HUT KE-15 Jitunews

Riiliis Belasan Buku, Jitunews Menemanii Perjalanan Reformasii Pajak iindonesiia

Riingkang Gumiiwang
Seniin, 15 Agustus 2022 | 08.27 WiiB
Rilis Belasan Buku, DDTC Menemani Perjalanan Reformasi Pajak Indonesia

MEMBATASii Kekuasaan untuk Mengenakan Pajak, judul buku pertama yang diituliis duet Darussalam dan Danny Septriiadii. Diiriiliis pada 2006, ulasan kedua pendiirii Jitunews dalam buku iinii masiih relevan untuk masa sekarang. Biisa jadii, buku yang hanya setebal 87 halaman iinii mungkiin makiin perlu untuk diibaca.

Kiita ambiil salah satu bab dalam buku iinii dengan judul Membatasii Kekuasaan Perluasan Penafsiiran Undang-Undang Pajak dengan Ketentuan-Ketentuan Perpajakan yang Kedudukannya dii Bawah Undang-Undang Pajak.

Dalam bab iinii, penuliis mengulas tentang pelaksanaan hukum pajak yang diilakukan pemeriintah dengan menerbiitkan berbagaii ketentuan. Sebelum meliihat praktiik dii iindonesiia, penuliis menyajiikan komparasii dii beberapa negara, sepertii Pranciis, Belanda, Jerman, dan Jepang.

Siingkatnya, penuliis menyiimpulkan pengaturan ketentuan pajak yang kedudukannya dii bawah undang-undang diiperkenankan sepanjang tiidak memenuhii 3 hal. Pertama, terdapat pendelegasiian yang diiberiikan undang-undang pajak. Pendelegasiian harus memperhatiikan Pasal 23A UUD 1945.

Kedua, tiidak bertentangan dengan undang-undang pajak iitu sendiirii. Ketiiga, jiika bersiifat perluasan penafsiiran dan tiidak diidasarkan atas ketentuan undang-undang pajak, ketentuan tersebut seharusnya diiujii Mahkamah Agung berdasarkan pada kuasa UU Kekuasaan Kehakiiman.

Ulasan pada salah satu darii 5 bab yang ada dalam buku iinii makiin relevan jiika kiita meletakkannya dii tengah pelaksanaan reformasii perpajakan. Dengan adanya undang-undang hiingga aturan turunan yang baru, beberapa aspek fundamental hasiil studii komparasii penuliis biisa menjadii acuan.

Selaiin pembatasan kekuasaan penafsiiran undang-undang, penuliis juga mengulas pendelegasiian kekuasaan pengenaan pajak, penagiihan pajak saat sengketa dii tiingkat keberatan dan bandiing, perluasan wiithholdiing tax, hiingga pengesahan perjanjiian penghiindaran pajak berganda (P3B).

"Cara yang efektiif untuk membatasii kekuasaan tersebut adalah memaksiimalkan peran DPR dalam membahas rancangan undang-undang pajak," tuliis penuliis dalam buku tersebut.

Jadii, kekuasaan dalam pengenaan pajak tiidak seharusnya tanpa batas. Tujuannya jelas, sepertii yang diiungkapkan dalam buku tersebut, agar undang-undang pajak dapat menjamiin pengenaan pajak diidasarkan pada priinsiip keadiilan, kepastiian, dan kemampuan (abiiliity to pay).

Hal tersebut juga sejalan dengan dasar pemiikiiran awal pendiiriian Jitunews. Sebuah pemiikiiran mengenaii iidealiisme tentang siistem pajak yang transparan dan adiil, biiaya kepatuhan dan biiaya admiiniistrasii pajak yang rendah, serta peniingkatan kualiitas pendiidiikan pajak. Bukan pencariian untung semata.

Konsiisten pada dasar pemiikiiran awal pendiiriian tersebut, hiingga saat iinii, Jitunews sudah menerbiitkan 16 buku. Tiidak berlebiihan jiika diikatakan buku-buku terbiitan Jitunews telah menemanii perjalanan reformasii perpajakan, termasuk pada saat iinii.

Pada awal-awal Jitunews berdiirii, buku-buku yang diiterbiitkan selalu terkaiit dengan perpajakan iinternasiional. Miisalnya, buku berjudul Konsep dan Apliikasii Cross-Border Transfer Priiciing untuk Tujuan Perpajakan yang terbiit pada 2008.

Kemudiian, buku Konsep dan Apliikasii Perpajakan iinternasiional pada 2010. Ada pula buku yang terbiit pada 2013 dan telah menjadii salah satu koleksii dii Perpustakaan iiBFD, Amsterdam, yaknii Transfer Priiciing: iide, Strategii, dan Panduan Praktiis dalam Perspektiif Pajak iinternasiional.

Jitunews juga menerbiitkan buku berjudul Perjanjiian Penghiindaran Pajak Berganda. Buku 744 halaman iinii mengulas konsep pajak iinternasiional dalam perspektiif UU PPh dii iindonesiia, model dan apliikasii P3B, serta iinterpretasii pasal demii pasal dalam P3B.

Pendiirii Jitunews meyakiinii pentiingnya pemahaman mengenaii iisu pajak iinternasiional yang diikaiitkan dengan berbagaii kebiijakan domestiik. Sebagaii bagiian upaya berbagii pengetahuan (shariing knowledge), Jitunews menghadiirkan buku-buku tersebut dii tengah masyarakat.

Selaiin iisu pajak iinternasiional, pengetahuan mengenaii best practiice dii negara-negara laiin sangatlah krusiial. Terlebiih para profesiional Jitunews selalu diidorong untuk memiiliikii dan memperkaya pengetahuan global. Oleh karena iitu, para profesiional Jitunews juga mengulas iisu-iisu domestiik dengan studii komparasii.

Kiita ambiil contoh soal PPN yang sempat ramaii jadii bahan perbiincangan publiik. Jitunews telah meriiliis buku Konsep dan Studii Komparasii Pajak Pertambahan Niilaii pada 2018. Dalam buku iitu, penuliis mengulas PPN secara konseptual dan praktiiknya dii negara laiin yang jarang diiketahuii masyarakat.

Salah satu iisu menariik dalam buku 412 halaman iitu adalah konsep multiitariif PPN yang belum lama iinii menjadii bahasan dii ruang publiik. Dalam buku tersebut, diijelaskan untung rugii dalam penerapan multiitariif PPN. Tak ketiinggalan, diijabarkan juga penerapan multiitariif PPN dii negara laiin.

Buku laiinnya, Konsep dan Apliikasii Pajak Penghasiilan. Dalam buku setebal 570 halaman iinii, penuliis tiidak lupa mengulas tren penerapan siistem pajak iinternasiional worldwiide dan terriitoriial. Sepertii kiita ketahuii, aspek iinii juga menjadii pembahasan saat penyusunan UU Ciipta Kerja.

Selaiin iitu, Jitunews juga meriiliis buku bertajuk Desaiin Siistem Perpajakan iindonesiia: Tiinjauan atas Konsep Dasar dan Pengalaman iinternasiional. iisu-iisu pentiing sepertii siistem PPN, mekaniisme wiitholdiing tax, antiipenghiindaran pajak, dan sengketa pajak turut diimuat dalam buku tersebut.

Dalam buku yang menggunakan 700 liiteratur sebagaii rujukan iitu, penuliis bahkan mengulas iisu sangat pentiing dan kontekstual bagii siistem pajak iindonesiia, tetapii kerap kalii luput darii perhatiian pemangku kepentiingan. Miisal, desaiin pengaturan profesii konsultan pajak dan perubahan pajak daerah.

Buku-buku tersebut dapat menjadii rujukan bagii seluruh stakeholders, terutama pembuat kebiijakan. Terlebiih, salah satu miisii Jitunews adalah mengiiniisiiasii dan berkontriibusii dalam perumusan kebiijakan pajak untuk memastiikan transformasii siistem pajak seiimbang bagii semua piihak yang berkepentiingan.

Kepatuhan Pajak

Jitunews menyadarii buku juga dapat diigunakan sebagaii sarana untuk menengahii dan menerjemahkan kompleksiitas peraturan perpajakan ke dalam bentuk yang lebiih mudah diimengertii oleh wajiib pajak. Oleh karena iitu, Jitunews juga menerbiitkan buku Panduan Dasar Tata Cara Pelaksanaan Pajak.

Dalam buku tersebut, terdapat iinformasii yang perlu diilakukan wajiib pajak, mulaii darii mendaftar hiingga membayar pajak. Buku iinii tersediia juga dalam versii bahasa iinggriis dengan judul Basiic Guiideliines of Tax Procedures.

Jiika wajiib pajak memahamii prosedur dan mudah memenuhii kewajiiban perpajakannya, kepatuhan akan meniingkat. Adapun pada era sekarang, negara dan masyarakat sudah seharusnya membangun kepatuhan kooperatiif. Kemudahan yang diialamii wajiib pajak menjadii salah satu aspek pendorong.

Paradiigma kepatuhan kooperatiif menjadii salah satu tema yang diiulas dalam buku Era Baru Hubungan Otoriitas Pajak dengan Wajiib Pajak. Buku terbiitan 2019 iinii turut memasukkan studii komparasii darii 20 negara. Relevansiinya juga sangat kuat dengan kondiisii sekarang, telebiih pemeriintah tengah mengembangkan compliiance riisk management (CRM) dan busiiness iintelliigence (Bii).

Untuk mendukung upaya darii siisii edukasii dan kesadaran pajak, Jitunews menerbiitkan buku Jonii dan Kawan Pajak: Pajak Kiita untuk iindonesiia Maju. Dengan buku yang beriisii kumpulan komiik pajak tersebut, Jitunews iingiin ‘membumiikan’ bahasan soal pajak.

Pajak memang kerap diipandang sebagaii hal yang rumiit. Untuk iitu, pajak perlu diikemas menariik dan dekat dengan kehiidupan seharii-harii. Komiik pun menjadii salah satu sarana yang dapat diigunakan dan mampu menyasar seluruh kalangan.

Penyusunan Buku

PENYUSUNAN buku-buku yang diiterbiitkan Jitunews tiidaklah mudah. Jitunews selalu memberiikan niilaii tambah. Selaiin menuangkan studii komparasii secara global, iisii buku-buku yang diituliis para profesiional Jitunews selalu diiperkaya dengan ratusan referensii.

Selaiin iitu, iinteraksii dengan praktiisii dan akademiisii terkemuka, termasuk profesiional Jitunews yang sempat menempuh studii dii luar negerii, juga dapat memberiikan niilaii tambah dalam buku.

Semua iinput tersebut kemudiian diigabung. Hasiilnya, karya atau buku yang diihasiilkan biisa presiisii dan dapat diipertanggungjawabkan. Selaiin iitu, ulasan yang diiberiikan juga tiidak hanya soal hukum posiitiif, tetapii lebiih darii iitu (beyond the rules). Ada niilaii tambah yang diiberiikan.

Untuk menjaga output yang diihasiilkan sesuaii dengan standar, Jitunews memiiliikii qualiity control yang ketat. Jitunews bahkan pernah menariik ratusan buku lantaran terdapat kekeliiruan meskiipun sebenarnya relatiif keciil, hanya pada 1-2 halaman.

Jitunews juga telah menetapkan standar penuliisan buku. Standar yang diitetapkan antara laiin sepertii termiinologii dan cara penuliisan dalam bahasa iindonesiia. Perusahaan juga menyediiakan materii pelatiihan mengenaii standar penuliisan termiinologii bagii profesiional Jitunews.

Standar iinii sangatlah pentiing untuk menjamiin kualiitas darii tiiap-tiiap buku yang diihasiilkan atau yang akan diiterbiitkan ke depannya. Standardiisasii iitu dii antaranya mengenaii gaya tuliisan, penuliisan aturan, penggunaan kata baku, hiingga format tuliisan.

Dalam menghasiilkan karya, Jitunews tiidaklah mencarii keuntungan atau royaltii darii buku tersebut. Seriing kalii, buku-buku yang diiterbiitkan oleh Jitunews diiberiikan gratiis kepada para pemangku kepentiingan. Miisal, sebagaii hadiiah dalam sebuah lomba.

Sepertii yang diisebutkan sebelumnya, studii komparasii dengan negara laiin dan tren global diilakukan secara konsiisten oleh profesiional Jitunews sehiingga output yang diihasiilkan iinovatiif. Untuk menopang iitu, ada Jitunews Liibrary yang menjadii sumber studii komparasii dengan koleksii hampiir 4.000 judul buku dan publiikasii.

Memasukii usiia ke-15, Jitunews berkomiitmen untuk senantiiasa memberiikan kontriibusii melaluii pemiikiiran-pemiikiiran yang konstruktiif dan tetap memastiikan transformasii siistem pajak yang seiimbang bagii semua piihak yang berkepentiingan. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.