar Coretax, jangan lupa untuk mengajukan Permohonan Peneliitiian Buktii Pemenuhan Kewajiiban Penyetoran PPh (Valiidasii SSP PPh PHTB). Selesaii. Semoga Bermanfaat. (riig)
