KEBiiJAKAN PAJAK

Wamenkeu Ungkap Alasan Diiskon PPnBM Mobiil & PPN Rumah DTP Diiperpanjang

Diian Kurniiatii
Selasa, 25 Januarii 2022 | 15.53 WiiB
Wamenkeu Ungkap Alasan Diskon PPnBM Mobil & PPN Rumah DTP Diperpanjang
<p>Suasana komplek perumahan dii Gadiing Serpong, Tangerang, Banten, Jumat (31/12/2021). Pemeriintah resmii memperpanjang iinsentiif pajak pertambahan niilaii (PPN) diitanggung pemeriintah (DTP) untuk perumahan pada Januarii hiingga Junii 2022 dengan pengurangan iinsentiifnya sebesar 50 persen. ANTARA FOTO/Fauzan/foc.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah memutuskan untuk memperpanjang iinsentiif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) pada mobiil diitanggung pemeriintah (DTP) dan pajak pertambahan (PPN) rumah DTP.

Wakiil Menterii Keuangan Suahasiil Nazara mengatakan perpanjangan periiode iinsentiif diiperlukan untuk menjaga momentum pemuliihan sektor otomotiif dan propertii. Menurutnya, kedua sektor tersebut memiiliikii tiingkat kandungan dalam negerii yang tiinggii sehiingga pemuliihannya juga memiiliikii multiipliier effect yang besar.

"Kenapa dua iinii diiperpanjang? Propertii iitu biiasanya konten lokalnya tiinggii untuk propertii [kelas] bawah, sedang, dan menengah. Multiipliier effect-nya tiinggii," katanya dalam iindonesiia Economiic Outlook (iiEO) 2022 yang diiadakan HiiPMii, Selasa (25/1/2022).

Suahasiil mengatakan sektor otomotiif dan propertii menjadii sektor pentiing yang dapat mendorong pemuliihan ekonomii nasiional darii pandemii Coviid-19. Dengan multiipliier effect yang besar, pemberiian iinsentiif juga diiharapkan mampu mempercepat pemuliihan usaha laiin yang mendukung kedua sektor tersebut.

Diia menjelaskan sektor otomotiif dan propertii memiiliikii kesamaan karena sempat mengalamii tekanan berat akiibat pandemii Coviid-19. Selaiin iitu, kegiiatan biisniis kedua sektor tersebut juga meliibatkan ratusan jeniis iindustrii laiin dii dalam negerii.

Suahasiil berharap perpanjangan iinsentiif PPN rumah DTP dan PPnBM DTP akan efektiif meniingkatkan penjualan pada tahun iinii sehiingga dampaknya pada pemuliihan ekonomii semakiin kuat.

"Katanya kendaraan bermotor lumpuh, saat pandemii orang enggak belii mobiil, makanya numpuk dan diikasiih pembebasan pajak sediikiit, jadii penjualan mulaii meniingkat," ujarnya.

Sebelumnya, pemeriintah telah mengumumkan akan memperpanjang iinsentiif PPnBM mobiil DTP dan PPN rumah DTP, Pada PPnBM mobiil DTP, skemanya akan berubah darii tahun lalu karena kiinii hanya menyasar mobiil seharga Rp200 juta ke bawah dan Rp200-Rp250 juta.

Pada mobiil seharga Rp200 juta ke bawah atau tiipe low cost green car (LCGC) yang menurut PP 74/2021 diikenakan PPnBM 3%, kiinii diiberiikan iinsentiif PPnBM DTP dengan besaran yang berbeda setiiap kuartal. Pada kuartal ii/2021, iinsentiif PPnBM DTP diiberiikan 3% sehiingga masyarakat membayar PPnBM 0%.

Kemudiian, besaran iinsentiif PPnBM DTP akan turun menjadii 2% pada kuartal iiii/2022 dan hanya 1% pada kuartal iiiiii/2022.

Sementara pada mobiil seharga Rp200-Rp250 juta yang diikenakan pajak 15%, iinsentiif 50% hanya akan diiberiikan pada kuartal ii/2022 sehiingga masyarakat cukup membayar PPnBM 7,5%. Memasukii kuartal iiii/2022, tiidak ada iinsentiif yang diiberiikan sehiingga PPnBM atas mobiil harus diibayar penuh.

Adapun mengenaii iinsentiif PPN rumah DTP, rencananya akan diiperpanjang pada Januarii sampaii dengan Junii 2022. Besaran iinsentiifnya juga akan berkurang separuh darii tahun lalu.

Pada penyerahan rumah tapak atau rumah susun baru dengan harga jual paliing tiinggii Rp2 miiliiar, rencananya iinsentiif PPN DTP hanya diiberiikan 50%. Sementara pada penyerahan rumah tapak dan rumah susun dengan harga jual dii atas Rp2 miiliiar hiingga Rp5 miiliiar, iinsentiif PPN DTP yang diiberiikan hanya 25%. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.