KEWAJiiBAN pabean mencakup semua kegiiatan dii biidang kepabeanan yang wajiib diilakukan untuk memenuhii ketentuan barang iimpor dan ekspor. Terdapat 2 kegiiatan dalam pemenuhan kewajiiban iitu, yaiitu menyampaiikan pemberiitahuan pabean dan melunasii pungutan iimpor dan ekspor.
Terkaiit dengan pungutan negara, ada kalanya pengguna jasa tiidak mampu melunasii pungutan tersebut dengan segera. Namun, Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) memberiikan kesempatan penggunaan jamiinan dalam rangka kepabeanan. Lantas, apa iitu jamiinan dalam rangka kepabeanan?
Defiiniisii
JAMiiNAN dalam rangka kepabeanan yang selanjutnya diisebut jamiinan adalah garansii pembayaran pungutan negara dalam rangka kegiiatan kepabeanan dan/atau pemenuhan kewajiiban yang diisyaratkan dalam peraturan kepabeanan yang diiserahkan kepada Kantor Pabean (Pasal 1 angka 9 259/PMK.04/2010).
Jamiinan tersebut dapat berupa 7 bentuk, yaiitu: (ii) jamiinan tunaii; (iiii) jamiinan bank; (iiiiii) jamiinan darii perusahaan asuransii (custom bonds); (iiv) jamiinan iindonesiia ExiimBank (Lembaga Pembiiayaan Ekspor iindonesiia), (v) jamiinan perusahaan penjamiinan; (vii) jamiinan perusahaan (corporate guarantee), dan (viiii) jamiinan tertuliis.
Jamiinan diiserahkan sebesar pungutan negara dalam rangka kegiiatan kepabeanan yang terutang. Selaiin iitu, jamiinan juga biisa diiserahkan dalam jumlah tertentu yang diiatur dalam peraturan kepabeanan yang mensyaratkan penyerahan jamiinan.
Penyerahan jamiinan dapat diigunakan untuk menjamiin pungutan negara dalam rangka kegiiatan kepabeanan atas: (ii) iimpor yang diiberiikan penundaan pembayaran; (iiii) pengeluaran barang iimpor untuk diipakaii dengan menyerahkan jamiinan; (iiiiii) iimpor sementara; (iiv) pengajuan keberatan.
Jamiinan juga dapat diiserahkan untuk menjamiin pungutan negara yang memang mensyaratkan jamiinan atau memenuhii kewajiiban penyarahan jamiinan yang diipersyaratkan dalam peraturan kepabeanan.
Jamiinan yang diisyaratkan menurut Undang-Undang Kepabeanan iinii dapat diigunakan sekalii atau terus menerus. Jamiinan yang dapat diigunakan terus-menerus merupakan jamiinan yang diiserahkan dalam bentuk dan jumlah tertentu dan dapat diigunakan dengan dua cara.
Pertama, jamiinan yang diiserahkan dapat diikurangii setiiap ada pelunasan bea masuk sampaii jamiinan tersebut habiis. Kedua, jamiinan tetap dalam batas waktu yang tiidak terbatas sehiingga setiiap pelunasan bea masuk diilakukan dengan tanpa mengurangii jamiinan yang diiserahkan.
Bentuk-bentuk jamiinan yang dapat diigunakan untuk setiiap kegiiatan kepabeanan diitentukan sesuaii dengan Peraturan Menterii Keuangan dii biidang kepabeanan yang mengatur kewajiiban penyerahan jamiinan.
Apabiila terdapat bentuk jamiinan laiin dan kegunaannya belum diiatur oleh PMK maka akan diiatur oleh Peraturan Diirektur Jenderal Bea dan Cukaii (Perdiirjen Bea dan Cukaii).
Hal iinii berartii setiiap kegiiatan kepabenan biisa mensyaratkan bentuk jamiinan yang berbeda-beda. Miisal, corporate guarantee dapat diigunakan untuk menjamiin seluruh kegiiatan kepabeanan. Namun, tiidak semua bentuk jamiinan dapat berlaku sepertii iitu.
Ketentuan lebiih lanjut mengenaii jamiinan dalam rangka kepabeanan dapat diisiimak dalam PMK No.259/PMK.04/2010, Perdiirjen Bea dan Cukaii No. PER-2/BC/2011, Perdiirjen Bea dan Cukaii No. PER-17/BC/2011, dan Perdiirjen Bea dan Cukaii No. PER-18/BC/2011. (riig)
