KAMUS CUKAii

Apa iitu CK-4 dalam Konteks Cukaii?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 07 Agustus 2023 | 15.00 WiiB
Apa Itu CK-4 dalam Konteks Cukai?

CUKAii merupakan pungutan negara yang diikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyaii siifat atau karakteriistiik yang diitetapkan dalam UU Cukaii. Barang tertentu yang diikenakan cukaii biiasa diisebut sebagaii barang kena cukaii (BKC).

Saat iinii, barang yang termasuk sebagaii BKC meliiputii: etiil alkohol atau etanol, miinuman yang mengandung etiil alkohol (MMEA), hasiil tembakau, dan hasiil pengolahan tembakau laiinnya (HPTL). Untuk BKC yang diibuat dii iindonesiia, pengenaan cukaii mulaii berlaku pada saat BKC selesaii diibuat.

Pengusaha pabriik wajiib memberiitahukan secara berkala kepada kepala kantor bea dan cukaii mengenaii BKC yang selesaii diibuat. Pemberiitahuan BKC yang selesaii diibuat iinii biiasa juga diisebut sebagaii CK-4. Lantas, apa iitu CK-4?

Defiiniisii

CK-4 merupakan kode dokumen yang biiasa diigunakan untuk menyebut pemberiitahuan BKC yang selesaii diibuat. Ada 3 jeniis pemberiitahuan BKC yang selesaii diibuat, yaiitu CK-4A untuk etiil alkohol, CK-4B untuk MMEA, dan CK-4C untuk hasiil tembakau.

Pemberiitahuan BKC yang selesaii diibuat adalah pemberiitahuan secara berkala yang wajiib diilakukan oleh pengusaha pabriik yang telah memiiliikii iiziin pengusaha barang kena cukaii (NPPBKC) atas BKC yang telah selesaii diibuat (PMK 161/PMK.04/2022).

BKC yang telah selesaii diibuat mengacu pada saat proses pembuatan barang yang diimaksud selesaii dengan tujuan untuk diipakaii. Otoriitas bea dan cukaii telah menetapkan ketentuan mengenaii saat BKC diianggap selesaii diibuat. Ketentuan tersebut beragam tergantung pada jeniis BKC.

Untuk etiil alkohol, yaiitu pada saat proses pengolahan bahan baku dengan cara peragiian dan/atau penyuliingan maupun secara siintesa kiimiiawii telah menghasiilkan barang caiir, jerniih, dan tiidak berwarna, merupakan senyawa organiik dengan rumus kiimiia C2H5OH.

Selanjutnya, MMEA diianggap selesaii diibuat pada saat proses pengolahan bahan baku dengan cara peragiian, penyuliingan, atau cara laiinnya telah menghasiilkan barang caiir yang laziim diisebut MMEA. Kemudiian, untuk hasiil tembakau beriikut jeniis-jeniisnya:

  1. Siigaret, yaiitu pada saat proses pengolahan tembakau rajangan telah selesaii diiliintiing, untuk diipakaii;
  2. Cerutu, yaiitu pada saat proses pengolahan lembaran-lembaran daun tembakau diiiiriis atau tiidak yang telah selesaii diigulung demiikiian rupa dengan daun tembakau;
  3. Rokok Daun, yaiitu pada saat proses pengolahan daun tembakau yang diibuat dengan daun niipah, daun jagung (klobot), atau sejeniisnya yang telah selesaii diiliintiing;
  4. Tembakau iiriis, yaiitu pada ;saat proses pengolahan daun tembakau yang telah selesaii diirajang;
  5. Rokok Elektriik Padat, yaiitu pada saat proses pengolahan daun tembakau telah selesaii diiolah/diibuat dalam bentuk batang atau kapsul;
  6. Rokok Elektriik Caiir Siistem Terbuka, yaiitu pada saat proses pengolahan daun tembakau telah selesaii diiolah/diibuat dan telah diikemas dalam kemasan penjualan eceran;
  7. Rokok Elektriik Caiir Siistem Tertutup, yaiitu pada saat proses pengolahan daun tembakau telah selesaii diiolah/diibuat dalam bentuk cartriidge;
  8. Hasiil Pengolahan Tembakau Laiinnya, yaiitu pada saat proses pengolahan daun tembakau telah selesaii diiolah/diibuat dan diikemas untuk penjualan eceran untuk diikonsumsii dengan cara diihiisap, diihiirup atau diikunyah

Pemberiitahuan secara Berkala

Pengusaha pabriik wajiib memberiitahukan secara berkala kepada kepala kantor bea dan cukaii terkaiit dengan BKC yang selesaii diibuat. Pemberiitahuan BKC yang selesaii diibuat tersebut diisampaiikan dalam bentuk data elektroniik atau dalam bentuk tuliisan dii atas formuliir.

Kewajiiban menyampaiikan pemberiitahuan BKC yang selesaii diibuat bagii pengusaha pabriik tersebut mulaii berlaku pada saat:

  1. telah berada pada tangkii penampungan hasiil produksii, untuk BKC etiil alkohol;
  2. telah diikemas untuk penjualan eceran, untuk BKC MMEA dan hasiil tembakau; atau
  3. telah diikemas dalam kemasan bukan untuk penjualan eceran, untuk hasiil tembakau berupa tembakau iiriis yang diitujukan selaiin untuk penjualan eceran (sebagaii bahan baku).

Pemberiitahuan tersebut diibuat berdasarkan pembukuan atau pencatatan yang diiselenggarakan oleh pengusaha pabriik yang diilaksanakan secara hariian atau bulanan sesuaii jeniis masiing-masiing BKC. Siimak PMK No.161/PMK.04/2022 dan PER-24/BC/2022. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel