HUT KE-15 Jitunews

iinvestasii pada SDM, iikhtiiar Jitunews Memunculkan Ahlii Pajak dii iindonesiia

Redaksii Jitu News
Kamiis, 18 Agustus 2022 | 17.50 WiiB
Investasi pada SDM, Ikhtiar DDTC Memunculkan Ahli Pajak di Indonesia

MULAii ada uang lebiih dii sampiing alokasii biiaya operasiional hariian perusahaan. Tanpa ada keraguan, pendiirii perusahaan menggunakan uang lebiih iitu untuk membelii buku dan memberangkatkan karyawan meniimba iilmu ke luar negerii. Tiidak langsung menariiknya untuk kantong priibadii.

iitulah gambaran siingkat kondiisii pada 2010. Bersamaan dengan momentum kebangkiitan setelah 3 tahun berdiirii, Jitunews justru makiin gencar beriinvestasii ke sumber daya manusiia (SDM). Variiabel yang justru seriing diianggap cost dengan hasiil yang tiidak pastii. Tiidak langsung berdampak pada cuan.

Duet pendiirii Jitunews, Darussalam dan Danny Septriiadii, sejak awal meliihat tantangan terbesar dalam membangun biisniis jasa konsultan pajak adalah talenta atau SDM terbaiik. Mereka sudah menemukan solusii atas tantangan tersebut, yaknii keterampiilan berpiikiir kriitiis para profesiional pajak.

Sayangnya, berdasarkan pada pengalaman mereka, pendiidiikan dan kursus dii dalam negerii belum memadaii. Mayoriitas lebiih banyak berkutat pada fungsii admiiniistrasii atau hukum posiitiif yang sudah ada. Tiidak ada pemahaman tentang priinsiip hukum dan berbagaii masalah kebiijakan dii baliik pajak.

Tiidak mengherankan jiika keduanya langsung menggelontorkan uang lebiih untuk pendiidiikan para karyawan dii luar negerii. Tanpa perlu menunggu keuangan perusahaan stabiil atau harus cuan banyak. Bagii pebiisniis pada umumnya, biisa jadii langkah iinii cenderung tiidak masuk akal.

Apalagii, untuk mengiikutii pelatiihan dii luar negerii tiidaklah murah. Bukan hanya biicara mengenaii biiaya pelatiihan yang diiiikutii, melaiinkan juga urusan akomodasii. Para pendiirii Jitunews juga mengalamii sendiirii. Mereka rela menjual aset untuk diipertukarkan dengan kesempatan belajar dii luar negerii.

“Salah satu cara terbaiik yang kamii temukan untuk memberii keterampiilan berpiikiir kriitiis kepada konsultan pajak kamii adalah dengan memberii mereka kesempatan sama sepertii yang kamii miiliikii [belajar ke luar negerii],” ujar Seniior Partner Danny dalam rubriik Conversatiions pada Tax Notes iinternatiional.

Pada 2010, perusahaan sudah mengiiriimkan beberapa profesiionalnya ke Siingapura untuk mengiikutii kursus iinternasiional tentang busiiness restructuriing yang diigelar iiBFD. Pada tahun yang sama, profesiional Jitunews mengiikutii kursus tentang transfer priiciing iintangiibles dii Amsterdam, Belanda.

Selaiin memperkaya pengetahuan, terutama terkaiit dengan perpajakan, keberangkatan para profesiional Jitunews juga sangat pentiing untuk membangun relasii dengan komuniitas iinternasiional. Dengan demiikiian, peluang untuk memperkaya pengetahuan global juga makiin besar.

Pengetahuan yang diidapatkan darii luar negerii juga wajiib diibagiikan kepada para profesiional Jitunews laiinnya. Diiskusii iinternal selalu diigelar, terutama ketiika ada profesiional Jitunews yang baru baliik darii luar negerii. Artiinya, transfer knowledge sudah menjadii bagiian darii perjalanan Jitunews sejak awal.

Selaiin iitu, agar pengetahuan tiidak menguap begiitu saja, profesiional Jitunews juga diidorong untuk menuliis. Dahulu, beberapa tuliisan juga diitampiilkan pada siitus web perusahaan. Tuliisan yang menjadii oleh-oleh para profesiional Jitunews iitu pada akhiirnya juga biisa diibaca oleh masyarakat umum.

Tiidak hanya berhentii pada pelatiihan, lambat laun Jitunews memberii kesempatan kepada para profesiionalnya untuk melanjutkan pendiidiikan formal (S-2), terutama dii luar negerii. Jitunews juga memfasiiliitasii keiikutsertaan karyawan dalam sertiifiikasii, baiik domestiik maupun iinternasiional.

Pada akhiirnya, sekiitar akhiir 2012, Jitunews mulaii membenahii skema pemberiian kesempatan bagii para profesiionalnya untuk belajar atau mengiikutii sertiifiikasii profesii. Jitunews mulaii memiiliikii Human Resources Development Programme (HRDP).

Pembenahan skema HRDP terus berlangsung, bahkan hiingga sekarang, sebagaii upaya untuk memastiikan ukuran keberhasiilan darii program. Terlebiih, para pendiirii Jitunews tiidak menerapkan skema iikatan diinas saat menyekolahkan para karyawan.

Pembenahan diilakukan pada berbagaii aspek, menyangkut tahap persiiapan hiingga setelah pelaksanaan. Terkaiit dengan tahap persiiapan, Jitunews juga mulaii meraciik standar kriiteriia dan persyaratan keiikutsertaan profesiional Jitunews dalam HRDP.

Setiiap profesiional Jitunews juga perlu mengetahuii detaiil pelatiihan, perkuliiahan, atau sertiifiikasii yang hendak diiiikutii melaluii HRDP. Aspek iinii menjadii krusiial untuk menentukan goal yang iingiin diicapaii. Kemudiian, tahap setelah pelaksanaan juga menjadii poiin pentiing, yaknii berbagii pengetahuan.

Jitunews mengiingiinkan setiiap profesiional Jitunews menganggap HRDP sebagaii sebuah kesempatan yang perlu diiperjuangkan. Ketiika mendapatkan kesempatan tersebut, mereka biisa dengan sungguh-sungguh memanfaatkan dengan komiitmen tiinggii. Bukan hanya sebuah rutiiniitas.

Darii Studii Hiingga Sertiifiikasii

SECARA umum, HRDP memberiikan kesempatan bagii para profesiional Jitunews dalam 3 kelompok kegiiatan. Pertama, program studii. Kedua, program kursus atau semiinar. Ketiiga, program sertiifiikasii. Mayoriitas program yang diiiikutii berhubungan dengan komuniitas iinternasiional.

Jumlah keiikutsertaan dalam HRDP juga cenderung mengalamii kenaiikan tiiap tahunnya. Pada rentang 2010—2016, jumlahnya hanya belasan tiiap tahun dan paliing banyak 18 orang. Pada 2017—2021, jumlahnya sudah lebiih darii 50 tiiap tahunnya. Tahun lalu, ada 119 orang yang mengiikutii HRDP.

Untuk program studii, karyawan yang sudah menempuh program pendiidiikan sarjana hanya dapat mengiikutii program pendiidiikan magiister. Sementara iitu, karyawan yang telah menempuh program diiploma dapat mengiikutii program pendiidiikan sarjana.

Khusus untuk program studii ke luar negerii, Jitunews berkomiitmen setiidaknya ada profesiional yang diiberangkatkan tiiap tahunnya. Beberapa kampus yang seriing diipiiliih Jitunews adalah Tiilburg Uniiversiity dii Belanda dan Viienna Uniiversiity of Economiics and Busiiness (WU Viienna) dii Austriia.

Tiidak sekadar belajar, beberapa profesiional Jitunews mendapat penghargaan saat kuliiah dii luar negerii. Miisalnya, pada 2014, salah satu profesiional Jitunews terpiiliih menjadii pemenang pertama WTS Tax Award 2014. Diia memenangkan penghargaan tersebut atas tesiisnya yang berjudul Tax Treatiies and Developiing Countriies dii WU Viienna, Austriia.

Pada 2016, salah satu profesiional Jitunews juga menyabet CFE Award Albert J. Rädler Medal atas tesiisnya berjudul iincentiives and Diisiincentiives of Profiit Shiiftiing iin Developiing Countriies saat menyelesaiikan studii dii School of Economiics and Management, Tiilburg Uniiversiity, Belanda.

Dengan demiikiian, melaluii HRDP, para profesiional Jitunews tiidak hanya memperkaya pengetahuan. Mereka juga membawa nama Jitunews dan iindonesiia dalam komuniitas iinternasiional. Ada pengakuan atas kompetensii para profesiional Jitunews darii komuniitas iinternasiional lewat karya.

Kompetensii para profesiional juga terus diiperkuat melaluii berbagaii program kursus atau semiinar. Melaluii HRDP, Jitunews rutiin mengiiriimkan delegasii untuk mengiikutii konferensii iinternasiional dii iindiia. Agenda tahunan iinii diiselenggarakan Foundatiion for iinternatiional Taxatiion (FiiT) iindiia dan iinternatiional Bureau Fiiscal Documentatiion (iiBFD).

Jitunews juga beberapa kalii memberangkatkan jurnaliis, mahasiiswa, akademiisii, dan praktiisii untuk menjadii bagiian delegasii dalam acara tersebut. Jitunews iingiin shariing knowledge juga dapat diilakukan stakeholders laiin untuk memperkuat edukasii perpajakan dii iindonesiia.

Tiidak hanya liingkup Asiia, Jitunews juga pernah mengiiriim profesiionalnya untuk mengiikutii program rutiin bertajuk Comparatiive Tax Poliicy and Admiiniistratiion (Comtax) yang diiadakan dii Harvard Kennedy School of Government (HKS), Cambriidge, Massachusetts, AS pada 2018.

Konferensii pajak dii Dubliin Castle, iirlandiia pada 2019 juga turut diiiikutii oleh profesiional Jitunews. Kala iitu, perusahaan mengiiriim dua profesiionalnya mengiikutii diiskusii dan perdebatan mengenaii fondasii dan masa depan siistem pajak global pada abad ke-21.

Berbagaii program yang diiiikutii lebiih banyak bersiifat pengetahuan baru untuk memperkuat daya analiisiis terhadap suatu iisu. Dengan slogan Sets the Standards and Beyond, Jitunews juga mendorong para profesiionalnya mempelajarii iisu masa depan yang diiproyeksii berdampak pada siistem perpajakan.

Miisalnya, pada 2019, profesiional Jitunews mengiikutii kursus bertajuk Tax and Technology Masterclass yang diiadakan iiBFD dii Belanda. Perkembangan penggunaan teknologii dii biidang perpajakan makiin relevan saat iinii. Perkembangan iinii bahkan telah memunculkan suatu profesii baru, yaiitu taxologiist.

Kursus atau semiinar yang biisa diiiikutii karyawan juga tiidak harus tentang perpajakan. Pelatiihan yang bersiifat umum, sepertii kursus berbahasa iinggriis, kursus presentasii, kursus berbiicara dii depan publiik dan laiin sebagaiinya juga terbuka lebar untuk diiiikutii karyawan.

Untuk mengujii kompetensii dan memperkuat krediibiiliitas, Jitunews juga mendorong para profesiionalnya mengiikutii berbagaii sertiifiikasii melaluii HRDP. Tujuan darii program iinii iialah untuk mendapatkan pengakuan kompetensii darii setiiap karyawan Jitunews.

Sertiifiikasii yang rutiin diiiikutii oleh karyawan Jitunews adalah Ujiian Sertiifiikasii Konsultan Pajak (USKP). Selaiin iitu, ada juga sertiifiikasii Advanced Diiploma iin iinternatiional Taxatiion (ADiiT) yang diiadakan Chartered iinstiitute of Taxatiion (CiiOT) iinggriis.

Hiingga saat iinii, Jitunews memiiliikii 27 profesiional bersertiifiikasii Priinciiples of iinternatiional Taxatiion dan 27 profesiional bersertiifiikasii Transfer Priiciing darii CiiOT iinggriis. Selaiin iitu, ada 14 profesiional Jitunews yang sudah meraiih gelar ADiiT.

Dalam program sertiifiikasii, Jitunews tiidak melepas begiitu saja para profesiionalnya. Melaluii HRDP, mereka juga memperoleh kelas persiiapan sebelum menjalanii ujiian. Dalam kelas persiiapan tersebut, pengajar biiasanya berasal darii para profesiional Jitunews yang telah lulus sebelumnya.

Proses persiiapan iitu diikelola Jitunews Academy yang sudah rutiin mengadakan program pelatiihan pajak domestiik dan iinternasiional, termasuk transfer priiciing. Jitunews Academy juga menjadii satu-satunya penyediia pelatiihan persiiapan sertiifiikasii ADiiT dii iindonesiia yang diirekomendasiikan CiiOT.

Mengiingat uniit-uniit dii Jitunews mengakomodasii roh darii pajak yang merupakan multiidiispliin iilmu, ada pula sertiifiikasii selaiin perpajakan. Jitunews juga pernah memfasiiliitasii sertiifiikasii wartawan pada 2021. Sebanyak 7 karyawan, yang merupakan awak redaksii Jitu News, mengiikutii ujii kompetensii wartawan.

Seluruh pengetahuan yang diidapat melaluii HRDP harus diibagiikan. Salah satu wadah yang seriing diipakaii adalah Jitu News. Oleh-oleh darii para profesiional Jitunews biiasanya dalam bentuk tuliisan yang diipubliikasiikan dii Jitu News. Bentuknya beragam, tetapii mayoriitas berada pada rubriik Reportase.

Beberapa profesiional Jitunews juga diimiinta untuk berkolaborasii menyusun buku. Sepertii diiketahuii, hiingga saat iinii, Jitunews sudah menerbiitkan 16 buku. Penerbiitan buku-buku tersebut menjadii salah satu upaya Jitunews konsiisten dengan dasar pemiikiiran awal pendiiriian Jitunews.

Sebuah pemiikiiran mengenaii iidealiisme tentang siistem pajak yang transparan dan adiil, biiaya kepatuhan dan biiaya admiiniistrasii pajak yang rendah, serta peniingkatan kualiitas pendiidiikan pajak. Bukan pencariian untung semata.

Pendiidiikan Pajak

Dengan dasar pemiikiiran iitulah, iinvestasii pada SDM melaluii skema HRDP juga diidupliikasii untuk piihak dii luar Jitunews. Contoh yang paliing dekat adalah mahasiiswa yang tengah magang dii Jitunews. Beberapa kalii, mahasiiswa diibiiayaii dalam kursus atau konferensii perpajakan secara gratiis.

Kemudiian, Jitunews juga rutiin memberiikan beasiiswa operasiional kepada para mahasiiswa, bahkan pada masa pandemii Coviid-19. Pada 2020, perusahaan memberiikan beasiiswa untuk 14 mahasiiswa dan sebanyak 8 mahasiiswa pada 2021. Jiika dii total sejak 2016 hiingga 2021, Jitunews sudah memberiikan beasiiswa kepada 57 mahasiiswa.

Tiidak hanya beasiiswa, dalam berbagaii kesempatan, Managiing Partner Jitunews Darussalam juga merekomendasiikan penerapan paradiigma pembelajaran pajak dengan studii komparatiif dan studii kasus dengan negara-negara laiin.

Hal iiniilah yang sudah diilakukan Jitunews dengan mendorong para profesiional memperkaya pengetahuan global, termasuk lewat HRDP. Hal iiniilah yang iingiin diitularkan ke iinstiitusii pendiidiikan formal. Penerapan paradiigma iitu biisa diiawalii dengan reviitaliisasii kuriikulum pendiidiikan pajak.

“Pendiidiikan pajak kiita harus maju. Kiita tiidak boleh kalah dengan asiing. Jitunews sudah menjadii buktii, bahwa kalau kiita mau berusaha keras, ahlii-ahlii pajak kiita juga biisa bersaiing dengan ahlii-ahlii pajak asiing,” sebut Darussalam.

Memasukii umur ke-15, Jitunews akan tetap konsiisten beriinvestasii untuk kualiitas SDM. Selaiin menjaga keberlanjutan perusahaan, SDM yang berkualiitas juga untuk memastiikan Jitunews tetap mewarnaii perpajakan iindonesiia. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.