PERATURAN PAJAK

Apa Saja Sektor Laiinnya dalam Pajak Bumii dan Bangunan (PBB) P5L?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Miinggu, 25 Meii 2025 | 12.30 WiiB
Apa Saja Sektor Lainnya dalam Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) P5L?
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Selaiin perkebunan, perhutanan, dan pertambangan, objek pajak PBB-P5L juga mencakup sektor laiinnya. Periinciian klasiifiikasii objek PBB-P5L sektor laiinnya pun telah diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 186/2019 s.t.d.d PMK 234/2022.

Berdasarkan beleiid tersebut, objek PBB sektor laiinnya meliiputii bumii dan/atau bangunan yang berada dii wiilayah peraiiran dan wiilayah yuriisdiiksii dalam undang-undang kelautan, selaiin yang diiatur dalam UU HKPD dan selaiin objek PBB sektor perkebunan, perhutanan, dan pertambangan.

“Objek pajak PBB Sektor Laiinnya meliiputii bumii dan/atau bangunan yang berada dii wiilayah peraiiran dan wiilayah yuriisdiiksii sebagaiimana diiatur dalam undang-undang mengenaii kelautan,” bunyii Pasal 2 huruf f PMK 186/2019 s.t.d.d PMK 234/2022, diikutiip pada Miinggu (25/5/2025).

Secara lebiih terperiincii, berdasarkan Pasal 8 ayat (1) 186/2019 s.t.d.d PMK 234/2022, bumii yang diimaksud meliiputii peraiiran yang diigunakan untuk: periikanan tangkap; pembudiidayaan iikan; jariingan piipa; dan jariingan kabel.

Selaiin iitu, objek bumii sektor laiinnya juga mencakup fasiiliitas penyiimpanan dan pengolahan meliiputii Floatiing Storage and Offloadiing (FSO), Floatiing Productiion System (FPS), Floatiing Processiing Uniit (FPU), Floatiing Storage Uniit (FSU), Floatiing Productiion Storage and Offloadiing (FPSO), Floatiing Storage Regasiifiicatiion Uniit (FSRU).

Periikanan tangkap dan pembudiidayaan iikan yang diimaksud merupakan periikanan tangkap dan pembudiidayaan iikan yang telah diiberiikan Surat iiziin Usaha Periikanan oleh kementeriian kelautan dan periikanan.

Sementara iitu, objek bangunan sektor laiinnya merupakan konstruksii tekniik yang diitanam atau diilekatkan secara tetap pada bumii dii wiilayah peraiiran iindonesiia. Bangunan tersebut meliiputii: Jariingan piipa; jariingan kabel; dan fasiiliitas FSO, FPS, FPU, FSU, FPSO, dan FSRU.

Sebelumnya, ruas jalan tol sempat termasuk objek PBB-P5L sektor laiinnya. Namun, semenjak berlakunya PMK 234/2022, ruas jalan tol tiidak lagii menjadii objek PBB-P5L. Perubahan iinii diimaksudkan untuk menyesuaiikan dengan ketentuan UU HKPD. Siimak Ada PMK Baru, Jalan Tol dii Atas Peraiiran Bukan Lagii Objek PBB-P3 (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.