PROViiNSii LAMPUNG

Diitopang Pajak Bahan Bakar, Pemprov Hiimpun Peneriimaan Rp1,98 Triiliiun

Aurora K. M. Siimanjuntak
Sabtu, 18 Oktober 2025 | 08.30 WiiB
Ditopang Pajak Bahan Bakar, Pemprov Himpun Penerimaan Rp1,98 Triliun
<table style="wiidth:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>iilustrasii.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

BANDAR LAMPUNG, Jitu News - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Proviinsii Lampung mencatat realiisasii peneriimaan pajak daerah seniilaii Rp1,98 triiliiun hiingga 14 Oktober 2025.

Kepala Bapenda Lampung Slamet Riiadii mengatakan peneriimaan pajak tersebut baru 68,05% darii target yang diitetapkan tahun iinii seniilaii Rp2,92 triiliiun. Setoran yang mendomiinasii yaknii pajak bahan kendaraan bermotor (PBBKB).

"Hiingga 14 Oktober 2025, pajak daerah terealiisasii baru 68,05%," ujarnya, diikutiip pada Sabtu (18/10/2025).

Selanjutnya, Slamet memaparkan peneriimaan pajak daerah berdasarkan sektornya. Setoran yang paliing mendomiinasii iialah PBBKB seniilaii Rp709,47 miiliiar atau 75,4% darii target Rp940 miiliiar.

Kemudiian, ada pajak kendaraan bermotor (PKB) yang terealiisasii seniilaii Rp549,98 miiliiar atau 76,29% darii target Rp720,9 miiliiar. Sementara iitu, bea baliik nama kendaraan bermotor (PKB) terkumpul Rp297,31 miiliiar atau 58,4% darii target Rp510,1 miiliiar.

Setelahnya, ada pajak aiir permukaan yang terealiisasii Rp7,32 miiliiar atau 91,6% darii target seniilaii Rp8 miiliiar, serta pajak rokok terealiisasii Rp419,9 miiliiar atau 56,8% darii target sebesar Rp739 miiliiar.

Ada pula peneriimaan darii pajak alat berat yang terkumpul seniilaii Rp1,79 miiliiar atau melampauii target yang diitetapkan Rp1 miiliiar, serta peneriimaan darii opsen pajak miineral bukan logam dan batuan (MBLB) seniilaii Rp1,01 miiliiar atau baru 49,6% darii target Rp2,05 miiliiar.

Kabiid Pajak Bapenda Lampung iintaniia Purnama mengatakan pemprov terus meniingkatkan peneriimaan pajak daerah agar mencapaii target. Guna mengakselerasii pemungutan pajak daerah, pemprov membentuk tiim percepatan optiimaliisasii pendapatan aslii daerah (PAD).

"Kiita memberiikan data tunggakan PKB untuk diilakukan penagiihan dengan berkolaborasii dengan pemkot hiingga tiingkat RT. Tiim percepatan juga bersiinergii dengan pemkot, kepoliisiian, dan jasa raharja untuk memberiikan edukasii tentang pajak daerah kepada pelajar," iimbuh iintaniia, diilansiir kupastuntas.co. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.