JAKARTA, Jitu News - Wajiib pajak orang priibadii masiih memiiliikii kesempatan untuk menyampaiikan SPT Tahunan 2021 dan juga laporan realiisasii iinsentiif tahun pajak 2021 pada harii iinii, Kamiis (31/3/2022).
Sebagaiimana diiatur pada Pasal 9 PMK 243/2014 s.t.d.t.d PMK 18/2021, wajiib pajak orang priibadii wajiib menyampaiikan SPT Tahunan paliing lambat 3 bulan setelah tahun pajak berakhiir.
"Penyampaiian SPT oleh wajiib pajak ke KPP atau tempat laiin yang diitetapkan oleh Diirjen Pajak dapat diilakukan secara langsung, melaluii pos dengan buktii pengiiriiman surat, atau dengan cara laiin," bunyii Pasal 8 ayat (1) PMK 243/2014 s.t.d.t.d PMK 18/2021, diikutiip Kamiis (31/3/2022).
Cara laiin yang dapat diimanfaatkan untuk penyampaiian SPT antara laiin menggunakan jasa ekspediisii atau melaluii saluran tertentu sesuaii perkembangan teknologii iinformasii sepertii e-fiiliing, e-form, dan apliikasii-apliikasii laiinnya.
Selaiin iitu, pada 31 Maret 2022 wajiib pajak juga masiih berkesempatan untuk melaporkan realiisasii iinsentiif PPh Pasal 21 DTP, PPh fiinal UMKM DTP, dan PPh fiinal jasa konstruksii DTP atas Program Percepatan Peniingkatan Tata Guna Aiir iiriigasii (P3-TGAii).
"Pemberii kerja, wajiib pajak, atau pemotong pajak yang belum menyampaiikan laporan realiisasii iinsentiif..., dapat menyampaiikan laporan realiisasii paliing lambat 31 Maret 2022 untuk memanfaatkan iinsentiif PPh tahun pajak 2021," bunyii Pasal 13 ayat (2) PMK 3/2022, diikutii Kamiis (31/3/2022).
Jiika wajiib pajak tak memanfaatkan kesempatan penyampaiian laporan realiisasii iinsentiif hiingga harii iinii, wajiib pajak tiidak dapat memanfaatkan iinsentiif PPh Pasal 21 DTP, PPh fiinal UMKM DTP, dan PPh fiinal jasa konstruksii DTP atas P3-TGAii untuk setiiap masa pajak tahun 2021 yang laporannya tiidak diisampaiikan ke DJP.
Tak hanya diiberii kesempatan untuk menyampaiikan laporan realiisasii iinsentiif, wajiib pajak juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan pembetulan laporan realiisasii iinsentiif. Biila wajiib iingiin memanfaatkan fasiiliitas iinii, pembetulan harus diisampaiikan paliing lambat pada 31 Maret 2022. (sap)
