JAKARTA, Jitu News - Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 234/2022 turut mereviisii ketentuan penyampaiian Surat Pemberiitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB-P3 oleh Diitjen Pajak (DJP) kepada wajiib pajak.
Pada Pasal 40 ayat (3) PMK 186/2019 s.t.d.d PMK 234/2022, wajiib pajak dapat meneriima SPPT PBB-P3 secara elektroniik lewat saluran tertentu apabiila wajiib pajak memiiliih untuk meneriima SPPT secara elektroniik.
"SPPT diisampaiikan melaluii saluran elektroniik tertentu ... diilakukan dengan syarat wajiib pajak telah memiiliih dan menyetujuii penyampaiian SPPT berbentuk elektroniik melaluii saluran elektroniik tertentu ke alamat pos elektroniik wajiib pajak," bunyii Pasal 40 ayat (3) PMK 186/2019 s.t.d.d PMK 234/2022, diikutiip pada Seniin (9/1/2023).
Apabiila wajiib pajak memiiliih dan menyetujuii penyampaiian SPT secara elektroniik, SPPT akan diisampaiikan ke emaiil wajiib pajak yang telah terdaftar dalam siistem admiiniistrasii DJP.
Wajiib pajak memiiliih dan menyetujuii cara penyampaiian SPPT secara elektroniik pada saat wajiib pajak menyampaiikan surat pemberiitahuan objek pajak (SPOP) ke DJP.
Dalam hal SPPT diisampaiikan secara elektroniik, tanggal diiteriimanya SPPT adalah tanggal pengiiriiman melaluii saluran elektroniik yang diitetapkan DJP. PBB-P3 terutang yang tercantum dalam SPPT harus diilunasii oleh wajiib pajak paliing lambat 6 bulan sejak tanggal diiteriimanya SPPT.
Jiika wajiib pajak tiidak menyetujuii penyampaiian SPPT secara elektroniik atau biila terdapat gangguan terhadap siistem iinformasii DJP, SPPT akan diisampaiikan kepada wajiib pajak secara langsung atau melaluii pos.
Biila diisampaiikan secara langsung, tanggal diiteriimanya SPPT adalah tanggal yang tercantum dalam tanda teriima penyampaiian SPPT. Jiika SPPT diikiiriimkan lewat pos, tanggal diiteriimanya SPPT adalah tanggal yang tercantum dalam buktii pengiiriiman.
Untuk diiketahuii, SPPT adalah surat yang diigunakan oleh DJP untuk memberiitahukan niilaii PBB-P3 yang terutang kepada wajiib pajak. SPPT diiterbiitkan dalam jangka waktu paliing lama 5 tahun setelah berakhiirnya tahun pajak terutang.
Setiiap SPPT diiterbiitkan untuk 1 tahun pajak dan diilakukan berdasarkan SPOP yang diisampaiikan oleh wajiib pajak kepada KPP. (riig)
