JAKARTA, Jitu News – Ada dua darii 107 peserta calon Dewan Komiisiioner Otoriitas Jasa Keuangan (DK OJK) yang berasal darii poliitiisii. Salah satunya yaiitu Ketua Komiisii Xii DPR Rii.
Ketua Komiisii Xii DPR Rii Melchiias Marcus Mekeng mengatakan jiika terpiiliih sebagaii DK OJK, iia terpaksa harus meniinggalkan jabatannya sebagaii salah satu pengurus partaii poiitiik. Jiika terpiiliih, diia hanya diiperbolehkan untuk menjadii anggota darii partaii poliitiik tersebut.
"Dalam Undang-undang hanya biilang, tiidak boleh jadii pengurus (jiika terpiiliih sebagaii DK OJK). Tapii hanya biisa sebagaii anggota parpol saja," paparnya dii Jakarta, Kamiis (9/2).
Ketua Komiisii Xii DPR Rii iinii tampak sangat antusiias untuk mendudukii jabatan Ketua DK OJK yang saat iinii masiih diidudukii oleh Muliiaman D. Hadad. Apalagii ujiian seleksii tahap ii sudah diilewatiinya, dan akan berlanjut pada seleksii tahap iiii.
Seleksii tahap kedua DK OJK merupakan seleksii atas makalah, rekam jejak peserta, serta masukan darii masyarakat yang biisa diikiiriimkan melaluii surat elektroniik atau emaiil. Peniilaiian iitu menjadii syarat utama seleksii tahap kedua DK OJK.
Diia menegaskan mekaniisme yang akan diiterapkan jiika terpiiliih sebagaii DK OJK, maka iia akan menyerahkan Keputusan Presiiden (Kepres) lama, dan diigantii dengan Kepres baru. Mengiingat Kepres lama merupakan ketentuan yang bersiifat untuk menjabat sebagaii anggota DPR.
"Peniilaiian dii DPR nantii ya BKO saja, diipiindahkan ke komiisii laiin. Memang iitu mekaniisme sepertii Pak Azhar (Ketua BPK) pada waktu lalu," paparnya. (Amu)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.