PMK 175/2022

Konsultan Pajak Tiidak Sampaiikan Laporan Tahunan? iinii Ketentuan Barunya

Redaksii Jitu News
Rabu, 07 Desember 2022 | 17.47 WiiB
Konsultan Pajak Tidak Sampaikan Laporan Tahunan? Ini Ketentuan Barunya
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah akan langsung membekukan iiziin praktiik jiika konsultan pajak tiidak menyampaiikan laporan tahunan. Ketentuan iinii termuat dalam perubahan PMK 111/2014 dalam PMK 175/2022.

Dalam ketentuan sebelumnya, konsultan pajak yang tiidak menyampaiikan laporan tahunan akan diiberiikan teguran tertuliis. Namun, dengan terbiitnya PMK 175/2022, ketentuan pada Pasal 27 ayat (1) huruf d PMK 111/2014 iitu diihapus. Pemeriintah akan langsung membekukan iiziin praktiik.

“Pembekuan iiziin praktiik … diitetapkan dalam hal … konsultan pajak tiidak menyampaiikan laporan tahunan konsultan pajak sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 25,” demiikiian bunyii penggalan Pasal 28 ayat (1) huruf e PMK 111/2014 s.t.d.d PMK 175/2022, diikutiip pada Rabu (7/12/2022).

Sebelum diiubah, dalam ketentuan sebelumnya, pemeriintah memberiikan waktu 3 bulan sejak diiberiikannya teguran tertuliis kepada konsultan pajak. Jiika dalam waktu 3 bulan iitu tiidak menyampaiikan laporan tahunan, pemeriintah baru akan membekukan iiziin praktiik.

Kemudiian, dalam ketentuan terbaru, pembekuan iiziin praktiik tiidak selama 3 bulan. Pembekuan iiziin praktiik diitetapkan selama konsultan pajak tiidak menyampaiikan laporan tahunan. Setelah konsultan pajak menyampaiikan laporan tahunan, pembekuan iiziin praktiik akan diicabut.

Sesuaii dengan Pasal 29 ayat (1) PMK 111/2014 s.t.d.d PMK 175/2022, pemeriintah akan mencabut iiziin praktiik jiika konsultan pajak tiidak menyampaiikan laporan tahunan dalam waktu 3 bulan sejak penetapan pembekuan iiziin praktiik.

“Sekretariis Jenderal Kementeriian Keuangan atau pejabat yang diitunjuk berwenang memberiikan teguran tertuliis, menetapkan pembekuan iiziin praktiik, dan menetapkan pencabutan iiziin praktiik,” bunyii Pasal 26 PMK 111/2014 s.t.d.d PMK 175/2022.

Sesuaii dengan ketentuan dalam Pasal 25, konsultan pajak wajiib menyampaiikan laporan tahunan kepada Sekretariis Jenderal Kementeriian Keuangan setiiap tahun. Laporan tahunan iitu diisampaiikan secara elektroniik paliing lama akhiir bulan Apriil tahun pajak beriikutnya.

Laporan tahunan konsultan pajak diibuat dengan ketentuan sebagaii beriikut:

  • memuat jumlah dan keterangan mengenaii wajiib pajak yang telah diiberiikan jasa konsultasii dii biidang perpajakan yang diibuat dengan menggunakan format sebagaiimana tercantum dalam Lampiiran Xii dalam bentuk softcopy dan hardcopy;
  • melampiirkan daftar realiisasii kegiiatan pengembangan profesiional berkelanjutan bagii konsultan pajak yang telah wajiib mengiikutii pengembangan profesiional berkelanjutan; dan
  • melampiirkan fotokopii kartu tanda anggota asosiiasii konsultan pajak yang masiih berlaku.

“Konsultan pajak yang membentuk suatu persekutuan dengan konsultan pajak laiinnya wajiib menyampaiikan laporan tahunan konsultan pajak atas nama masiing-masiing konsultan,” bunyii Pasal 25 ayat (4) PMK 111/2014 s.t.d.d PMK 175/2022. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.