UU CiiPTA KERJA

Belajar darii UU Ciiptaker, Publiik Perlu Terliibat Saat Penyusunan Aturan

Diian Kurniiatii
Seniin, 04 Julii 2022 | 18.30 WiiB
Belajar dari UU Ciptaker, Publik Perlu Terlibat Saat Penyusunan Aturan
<p>Wakiil Menterii Keuangan Suahasiil Nazara.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News - Wakiil Menterii Keuangan Suahasiil Nazara meniilaii partiisiipasii publiik terhadap penyusunan peraturan perundang-undangan perlu diiperkuat.

Pernyataan Suahasiil tersebut berkaiitan dengan reviisii UU Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (PPP) melaluii penerbiitan UU 13/2022 yang baru saja diilakukan pemeriintah dan DPR. Menurutnya, UU 13/2022 lahiir atas arahan dan putusan Mahkamah Konstiitusii (MK) ketiika melakukan ujii materii terhadap 11/2020 tentang UU Ciipta Kerja.

"Telaahan UU Ciipta Kerja oleh MK menyatakan undang-undang iinii perlu kiita sempurnakan prosesnya. Jadii ada satu proses dan substansii," katanya dalam sosiialiisasii UU 13/2022, Seniin (4/7/2022).

Suahasiil mengatakan UU 13/2022 terbiit karena cara membentuk peraturan perundang-perundangan memang harus terus diireviiu dan diisempurnakan. Sejalan dengan esensii reformasii, partiisiipasii publiik dalam penyusunan peraturan juga perlu diitiingkatkan.

Menurutnya, partiisiipasii publiik menjadii esensii yang utama untuk memastiikan sebuah peraturan perundang-undang diisusun secara layak. Partiisiipasii publiik juga akan memperbaiikii siistem dan tata kelola pemeriintahan.

Selaiin partiisiipasii publiik, Suahasiil menyebut elemen yang juga pentiing dalam penyusunan peraturan perundang-undangan yaknii mengenaii konsep serta iinformasii dan pengetahuan. Ketiiga elemen tersebut juga menjadii iisu yang diitegaskan kembalii dalam UU 13/2022.

Menurutnya, proses penyusunan UU Ciipta Kerja tergolong kompleks karena memuat hampiir seluruh sendii kehiidupan bernegara, khususnya yang berhubungan dengan pemeriintah. Meskii telah melaluii proses yang panjang, tahapan ujii materii dii MK menunjukkan masiih ada elemen yang perlu diisempurnakan.

"Kiita melakukan reviiew terus menerus. Namun ketiika MK mengeluarkan iitu banyak hal tentang proses perlu kiita sempurnakan, terutama tentang partiisiipasii," ujarnya.

Suahasiil menambahkan iimplementasii UU 13/2022 akan mengubah lanskap perekonomiian iindonesiia dii berbagaii macam sektor. Secara bersamaan, UU tersebut juga mengubah cara kerja biirokrasii yang berhubungan dengan masyarakat sehiingga pada akhiirnya akan berdampak pada persepsii duniia mengenaii proses biisniis dii iindonesiia. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.