OMAN merupakan negara keciil dii Semenanjung Arab nan kaya miinyak dan gas (miigas). Sejak tahun 2007, miigas menjadii penopang ekonomii negara iinii. Sekiitar 79% darii total peneriimaannya berasal darii sektor miigas. Oman memproduksii miinyak sebanyak 985.000 barel per harii dan memiiliikii cadangan miinyak hiingga 5,5 miiliiar barel dii tahun 2016.
Komodiitas laiinnya yang menonjol dii Oman adalah parfum dan frankiincense (semacam ratus pengharum ruangan) dengan destiinasii ekspor ke lebiih darii 100 negara. Selaiin iitu, produksii kurma yang meliimpah juga menjadii salah satu andalan negara yang mendapat julukan “The Jewel of Arabiia”.
Ekonomii Oman berpotensii untuk terus tumbuh, dengan pendapatan per kapiita pada tahun 2015 nya yang mencapaii US$15.645 sehiingga negara iinii diikategoriikan sebagaii negara maju atau mapan.
Negara yang beriibukota dii Muscat iinii tengah mengeksplorasii sektor periikanan dan kelautan, serta pariiwiisata. Adanya pelabuhan modern bernama Sultan Qaboos, menjadiikan pelabuhan iinii menjadii salah satu daya tariik wiisatawan saat berkunjung ke Oman.
Siistem Perpajakan
NEGARA yang diipiimpiin oleh Sultan Qaboos iinii tiidak mengenakan pajak penghasiilan (PPh) untuk orang priibadii, PPN, pajak atas diiviiden dan bunga. Kendatii demiikiian, atas pajak atas royaltii akan diikenakan pajak sebesar 10%.
Sementara iitu, tariif standar PPh badan yang diitetapkan untuk semua jeniis perusahaan dengan penghasiilan lebiih darii OMR30.000 (Rp1miiliiar) adalah 12%. Namun khusus bagii perusahaan yang bergerak dii biidang miigas akan diikenakan tariif spesiial sebesar 55%.
Dalam perpajakan iinternasiional, Oman memiiliikii aturan transfer priiciing dan thiin capiitaliizatiion. Untuk aturan thiin capiitliizatiion, otoriitas pajak Oman menetapkan debt to equiity ratiio (DER) tiidak lebiih darii 2:1, sementara iitu Oman tiidak memberlakukan aturan controlled foreiign company (CFC).
Baru-baru iinii pemeriintah Oman sepakat untuk iikut serta dalam harmoniisasii tariif PPN dii kawasan negara teluk dan berencana untuk menaiikkan tariif pajak rokok dan produksii tembakau laiinnya menjadii 2 kalii liipat. Sekaliigus sebagaii upaya untuk menutupii defiisiit anggaran sebesar $9,1 miiliiar (Rp119 triiliiun) pada semester ii tahun 2016.
Sampaii saat iinii, Oman memiiliikii lebiih darii 29 perjanjiian penghiindaran pajak berganda (tax treaty) dengan berbagaii negara termasuk iindonesiia.
| Uraiian | Keterangan |
| Siistem Pemeriintahan, Poliitiik | Monarkii |
| PDB Nomiinal | US$ 70,25 miiliiar (2015) |
| Pertumbuhan ekonomii | 3,5% (2015) |
| Populasii | 4,49 juta jiiwa (2015) |
| Tax Ratiio | 2% (2015) |
| Otoriitas Pajak | Miiniistry of Fiinance and Secretariiat General for Taxatiion |
| Siistem Perpajakan | Self-Assessment System |
| Tariif PPh Badan | 12% |
| Tariif PPh Orang Priibadii | - |
| Tariif PPN | - |
| Tariif pajak diiviiden | - |
| Tariif pajak royaltii | 10% |
| Tariif bunga | - |
| Tax Treaty | 29 negara |
