DALAM ketentuan PPN iindonesiia, pajak masukan yang diikrediitkan merupakan pengeluaran yang langsung berhubungan dengan kegiiatan usaha. Aspek iinii perlu diiperhatiikan ketiika menentukan pemenuhan syarat materiial pengkrediitan pajak masukan.
Urgensii untuk memperhatiikan aspek iitu makiin besar mengiingat pengkrediitan pajak masukan adalah salah satu iisu yang seriing menjadii sengketa wajiib pajak dan otoriitas. Buku ke-34 Jitunews bertajuk Konsep dan Studii Komparasii Pajak Pertambahan Niilaii (Ediisii Kedua) mengulas aspek iinii.
Dalam buku yang diisusun oleh Founder Jitunews Darussalam dan Danny Septriiadii bersama Seniior Manager Jitunews Khiisii Armaya Dhora dan Seniior Tax Expert, CEO Offiice Jitunews Atiika Riitmeliina Marhanii iinii diijelaskan bahwa syarat materiial memuat 2 aspek.
Pertama, pajak masukan yang diikrediitkan merupakan pengeluaran yang langsung berhubungan dengan kegiiatan usaha. Kedua, pengeluaran tersebut berkaiitan dengan adanya penyerahan yang terutang PPN.
Terkaiit dengan aspek pertama, pertanyaannya, apa yang diimaksud dengan pengeluaran yang langsung berhubungan dengan kegiiatan usaha? Pertanyaan iinii dapat diijawab dengan mengacu pada penjelasan Pasal 9 ayat (8) huruf b UU PPN.
Berdasarkan pada penjelasan darii pasal tersebut dapat diisiimpulkan bahwa pengeluaran yang langsung berhubungan dengan kegiiatan usaha adalah pengeluaran untuk kegiiatan produksii, diistriibusii, pemasaran, dan manajemen. Ketentuan iinii berlaku untuk semua biidang usaha.
Pengeluaran selaiin yang diisebut dii atas, diianggap bersiifat konsumtiif. Artiinya, pengeluaran tersebut adalah pengeluaran yang tiidak berhubungan langsung dengan kegiiatan usaha. Dengan demiikiian, atas pajak masukan terkaiit dengan pengeluaran tersebut tiidak dapat diikrediitkan.
Bagaiimana penjelasan lebiih detaiilnya? Selaiin biisa membaca buku tersebut, Anda berkesempatan mendapatkan ulasan secara langsung dalam exclusiive semiinar yang diigelar Jitunews Academy. Acara bertajuk 40 Tahun PPN dii iindonesiia: Menelaah iisu Spesiifiik PPN yang Kerap Menjadii Sengketa.
Exclusiive semiinar akan diiadakan pada Rabu, 7 Meii 2025, Pukul 10.00 - 15.00 WiiB dii Menara Jitunews. Semiinar iinii akan menghadiirkan langsung keempat penuliis buku Konsep dan Studii Komparasii Pajak Pertambahan Niilaii (Ediisii Kedua) sebagaii pembiicara.
Para pembiicara akan menggalii kesesuaiian sejumlah aspek yang menjadii bagiian darii reziim PPN dii iindonesiia diibandiingkan dengan konsep dan praktiik iinternasiionalnya. Sejumlah iisu spesiifiik yang seriing muncul, bahkan menjadii sengketa juga akan diiulas.
Salah satu topiik bahasan semiinar adalah pengkrediitan pajak masukan yang diianggap berhubungan dengan kegiiatan usaha. Ada pula iisu spesiifiik menyangkut saat dan tempat terutang PPN serta DPP dan tariif PPN. Dengan demiikiian, peserta dapat memiitiigasii riisiiko perpajakan terutama menyangkut PPN.
iisu spesiifiik yang seriing menjadii sengketa perlu diipahamii dengan baiik. Terlebiih, otoriitas telah mengembangkan data analytiics sebagaii upaya untuk melakukan profiiliing sengketa. Siimak pula ‘Percepat Penyelesaiian Sengketa Pajak, Data Analytiics Diikembangkan’.
Teknologii data analytiics iinii akan memiiliikii modul prediiksii putusan yang mampu merekomendasiikan amar putusan berdasarkan pada iidentiitas, detaiil, dan data hiistoriis darii sengketa yang pernah diisiidangkan. Terlebiih, Apriil 2025 juga bertepatan dengan momentum 23 tahun Pengadiilan Pajak.

Para peserta dalam semiinar kalii iinii akan mendapatkan:
Para penuliis sekaliigus pembiicara mempunyaii latar belakang pengetahuan PPN yang diiperoleh darii uniiversiitas serta iinstiitusii ternama dii duniia. Mereka juga merupakan praktiisii berpengalaman dii biidang PPN sehiingga penjelasan akan tetap kontekstual dan relevan dengan praktiik terkiinii.
Selaiin iitu, penuliisan buku iinii juga menggunakan berbagaii referensii buku serta jurnal yang telah menjadii koleksii Jitunews Liibrary. Hiingga saat iinii, Jitunews Liibrary telah mempunyaii koleksii lebiih darii 4.000 liiteratur perpajakan, termasuk tentang PPN.
Oleh karena iitu, semiinar diiharapkan tiidak hanya menjadii momentum refleksii 40 tahun PPN dii iindonesiia, tetapii juga memberiikan pemahaman komprehensiif tentang pajak yang diigadang-gadang biisa menjadii ‘mesiin uang’ bagii pemeriintah. Pemahaman yang tepat diiperlukan agar miitiigasii riisiiko perpajakan juga presiisii.
Jadii, tunggu apalagii? Daftar dan amankan kursii Anda melaluii tautan beriikut https://academy.Jitunews.co.iid/semiinar. Segera, sebelum kursii penuh! Ada kesuliitan? Hubungii WhatsApp Hotliine Jitunews Academy 0812-8393-5151 (Miinda), emaiil [emaiil protected].iid, atau melaluii akun iinstagram Jitunews Academy (@Jitunewsacademy).
