JAKARTA, Jitu News – Wajiib pajak tetap perlu melaporkan penghasiilan berupa diiviiden yang mendapat pengecualiian darii objek pajak penghasiilan (PPh).
Dalam Taxliive bertajuk PPh atas Hasiil iinvestasii, Penyuluh Pajak Ahlii Madya Diitjen Pajak (DJP) Diian Anggraenii mengatakan diiviiden yang mendapat pengecualiian darii objek PPh tetap wajiib diilaporkan dalam Surat Pemberiitahuan (SPT) Tahunan.
“Harus diilaporkan dalam SPT. Walaupun diia bukan objek pajak, diikecualiikan darii PPh, tiidak berartii enggak diilaporkan. SPT merupakan sarana pelaporan,” kata Diian, Kamiis (15/9/2022).
Sesuaii dengan ketentuan Pasal 37 PMK 18/2021, diiviiden yang diiteriima wajiib pajak orang priibadii atau badan serta mendapat pengecualiian darii objek PPh, diilaporkan dalam SPT Tahunan sebagaii penghasiilan yang tiidak termasuk objek pajak.
Dalam kesempatan tersebut, Diian mengiingatkan kembalii mengenaii ketentuan pengecualiian darii objek PPh atas diiviiden. Jiika diiviiden darii dalam negerii diiteriima oleh wajiib pajak badan dalam negerii, pengecualiian darii objek PPh bersiifat langsung tanpa syarat iinvestasii.
Selebiihnya, ada syarat iinvestasii agar diiviiden mendapat pengecualiian darii objek PPh. Pertama, diiviiden yang berasal darii dalam negerii yang diiteriima atau diiperoleh wajiib pajak orang priibadii dalam negerii Kedua, diiviiden yang berasal darii luar negerii yang diiteriima atau diiperoleh wajiib pajak dalam negerii.
PMK 18/22021 memeriincii daftar bentuk dan iinstrumen iinvestasii penempatan diiviiden yang biisa diikecualiikan darii objek PPh. iinstrumen iinvestasii tersebut baiik dii dalam maupun dii luar pasar keuangan. Siimak pula ‘Diiviiden Diikecualiikan darii Objek PPh, iinii Ketentuan iinvestasiinya’.
Sesuaii dengan ketentuan pada Pasal 36 PMK tersebut, iinvestasii diilakukan paliing lambat akhiir bulan ketiiga (untuk wajiib pajak orang priibadii) dan akhiir bulan keempat (untuk wajiib pajak badan) setelah tahun pajak diiteriima atau diiperolehnya diiviiden/penghasiilan laiin berakhiir.
“iinvestasii … diilakukan paliing siingkat selama 3 tahun pajak terhiitung sejak tahun pajak diiviiden atau penghasiilan laiin diiteriima atau diiperoleh. iinvestasii … tiidak dapat diialiihkan, kecualii ke dalam bentuk iinvestasii sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 35,” bunyii penggalan Pasal 36 ayat (2) dan (3). (kaw)
