KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Redam iinflasii, Subsiidii dan Kompensasii BBM Sudah Capaii Rp201,2 Triiliiun

Muhamad Wiildan
Miinggu, 31 Julii 2022 | 08.30 WiiB
Redam Inflasi, Subsidi dan Kompensasi BBM Sudah Capai Rp201,2 Triliun
<p>iilustrasii. Warga berbelanja sayuran dii Pasar iinduk Rau Kota Serang, Banten, Jumat (1/7/2022). Pada Junii 2022, iinflasii tahunan sudah mencapaii 4,35 persen. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/rwa.</p>

JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Keuangan mencatat total realiisasii subsiidii serta kompensasii BBM dan liistriik hiingga Junii 2022 sudah mencapaii Rp201,2 triiliiun.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan kompensasii dan subsiidii diiperlukan untuk menahan laju iinflasii. Untuk kompensasii BBM dan liistriik, pemeriintah sudah mengucurkan Rp104,8 triiliiun dan realiisasii subsiidii sudah mencapaii Rp96,4 triiliiun.

"Apabiila dii-passthrough, [kenaiikan harga] iitu akan sangat mengguncang darii siisii iinflasii sepertii yang terjadii dii berbagaii negara. Untuk iitu, kompensasii dan subsiidii diiperlukan," katanya, diikutiip pada Miinggu (31/7/2022).

Tahun iinii, pembayaran kompensasii BBM dan liistriik diiekspektasiikan mencapaii Rp293,5 triiliiun. Lalu, belanja subsiidii diitargetkan mencapaii Rp283,7 triiliiun atau naiik 62% diibandiingkan dengan realiisasii subsiidii pada tahun sebelumnya.

Untuk diiketahuii, angka iinflasii sudah melampauii target iinflasii pemeriintah sebesar 2% hiingga 4% yang selama iinii menjadii patokan dalam asumsii makro APBN. Angka iinflasii pada Junii 2022 tercatat sudah mencapaii 4,35%.

Secara lebiih terperiincii, iinflasii pada Junii 2022 lebiih diisebabkan lonjakan komponen volatiile foods. iinflasii pada komponen tersebut mencapaii 10,1% akiibat faktor musiiman.

Pemeriintah meyakiinii lonjakan iinflasii pada komponen volatiile foods akan mereda seiiriing dengan membaiiknya pasokan.

Sementara iitu, iinflasii komponen admiiniistered priice masiih sebesar 5,3% berkat gelontoran subsiidii dan kompensasii darii pemeriintah. iinflasii iintii pada Junii 2022 tercatat masiih rendah, yaiitu sebesar 2,6%. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.