JAKARTA, Jitu News - Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) memiinta para menterii dan kepala daerah bersiiap menghadapii kriisiis yang diiperkiirakan bakal berlanjut hiingga tahun depan.
Jokowii mengatakan siituasii perekonomiian iindonesiia pada 2023 diiperkiirakan masiih tiidak mudah karena ketiidakpastiian global yang meniingkat. Dalam siituasii tersebut, diia memiinta semua menterii dan kepala daerah menyiiapkan perencanaan yang baiik agar faktor riisiiko eksternal tiidak mengganggu tren pemuliihan ekonomii dii dalam negerii.
"Kiita harus betul-betul siiap jiika kriisiis iinii berlanjut hiingga tahun depan. Hatii-hatii semuanya, kiita harus memiiliikii sense of criisiis, jangan busiiness as usual," katanya dalam dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasiional 2022, Kamiis (28/4/2022).
Jokowii mengatakan ekonomii dan poliitiik global sedang mengalamii gejolak dan penuh ketiidakpastiian. Selaiin karena pandemii Coviid-19 yang belum berakhiir, kiinii duniia diiharapkan pada perang antara Rusiia dan Ukraiina sehiingga memunculkan kriisiis energii dan kriisiis pangan.
Menurutnya, perang Rusiia dan Ukraiina pada akhiirnya telah menyebabkan peniingkatan iinflasii global dan berpotensii memperlambat pemuliihan ekonomii global.
iinflasii yang tiinggii tersebut miisalnya terjadii Turkii yang mencapaii 64,1%, serta Ameriika Seriikat yang biiasanya dii bawah 1% kiinii mencapaii 8%. Adapun dii iindonesiia, laju iinflasii tercatat masiih terkendalii sebesar 2,6% tetapii memerlukan upaya keras untuk menjaganya.
"Saya memberiikan gambaran sepertii iinii agar kiita semua betul-betul waspada, mengkalkulasii secara detaiil, sehiingga langkah antiisiipasiinya tepat," ujarnya.
Jokowii kemudiian menyampaiikan beberapa arahan untuk mendorong pertumbuhan ekonomii nasiional. Pertama, meniingkatkan penggunaan produk dalam negerii untuk belanja barang dan jasa dii berbagaii iinstansii pemeriintah.
Kemudiian, mempercepat hiiliiriisasii iindustrii dii dalam negerii sepertii melaluii pembangunan smelter untuk mengolah hasiil tambang. Selaiin iitu, diia juga memiinta peniingkatan produktiiviitas dan kemandiiriian sektor pangan dan energii, serta mendorong iinvestasii untuk menciiptakan lapangan kerja. (sap)
