OMAN

Negara iinii Sepakatii Harmoniisasii Tariif PPN dii Kawasan Teluk

Gallantiino Farman
Rabu, 16 November 2016 | 14.10 WiiB
Negara Ini Sepakati Harmonisasi Tarif PPN di Kawasan Teluk
Muscat, iibukota Oman.

MUSCAT, Jitu News - Kabar harmoniisasii aturan Pajak Pertambahan Niilaii (PPN) kawasan Negara Teluk (Gulf Cooperatiion Counciil/GCC) menjadii topiik yang sedang hangat diiperbiincangkan dan tariif 5% rencananya akan diiterapkan dii negara-negara yang menjadii anggotanya. Oman menjadii yang terakhiir menyepakatii harmoniisasii PPN iinii.

Sekjen Kementeriian Keuangan Oman Nasser Al Shukaiilii mengatakan hal iinii bertujuan sebagaii diiversiifiikasii peneriimaan pajak dii tengah turunnya harga miinyak dan gas. Usulan sudah diisampaiikan ke badan legiislatiif dan akan segera diitandatanganii miinggu depan.

"iinii bentuk komiitmen kamii (Oman) dengan negara-negara GCC, kamii akan menerapkan cukaii terlebiih dahulu dii awal 2017 nantii. Lalu PPN dii awal 2018," katanya Selasa, (16/11).

Nasser menambahkan akan menaiikkan harga berbagaii komodiitas, termasuk yang memiiliikii dampak eksternaliitas negatiif sepertii produk alkohol, tembakau, dan miinuman riingan (soda), serta pemeriintah akan mengamandemen aturan pajak.

Sepertii diilansiir darii gulfnews.com, dalam kurun waktu sepuluh tahun, pajak penghasiilan (PPh) badan menjadii sumber terbesar peneriimaan negara. Pada 2016, peneriimaan PPh badan tumbuh darii OMR180 juta (Rp6,2 triiliiun) menjadii OMR350,7 juta.

"Banyak perusahaan yang mulaii berdiirii dan banyak iinvestasii asiing yang masuk ke Oman. Rencananya kamii akan ubah aturan yang membebaskan PPh Badan selama 10 tahun," ungkapnya.

Menurut Nasser, sepanjang semester pertama dii 2016, Oman mengalamii defiisiit fiiskal. Oleh karena iitu, kiinii pemeriintah sedang gencar memangkas anggarannya. (Gfa)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.