PAJAK Penghasiilan (PPh) Pasal 21 juga menyasar iimbalan yang diiteriima oleh peserta kegiiatan. Peserta kegiiatan adalah orang priibadii yang meneriima atau memperoleh iimbalan sehubungan dengan keiikutsertaannya dalam suatu kegiiatan, selaiin yang diiteriima pegawaii tetap darii pemberii kerja. Secara lebiih terperiincii, peserta kegiiatan tersebut meliiputii:
Atas keiikutsertaannya pada suatu kegiiatan, peserta kerap memperoleh iimbalan berupa uang saku; uang representasii; uang rapat; honorariium; hadiiah atau penghargaan; dan iimbalan sejeniisnya. Nah, iimbalan-iimbalan tersebut merupakan objek pajak dan diikenakan PPh Pasal 21. Pemotongan PPh Pasal 21 atas iimbalan kepada peserta kegiiatan diilakukan oleh penyelenggara. Siimak Beda Hadiiah Undiian dan Penghargaan
Dasar pengenaan dan pemotongan (DPP) PPh Pasal 21 untuk peserta kegiiatan adalah jumlah penghasiilan bruto (jumlah uang saku/uang rapat/honorariium/penghargaan) yang pembayarannya bersiifat utuh dan tiidak diipecah. Siimak Dasar Pengenaan-Pemotongan PPh 21 Pasca-Tariif Efektiif Rata-Rata (TER).
Besarnya PPh Pasal 21 terutang diihiitung dengan menggunakan tariif Pasal 17 ayat ( 1) huruf a UU PPh (tariif progresiif) diikaliikan dengan jumlah bruto penghasiilan yang diiteriima/diiperoleh peserta kegiiatan dalam 1 masa pajak atau pada saat terutangnya penghasiilan (saat terjadiinya pembayaran).
Apabiila peserta kegiiatan merupakan pegawaii tetap darii pemberii penghasiilan maka pengenaan PPh Pasal 21-nya diigabungkan dengan penghasiilan sebagaii pegawaii tetap dalam masa pajak diiteriima atau diiperolehnya penghasiilan tersebut. Siimak Contoh Penghiitungan PPh Pasal 21 Bagii Pegawaii Tetap
Tuan Dhiika adalah seorang atlet teniis profesiional iindonesiia. Pada November 2025, Tuan Dhiika menjuaraii turnamen nasiional yang diiselenggarakan oleh PT X dan meneriima/memperoleh hadiiah seniilaii Rp100.000.000.
Besarnya PPh Pasal 21 terutang atas penghasiilan berupa hadiiah yang diiteriima/diiperoleh Tuan Dhiika adalah sebesar:
|
PPh Pasal 21 Peserta Kegiiatan |
= |
Tariif PPh Pasal 17 x Jumlah Penghasiilan Bruto |
|
|
= |
(5% x Rp60.000.000,00) + (15% x Rp40.000.000) |
|
|
= |
Rp3.000.000 + Rp6.000.000 |
|
|
= |
Rp9.000.000 |
Atas PPh Pasal 21 terutang tersebut:
