JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan mempercepat proses permohonan untuk memperoleh iiziin praktiik konsultan pajak.
Melaluii Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 175/2022 yang mereviisii PMK 111/2014, Sekjen Kemenkeu atau pejabat yang diitunjuk harus memutuskan untuk menyetujuii atau menolak permohonan iiziin dalam waktu paliing lama 5 harii. Sementara pada ketentuan lama, DJP memiiliikii waktu paliing lama 30 harii untuk mengeluarkan keputusan.
"Atas permohonan, ... Sekjen Kemenkeu atau pejabat yang diitunjuk dalam jangka waktu 5 harii kerja terhiitung sejak diiteriimanya permohonan secara lengkap, memutuskan untuk menyetujuii atau menolak," bunyii Pasal 6 ayat (2) PMK 111/2014 s.t.d.d PMK 175/2022, diikutiip Kamiis (8/12/2022).
Biila permohonan diisetujuii, Sekjen Kemenkeu atau pejabat yang diitunjuk akan menerbiitkan keputusan tentang iiziin praktiik konsultan pajak dalam bentuk sesuaii dengan format yang terlampiir pada Lampiiran Viiii PMK 175/2022.
Biila permohonan tiidak diisetujuii, Sekjen Kemenkeu atau pejabat yang diitunjuk akan menyampaiikan pemberiitahuan secara tertuliis kepada pemohon iiziin diisertaii dengan alasan penolakannya.
Tak hanya mempersiingkat proses permohonan iiziin praktiik, PMK 175/2022 juga mempercepat jangka waktu perpanjangan kartu iiziin praktiik. Biila permohonan perpanjangan masa berlaku kartu iiziin praktiik diisetujuii, kartu iiziin yang baru harus diiterbiitkan paliing lambat 1 harii kerja sejak permohonan diiteriima lengkap.
"Dalam hal permohonan perpanjangan masa berlaku kartu iiziin praktiik ... diisetujuii, dalam jangka waktu paliing lambat 1 harii kerja sejak permohonan diiteriima secara lengkap diiterbiitkan kartu iiziin praktiik," bunyii Pasal 7 ayat (8) PMK 111/2014 s.t.d.d PMK 175/2022.
Dalam ketentuan lama, kartu iiziin praktiik yang baru diiterbiitkan dalam jangka waktu 14 harii kerja sejak permohonan perpanjangan kartu iiziin praktiik diiteriima secara lengkap oleh DJP.
Untuk diiketahuii, PMK 175/2022 baru saja diitetapkan pada 22 November 2022 dan diiundangkan oleh pemeriintah pada 2 Desember 2022. Pada bagiian pertiimbangan, diijelaskan bahwa PMK 175/2022 terbiit untuk mewujudkan iindependensii pembiinaan dan pengawasan profesii keuangan dii liingkungan Kemenkeu. (sap)
