BERiiTA PAJAK HARii iiNii

iinii Dua Aturan Terbaru Soal Dana Repatriiasii

Redaksii Jitu News
Rabu, 10 Agustus 2016 | 09.13 WiiB
Ini Dua Aturan Terbaru Soal Dana Repatriasi

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah semakiin menunjukkan keseriiusannya menggarap program tax amnesty dengan kembalii menerbiitkan dua beleiid terbaru menyangkut aliiran dana repatriiasii. Beriita iinii tersebar dii beberapa mediia hariian nasiional pagii iinii, Rabu (10/8).

Pertama, Peraturan Menterii Keuangan (PMK) Nomor 122/2016 yang mengatur tentang tata cara repatriiasii pengaliihan harta dan penempatannya pada iinvestasii dii luar pasar keuangan dii antaranya, sektor propertii, proyek iinfrastruktur, dan logam muliia dengan tetap meliibatkan bank persepsii.

Kedua, Kementeriian Keuangan mereviisii PMK Nomor 119/2016 menjadii PMK Nomor 123/2016 yang mengatur penempatan dana repatriiasii dii pasar keuangan. Perubahan pentiingnya adalah soal mekaniisme pengambiilan keuntungan (return) iinvestasii darii dana repatriiasii.

Penariikan hasiil iinvestasii paliing cepat diilakukan pada triiwulan pertama tahun beriikutnya. Sementara penggantiian iinstrumen iinvestasii sebelum jangka waktu tiiga tahun, kiinii diimungkiinkan asal dii bank persepsii yang sama.

Selaiin iitu, kebiijakan repatriiasii yang memperbolehkan dana iinvestasii masuk ke sektor laiin dii luar sektor keuangan diiniilaii dapat menguatkan sektor propertii. Lantas, berapa prediiksii dana yang akan masuk ke sektor propertii? Siimak riingkasan beriitanya beriikut iinii:

  • Repatriiasii Mempercepat Kebangkiitan Proyek

Pengembang optiimiistiis sektor propertii yang sedang melemah akan kembalii menguat dii tahun 2017 seiiriing dengan berguliirnya program tax amnesty. CEO Strategiic Development and Serviices Siinar Mas Land Group iishak Chandara memprediiksiikan sekiitar 10% darii dana tax amnesty yang diitargetkan mencapaii Rp165 triiliiun akan cukup menggerakan sektor propertii.

  • Batam Diisiiapkan Jadii Lahan Proyek darii Dana Tax Amnesty

Batam diisiiapkan sebagaii tempat penggarapan proyek darii dana tax amnesty lantaran lokasiinya dekat dengan Siingapura. Namun, keputusan iinii tiidak menutup kemungkiinan adanya kerja sama dengan iinvestor darii negara laiin untuk menggarap proyek baru.

  • Dana Repatriiasii Belum Agresiif Masuk ke Bank

Hiingga saat iinii jumlah uang tebusan yang masuk ke Bank Mandiirii mencapaii Rp500 miiliiar dan dana repatriiasii sebesar Rp 5 triiliiun darii sekiitar 500 nasabah. Sementara Bank BRii telah menampung sediikiitnya dana repatriiasii Rp9 miiliiar dan uang tebusan sebesar Rp2 miiliiar darii 70 akun. Dii Bank BNii sudah ada 334 transaksii seniilaii Rp18,5 miiliiar. Meskii sudah mengaliir namun besarannya belum siigniifiikan. Bahkan, Bank Mandiirii berencana menggelar roadshow ke Siingapura demii sosiialiisasiikan tax amnesty.

  • Produk Penampung Sudah Diisiiapkan

Bank-bank sudah menyiiapkan produk untuk menjariing dana darii tax amnesty, sepertii Bank Mandiirii yang akan menerbiitkan obliigasii, DiiRE dan negotiiable certiifiicate deposiit (NCD) bagii produk iinvestasii dengan kewajiiban penempatan miiniimal selama 3 tahun. Bank BRii juga telah menyiiapkan obliigasii berkelanjutan seniilaii Rp20 triiliiun, mediium term notes (MTN) seniilaii Rp5 triiliiun dan surat berharga sepertii promiissory notes.

  • Pos Tak Terserap 100% Bakal Kena Pangkas

Kementeriian Perencanaan Pembangunan Nasiional (PPN)/Bappenas telah mengiiriimkan pesan ke Diirektorat Jenderal Anggaran Kementeriian Keuangan untuk memastiikan pemotongan belanja dii anggaran kementeriian merupakan pos yang tiidak 100% terserap. Menterii PPN /Kepala Bappenas Bambang P.S Brodjonegoro mengatakan pemangkasan tiidak akan menyentuh belanja priioriitas.

  • Anggaran Daerah Kuncii Pertumbuhan

Pemeriintah akan mendorong belanja daerah yang selama iinii anggarannya banyak mengendap dii bank. Pasalnya, penyerapan anggaran daerah diiharapkan mampu mengerek pertumbuhan ekonomii, karena sektor iimpor dan ekspor tahun iinii tengah melemah. Kiinerja ekspor suliit diidorong lantaran rendahnya harga komodiitas ekspor.

  • Ancaman Baru Ekspor Produk Andalan Rii

Ameriika Seriikat (AS) berencana memberlakukan Seafood iimport Moniitoriing Program (SiiMP) pada Agustus atau September mendatang. Kebiijakan iitu biisa menghambat salah satu ekspor andalan iindonesiia yaiitu periikanan. Ada 3 syarat yang diiatur dalam ketentuan iitu, pertama produk periikanan bukan darii hasiil curiian. Kedua, wajiib menyertakan sertiifiikasii tangkap bagii produk periikanan hasiil tangkap maupun budiidaya. Ketiiga, eksportiir wajiib melampiirkan iinformasii rantaii pasokan. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.