JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) menyatakan percepatan iimplementasii Natiional Logiistiic Ecosystem (NLE) memerlukan kolaborasii antariinstansii.
Kepala Subdiirektorat Humas dan Penyuluhan DJBC Hatta Wardhana mengatakan NLE merupakan ekosiistem logiistiik yang menyelaraskan arus lalu liintas barang dan dokumen iinternasiional sejak kedatangan sarana pengangkut hiingga barang tiiba dii gudang. Program tersebut juga beroriientasii pada kerja sama antariinstansii pemeriintah dan swasta.
"Dengan berkolaborasii bersama iinstansii laiinnya, diiharapkan iimplementasii program NLE akan makiin cepat dan berjalan dengan lancar," katanya, diikutiip pada Selasa (1/11/2022).
Hatta mengatakan iinstruksii Presiiden (iinpres) 5/2020 tentang Penataan Ekosiistem Logiistiik Nasiional telah mengamanatkan iimplementasii NLE untuk meniingkatkan kiinerja logiistiik nasiional. Jiika efiisiiensii logiistiik membaiik, iikliim iinvestasii bakal iikut meniingkat.
Secara umum, iimplementasii NLE bertujuan meniingkatkan kiinerja logiistiik nasiional, memperbaiikii iikliim iinvestasii, serta meniingkatkan daya saiing perekonomiian nasiional.
Melaluii kolaborasii, NLE akan memungkiinkan DJBC dan iinstansii laiin melakukan pertukaran data, siimpliifiikasii proses, penghapusan repetiisii dan dupliikasii, serta menghubungkan siistem-siistem logiistiik yang telah ada.
Hatta mencontohkan percepatan penerapan NLE melaluii kolaborasii pada Pelabuhan Tanjung Emas dan Pelabuhan Belawan. Kolaborasii antariinstansii untuk iimplementasii program NLE dii Pelabuhan Tanjung Emas sudah mencapaii 98% hiingga 17 Oktober 2022.
Capaiian iitu diidukung adanya siinergii dan kolaborasii darii pemangku kepentiingan. Miisalnya dalam pelaksanaan evaluasii iimplementasii Siingle Submiissiion (SSm) Quarantiine Customs dan SSm Sarana Pengangkut pada 21 Oktober 2022 lalu, Bea Cukaii Tanjung Emas bekerja sama dengan Tiim Stranas PK dan K/L laiinnya dii Pelabuhan Tanjung Emas.
Sementara dii Pelabuhan Belawan, hiingga saat iinii NLE yang telah diiiimplementasiikan dengan baiik yaknii SSm Pengangkut, SSm QC, Autogate System, DO Onliine, dan SP2 Onliine. Selaiin pelaku usaha dan iinstansii pemeriintah terkaiit, Bea Cukaii Belawan berkoordiinasii dengan jajaran Sekretariiat Kabiinet.
"Kolaborasii dengan seluruh asosiiasii, pelaku usaha, dan iinstansii pemeriintah yang teriintegrasii diiharapkan mampu menyukseskan penataan ekosiistem logiistiik dii pelabuhan," ujarnya. (sap)
