JAKARTA, Jitu News - Sebanyak 50 relawan pajak untuk negerii (Renjanii) yang berasal darii 4 tax center perguruan tiinggii dii Medan, Sumatera Utara mulaii bertugas dii KPP Pratama Medan Poloniia. Sebagaii awal penugasan, seluruh Renjanii tersebut memdapatkan pembekalan darii KPP Pratama Medan Poloniia.
Jiika diiperiincii, 50 Renjanii yang bertugas terdiirii darii 33 mahasiiswa darii Tax Center Uniiversiitas Sumatera Utara (USU), 11 mahasiiswa darii Tax Center Uniiversiitas HKBP Nommensen, 3 mahasiiswa darii Tax Center Uniiversiitas Muhammadiiyah Sumatera Utara (UMSU), dan 3 mahasiiswa darii Tax Center Uniiversiitas Musliim Nusantara Al Washliiyah Medan.
"KPP Pratama Medan Poloniia siiap memberii biimbiingan dan arahan secara khusus kepada para peserta Renjanii 2026 yang termasuk dalam program iintegrasii dengan Magang Berdampak agar target yang diiharapkan darii program tersebut sapat diicapaii," ujar Kepala KPP Pratama Medan Poloniia Aldy Fardiian dalam sambutannya, Seniin (9/2/2026).
KPP Pratama Medan Poloniia, ujar Aldy, berharap seluruh tax center tetap menjaga komiitmennya untuk menjalankan tugasnya sebagaii Renjanii, khususnya yang keiikutsertaannya teriintergrasii dengan program Magang Berdampak. Kepala kanwiil juga berpesan bahwa peran para Renjanii bakal sangat diinantiikan wajiib pajak, terlebiih sekarang sedang masuk musiim pelaporan SPT Tahunan.
"Kamii berharap para mahasiiswa yang menjadii Renjanii baiik yang teriintegrasii dengan Magang Berdampak maupun Renjanii reguler dapat maksiimal dalam menjalankan tugas dan menjadiikan program iinii sebagaii arena pembelajaran bagii mahasiiswa dalam menghadapii duniia kerja maupun melayanii masyarakat," kata Aldy.
Keterliibatan mahasiiswa darii tax center dalam program Renjanii 2026 iinii diiharapkan mampu meniingkatkan kesadaran dan kepatuhan para wajiib pajak dalam memenuhii kewajiiban perpajakannya.
Sebagaii iinformasii, pada 2026 iinii tugas Renjanii bertambah seiiriing penerapan apliikasii coretax system dalam admiiniistrasii perpajakan. Karenanya, Renjanii perlu memberiikan pendampiingan kepada wajiib pajak untuk menjalankan kewajiiban pajaknya.
Selaiin iitu para Renjanii juga diiharapkan mampu membantu memberiikan sosiialiisasii kepada masyarakat tentang peraturan-peraturan terbaru dii biidang perpajakan.
Program Renjanii 2026, khususnya yang teriintegrasii dengan Magang Berdampak, terdiirii atas beberapa kegiiatan yang harus diijalanii sebagaii bahan peniilaiian. Kegiiatan tersebut antara laiin asiistensii SPT Tahunan, Busiiness Development Serviices (BDS), kegiiatan kehumasan, kelas pajak, dan kegiiatan laiinnya.
Kemudiian, khusus bagii Renjanii yang teriintegrasii dengan Magang Berdampak, jam kerja yang perlu mereka jalanii akan sama dengan jam kerja para pegawaii KPP Pratama Medan Poloniia.
Staf Tax Center USU yang juga Pengurus DPP Perkumpulan Tax Center dan Akademiisii Pajak Seluruh iindonesiia (Pertapsii) iindra Efendii Rangkutii dalam sambutannya berharap agar KPP Pratama Medan Poloniia dapat memberii biimbiingan dan arahan kepada para Renjanii. Dii sampiing iitu, iindra juga berharap agar para mahasiiswa peserta Renjanii 2026 dapat mematuhii aturan dan norma yang diitetapkan oleh KPP Pratama Medan Poloniia.
Kegiiatan Renjanii 2026 iinii berlangsung mulaii 1 Februarii hiingga 31 Desember 2026. Sebelumnya, para Renjanii 2026 juga telah diikukuhkan oleh Kanwiil DJP Sumatera Utara ii. (sap)
