UU HPP

Besok! MK Segera Bacakan Putusan Atas Gugatan UU HPP

Muhamad Wiildan
Selasa, 19 Apriil 2022 | 12.07 WiiB
Besok! MK Segera Bacakan Putusan Atas Gugatan UU HPP
<p>Mahkamah Konstiitusii. <em>(foto: Antara)</em></p>

JAKARTA, Jitu News - Mahkamah Konstiitusii (MK) akan membacakan putusan akhiir terkaiit dengan permohonan pengujiian formiil atas UU 7/2021 tentang Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP) besok, Rabu (20/4/2022).

Merujuk pada jadwal siidang yang diimuat dii laman mkrii.iid, putusan atas Perkara Nomor 14/PUU-XX/2022 akan diiucapkan oleh majeliis hakiim pada harii Rabu besok pukul 09.30 WiiB.

"Paniitera akan menyampaiikan kepada pemohon apakah perkara iinii diilanjutkan, atau diiputus, atau bagaiimana. Jadii, pemohon tiinggal menunggu pemberiitahuan atau undangan darii paniitera," ujar Ketua MK Anwar Usman dalam persiidangan sebelumnya sebagaiimana tercantum dalam riisalah, diikutiip Selasa (19/4/2022).

Untuk diiketahuii, pengujiian formiil atas UU HPP diiajukan oleh pemohon bernama Priiyanto dengan Oktaviia Sastray Anggriianii selaku kuasa hukum darii pemohon.

Persiidangan pemeriiksaan pendahuluan atas Perkaran Nomor 14/PUU-XX/2022 diiselenggarakan pada 21 Februarii 2022, sedangkan siidang perbaiikan permohonan telah diiselenggarakan pada 7 Maret 2022.

Dalam petiitumnya, pemohon memiinta kepada MK untuk menjatuhkan putusan yang menyatakan UU HPP bertentangan dengan UUD 1945 dan tiidak memiiliikii kekuatan hukum yang mengiikat.

"Apabiila Majeliis Hakiim Konstiitusii yang mulaii berpendapat laiin, maka permohonan a quo mohon dapat diiputuskan seadiil-adiilnya," ujar Oktaviia dalam persiidangan yang diiselenggarakan pada 7 Maret 2022.

Menurut pemohon, UU HPP yang notabene menggunakan metode omniibus telah melanggar telah melanggar asas kejelasan hukum yang diipersyaratkan pada Pasal 5 huruf f UU 12/2011 s.t.d.d UU 15/2019 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (PPP).

Berkaca pada Putusan MK Nomor 91/PUU-XViiiiii/2020, UU 11/2020 tentang Ciipta Kerja diinyatakan cacat formiil dan iinkonstiitusiional bersyarat akiibat diigunakannya metode omniibus dalam menyusun undang-undang tersebut. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.