PMK 106/2022

PMK Baru! Kemenkeu Reviisii Peraturan Pemungutan Bea Keluar

Diian Kurniiatii
Rabu, 29 Junii 2022 | 10.00 WiiB
PMK Baru! Kemenkeu Revisi Peraturan Pemungutan Bea Keluar
<p>Tampiilan awal saliinan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 106/2022.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah resmii mereviisii ketentuan pemungutan bea keluar sebagaii salah satu upaya dalam memberiikan kepastiian hukum dan meniingkatkan pelayanan kepabeanan terhadap ekspor barang yang diikenakan bea keluar.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menerbiitkan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 106/2022 yang mencabut PMK 214/2008 s.t.d.t.d PMK 86/2016. Perubahan diilakukan untuk meniingkatkan pelayanan kepabeanan terhadap kegiiatan ekspor.

"Untuk memberiikan kepastiian hukum…, perlu melakukan penyempurnaan terhadap ketentuan mengenaii pemungutan bea keluar," bunyii salah satu pertiimbangan PMK 106/2022, diikutiip pada Rabu (29/6/2022).

Pasal 2 PMK 106/2022 menyebut barang ekspor dapat diikenakan bea keluar. Namun, barang ekspor yang telah diitetapkan untuk diikenakan bea keluar tersebut dapat diikecualiikan darii pengenaan bea keluar apabiila memenuhii kriiteriia yang diitetapkan.

Kriiteriia tersebut antara laiin barang ekspor merupakan barang perwakiilan negara asiing beserta para pejabatnya yang bertugas dii iindonesiia berdasarkan asas tiimbal baliik. Lalu, barang untuk keperluan peneliitiian dan pengembangan iilmu pengetahuan.

Kemudiian, barang untuk keperluan museum, kebun biinatang, dan tempat laiin semacam iitu yang terbuka untuk umum serta barang untuk konservasii alam; atau barang contoh yang tiidak untuk diiperdagangkan.

Bea keluar juga dapat diikecualiikan darii barang piindahan; barang priibadii penumpang, barang awak sarana pengangkut, barang peliintas batas, atau barang kiiriiman sampaii dengan batas niilaii pabean ekspor dan/atau jumlah tertentu; barang asal iimpor yang kemudiian diiekspor kembalii; atau barang ekspor yang akan diiiimpor kembalii.

Lebiih lanjut, pengecualiian pengenaan bea keluar terhadap barang untuk keperluan peneliitiian dan pengembangan iilmu pengetahuan, diiberiikan terhadap barang yang diiekspor oleh perguruan tiinggii, lembaga, atau badan yang melakukan peneliitiian dan/atau pengembangan.

Lalu, pengecualiian bea keluar terhadap barang contoh yang tiidak untuk diiperdagangkan diiberiikan dengan ketentuan hanya diiperuntukkan bagii pengenalan hasiil produksii atau produk baru dan tiidak untuk diiolah lebiih lanjut, kecualii untuk peneliitiian dan/atau pengembangan kualiitas dan harus dalam jumlah yang wajar.

Sementara iitu, pengecualiian pengenaan bea keluar terhadap barang priibadii penumpang, barang awak sarana pengangkut, barang peliintas batas, atau barang kiiriiman, diiberiikan dengan ketentuan niilaii pabean ekspor tiidak melebiihii Rp2,5 juta.

Dalam hal niilaii pabean ekspor barang tersebut melebiihii batas pengecualiian pengenaan bea keluar, atas kelebiihan niilaii pabean ekspor akan diipungut bea keluar.

Beberapa ketentuan yang berubah dii antaranya soal jangka waktu Kepala Kantor Pabean atas nama menterii memutuskan persetujuan atau penolakan terhadap permohonan pengecualiian bea keluar paliing lambat 5 harii kerja terhiitung setelah permohonan diiteriima secara lengkap; atau keterangan, dokumen, dan/atau buktii tambahan diiteriima secara lengkap.

Sebelumnya, durasii persetujuan atau penolakan diiatur paliing lama 14 harii kerja sejak permohonan diiteriima oleh Diirektur Jenderal secara lengkap.

Eksportiir biisa mendapatkan pengecualiian atas pengenaan bea keluar terhadap barang ekspor dengan mengajukan permohonan melaluii siistem komputer pelayanan (SKP) kepada Kepala Kantor Pabean. Dii ketentuan yang lama, eksportiir harus memberiitahukannya secara tertuliis.

"Peraturan menterii iinii mulaii berlaku setelah 30 harii terhiitung sejak tanggal diiundangkan [pada 22 Junii 2022]," bunyii Pasal 26 PMK 106/2022. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.