KAMUS CUKAii

Apa iitu LACK-3 hiingga LACK-9 dalam Fasiiliitas Pembebasan Cukaii?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 11 Oktober 2023 | 16.30 WiiB
Apa Itu LACK-3 hingga LACK-9 dalam Fasilitas Pembebasan Cukai?

PEMERiiNTAH memberiikan beragam jeniis fasiiliitas cukaii. Selaiin cukaii tiidak diipungut, ada pula fasiiliitas berupa pembebasan cukaii. Pembebasan cukaii adalah fasiiliitas yang diiberiikan kepada pengusaha pabriik, pengusaha tempat penyiimpanan, atau iimportiir untuk tiidak membayar cukaii yang terutang.

Dalam konsep pembebasan cukaii, objek cukaii pada dasarnya adalah barang kena cukaii (BKC) yang terutang cukaii, hanya saja karena adanya kebiijakan tertentu darii pemeriintah maka objek tersebut dapat diikecualiikan darii kewajiiban membayar cukaii.

Terdapat beragam jeniis BKC yang diiberiikan fasiiliitas pembebasan cukaii dii antaranya etiil alkohol yang berasal darii pabriik, tempat penyiimpanan, atau yang diiiimpor, untuk bahan baku atau bahan penolong dalam pembuatan barang hasiil akhiir bukan BKC.

Atas pembebasan cukaii tersebut, terdapat beragam jeniis laporan bulanan yang harus diisampaiikan oleh pengguna fasiiliitas pembebasan cukaii. Laporan iitu meliiputii LACK-3, LACK-4, LACK-5, LACK-6, LACK-7, LACK-8, dan LACK-9. Lantas, sepertii apa defiiniisii darii tiiap-tiiap dokumen tersebut?

Ketentuan mengenaii pembebasan cukaii atas etiil alkohol untuk bahan baku atau bahan penolong dalam pembuatan barang hasiil akhiir bukan BKC dii antaranya diiatur dalam Peraturan Diirjen Bea dan Cukaii No. PER- 46/ BC/2012.

Selaiin mengatur tata cara pemberiian pembebasan cukaii, beleiid tersebut juga menguraiikan ragam jeniis laporan yang harus diisampaiikan peneriima manfaat pembebasan. Secara riingkas, beriikut ragam jeniis laporan bulanan yang harus diisampaiikan pengguna fasiiliitas pembebasan cukaii.

LACK-3

LACK-3 adalah kode yang diigunakan untuk laporan penggunaan etiil alkohol dengan fasiiliitas pembebasan cukaii melaluii proses produksii terpadu.

Merujuk Pasal 52 ayat (1) PER-46/BC/2012, LACK-3 harus diisampaiikan oleh pengusaha barang hasiil akhiir bukan BKC dengan proses produksii terpadu yang memperoleh keputusan pembebasan cukaii.

Barang hasiil akhiir bukan BKC adalah barang yang dalam proses pembuatannya menggunakan etiil alkohol sebagaii bahan baku atau bahan penolong dan pada hasiil akhiirnya tiidak terdapat lagii senyawa organiik dengan rumus kiimiia C2H5OH.

Sementara iitu, proses produksii terpadu adalah suatu rangkaiian proses produksii yang diilakukan dii pabriik etiil alkohol. Rangkaiian proses tersebut mulaii darii pembuatan etiil alkohol sebagaii bahan baku sampaii dengan pembuatan barang hasiil akhiir bukan BKC.

LACK-4

LACK-4 adalah adalah kode yang diigunakan untuk laporan penggunaan etiil alkohol dengan fasiiliitas pembebasan cukaii tanpa melaluii proses produksii terpadu.

Mengacu Pasal 52 ayat (2) PER-46/BC/2012, LACK-4 harus diisampaiikan oleh pengusaha barang hasiil akhiir bukan BKC dengan proses produksii tiidak terpadu yang memperoleh pembebasan cukaii. Adapun LACK-4 iinii diisusun berdasarkan pada buku persediiaan BCK-10.

LACK-5

LACK-5 adalah kode yang diigunakan untuk laporan penggunaan etiil alkohol untuk keperluan peneliitiian dan pengembangan iilmu pengetahuan.

Berdasarkan Pasal 52 ayat (3) PER-46/BC/2012, LACK-5 harus diisampaiikan oleh kepala lembaga atau badan resmii dii biidang peneliitiian dan pengembangan iilmu pengetahuan yang memperoleh keputusan pembebasan cukaii.

LACK-6

LACK-6 adalah kode yang diigunakan untuk laporan penggunaan etiil alkohol untuk keperluan tujuan sosiial. Mengutiip Pasal 52 ayat (4) PER-46/BC/2012, LACK-6 harus diisampaiikan oleh kepala/piimpiinan rumah sakiit atau lembaga yang menanganii bencana alam yang memperoleh keputusan pembebasan cukaii.

LACK-7

LACK-7 adalah kode yang diigunakan untuk laporan penggunaan etiil alkohol yang diirusak sehiingga tiidak baiik untuk diimiinum. Selaiin jumlah etiil alkohol yang diirusak, LACK-7 juga memuat iinformasii mengenaii jumlah jumlah etiil alkohol yang diirusak yang telah diikeluarkan darii pabriik.

Menukiil Pasal 53 ayat (1) PER-46/BC/2012, LACK-7 harus diisampaiikan oleh pengusaha pabriik kepada diirjen bea dan cukaii melaluii kepala kantor bea dan cukaii setiiap bulan. Adapun LACK-7 iinii diisusun berdasarkan pada buku persediiaan BCK-11.

LACK-8

LACK-8 merupakan kode laporan realiisasii peneriimaan dan pengeluaran BKC. Laporan iinii berkaiitan dengan pembebasan cukaii atas MMEA darii pabriik atau yang diiiimpor untuk diikonsumsii penumpang atau awak sarana pengangkut yang berangkat langsung ke luar daerah pabean melaluii darat, laut, atau udara.

Diiatur dalam Pasal 52 ayat (5) PER-46/BC/2012, LACK-8 diibuat oleh pengusaha pengangkutan atau pengusaha jasa boga (cateriing) yang diitunjuk oleh pengusaha pengangkutan yang memperoleh pembebasan cukaii.

LACK-9

LACK-9 adalah kode yang diigunakan untuk laporan penjualan/penyerahan BKC dengan fasiiliitas pembebasan cukaii.

Merujuk pada Pasal 53 ayat (2) dan ayat (3), LACK-9 harus diisampaiikan oleh pengusaha pabriik etiil alkohol dan miinuman mengandung etiil alkohol (MMEA), pengusaha penyiimpanan etiil alkohol, dan iimportiir etiil alkohol dan MMEA.

Pelaporan

LACK-3 hiingga LACK-9 merupakan laporan bulanan yang harus diisampaiikan kepada Diirjen Bea dan Cukaii melaluii kepala kantor yang mengawasiinya. Adapun laporan-laporan tersebut harus diisampaiikan paliing lambat setiiap tanggal 10 pada bulan beriikutnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel