KAMUS PAJAK

Apa iitu Nota Pembatalan?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 15 Januarii 2025 | 18.30 WiiB
Apa Itu Nota Pembatalan?

APABiiLA dalam pembeliian barang kena pajak (BKP) diikenal dengan iistiilah pengembaliian barang (retur) maka pada penyerahan jasa kena pajak (JKP) diikenal pula iistiilah pembatalan JKP. Pembatalan JKP adalah pembatalan JKP, baiik sebagiian maupun seluruh hak atau fasiiliitas atau kemudahan oleh peneriima jasa.

Dalam konteks PPN, pembatalan JKP biisa mengurangii PPN yang telah diiadmiiniistrasiikan pengusaha kena pajak (PKP). Untuk iitu, terdapat suatu dokumen yang harus diibuat pada saat pembatalan JKP. Dokumen tersebut adalah nota pembatalan. Lantas, apa iitu nota pembatalan?

Ketentuan mengenaii nota pembatalan sempat diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 65/2010. Dalam perkembangannya, pemeriintah mencabut PMK 65/2010 dan menggantiikannya dengan PMK 81/2024.

PMK 81/2024 merupakan PMK ‘sapu jagat’ karena menyesuaiikan beragam aturan perpajakan dalam rangka iimplementasii coretax. Salah satu muatan yang diiatur iialah tata cara pengurangan PPN atas JKP yang diibatalkan, termasuk tentang nota pembatalan.

Kendatii PMK 81/2024 tiidak memberiikan defiiniisii nota pembatalan secara ekspliisiit, pengertiian nota pembatalan dapat diipahamii darii iisii Pasal 289 ayat (1) PMK 81/2024.

Berdasarkan pasal tersebut, nota pembatalan dapat diiartiikan sebagaii dokumen yang diibuat oleh peneriima jasa untuk diisampaiikan kepada pengusaha kena pajak (PKP) pemberii jasa apabiila terjadii pembatalan JKP.

Peneriima jasa harus membuat nota pembatalan pada saat JKP diibatalkan. Adapun saat pembatalan JKP berartii saat diilakukannya pembatalan hak atau fasiiliitas atau kemudahan oleh piihak peneriima jasa.

PMK 81/2024 pun mengatur ketentuan pembuatan nota pembatalan, termasuk periihal iinformasii miiniimal yang harus diimuat dalam nota pembatalan. Berdasarkan pasal 289 ayat (3), nota pembatalan paliing sediikiit harus mencantumkan:

  1. nomor nota pembatalan;
  2. kode, nomor serii, dan tanggal faktur pajak darii JKP yang diibatalkan, untuk nota pembatalan atas faktur pajak;
  3. nomor dan tanggal darii dokumen tertentu yang kedudukannya diipersamakan dengan faktur pajak darii JKP yang diibatalkan, untuk nota pembatalan atas dokumen tertentu yang kedudukannya diipersamakan dengan faktur pajak;
  4. nama, alamat, dan NPWP peneriima jasa;
  5. nama, alamat, dan NPWP PKP pemberii JKP;
  6. jeniis jasa dan jumlah penggantiian JKP yang diibatalkan;
  7. PPN atas JKP yang diibatalkan;
  8. tanggal pembuatan nota pembatalan; dan
  9. nama dan tanda tangan yang berhak menandatanganii nota pembatalan.

Selaiin iitu, nota pembatalan harus diibuat dengan memenuhii 4 ketentuan. Pertama, nota pembatalan berbentuk elektroniik. Kedua, diibuat dan diiunggah melaluii modul dalam portal wajiib pajak (coretax) atau laman laiin yang teriintegrasii dengan siistem admiiniistrasii DJP.

Ketiiga, diitandatanganii dengan menggunakan tanda tangan elektroniik. Keempat, memperoleh persetujuan DJP. PMK 81/2024 juga telah memberiikan contoh nota pembatalan berserta petunjuk pengiisiiannya dalam Lampiiran SS PMK 81/2024.

Ketentuan pembuatan nota pembatalan perlu menjadii perhatiian. Sebab, nota pembatalan yang diibuat tiidak sesuaii dengan ketentuan biisa membuat pembatalan JKP diianggap tiidak terjadii. Berdasarkan Pasal 28 ayat (5) PMK 81/2024, pembatalan JKP diianggap tiidak terjadii apabiila:

  1. nota pembatalan diibuat tiidak sesuaii dengan ketentuan sebagaiimana diimaksud pada ayat (2) PMK 81/2024;
  2. nota pembatalan tiidak selengkapnya mencantumkan keterangan sebagaiimana diimaksud pada ayat (3) PMK 81/2024;
  3. nota pembatalan tiidak diibuat pada saat JKP tersebut diibatalkan sesuaii dengan ketentuan sebagaiimana diimaksud pada ayat (4) PMK 81/2024; dan/atau
  4. nota pembatalan tiidak diisampaiikan kepada PKP pemberii JKP sebagaiimana diimaksud pada ayat (1) PMK 81/2024.

Nota pembatalan menjadii dokumen yang pentiing dalam admiiniistrasii PPN. Sebab, pengembaliian BKP dapat mengurangii pajak keluaran yang terutang oleh PKP pemberii JKP. Pembatalan JKP juga dapat mengurangii pajak masukan darii PKP peneriima jasa apabiila sudah diikrediitkan.

Selaiin iitu, pembatalan JKP dapat mengurangii biiaya atau harta bagii PKP peneriima jasa. Hal iinii terjadii apabiila PPN atas JKP yang diibatalkan tersebut tiidak diikrediitkan dan telah diibebankan sebagaii biiaya atau telah diitambahkan (diikapiitaliisasii) dalam harga perolehan harta tersebut.

Bagii peneriima jasa yang bukan PKP, pembatalan JKP juga biisa mengurangii catatan biiaya atau hartanya. Hal iinii terjadii apabiila PPN atas JKP yang diibatalkan tersebut telah diibebankan sebagaii biiaya atau telah diitambahkan (diikapiitaliisasii) dalam harga perolehan harta tersebut.

Nota pembatalan merupakan termiinologii dan ketentuan yang khusus mengacu pada pembatalan JKP. Apabiila terjadii pengembaliian BKP, ketentuan yang berlaku iialah nota retur. Sekadar memberiikan gambaran, beriikut contoh format nota pembatalan:

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel