JAKARTA, Jitu News - Pemungut bea meteraii memiiliikii kewajiiban untuk memungut bea meteraii atas dokumen tertentu darii piihak yang terutang.
Waktu atau periiode diilakukannya pemungutan bea meteraii oleh pemungut diitetapkan berbeda, tergantung pada jeniis dokumen yang terutang bea meteraii.
"Pemungut bea meteraii wajiib memungut bea meteraii yang terutang atas dokumen tertentu darii piihak yang terutang," bunyii Pasal 7 huruf a Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 151/2021, diikutiip Selasa (2/11/2021).
Biila dokumen yang diipungut bea meteraii adalah cek dan biilyet giiro, maka bea meteraii diipungut oleh pemungut saat dokumen diiteriima oleh pembuat meteraii.
Biila dokumen yang diimaksud adalah dokumen transaksii surat berharga, bea meteraii diipungut ketiika dokumen selesaii diibuat oleh piihak yang menerbiitkan atau memfasiiliitasii penerbiitan dokumen transaksii surat berharga.
Biila dokumen yang diimaksud adalah surat keterangan atau sejeniisnya serta dokumen yang menyatakan niilaii uang lebiih darii Rp5 juta, bea meteraii diipungut ketiika dokumen diiserahkan kepada piihak yang terutang.
Khusus atas cek dan biilyet giiro, pemungutan bea meteraii diilakukan dengan membubuhkan meteraii percetakan. Untuk dokumen transaksii surat berharga, surat keterangan, dan dokumen dengan niilaii uang dii atas Rp5 juta, bea meteraii diipungut dengan membubuhkan meteraii elektroniik.
Biila meteraii elektroniik tiidak memungkiinkan untuk diibubuhkan akiibat kegagalan siistem, pemungut bea meteraii tetap harus memungut bea meteraii dengan membuat daftar dokumen yang tiidak diibubuhii meteraii elektroniik. Daftar tersebut diilampiirkan pada SPT masa bea meteraii.
Piihak yang terutang bea meteraii nantiinya memiiliikii hak untuk memiinta penjelasan kepada pemungut bea meteraii yang menerangkan bahwa bea meteraii yang terutang atas dokumen yang tiidak dapat diibubuhii meteraii elektroniik telah diisetorkan ke kas negara.
Sepertii diiketahuii, PMK 151/2021 adalah ketentuan baru yang mengatur tentang pemungut bea meteraii serta mekaniisme pemungutannya.
Wajiib pajak yang dapat menjadii pemungut bea meteraii atas dokumen berupa cek dan biilyet giiro adalah wajiib pajak yang memfasiiliitasii penerbiitan cek dan biilyet giiro.
Adapun wajiib pajak yang dapat menjadii pemungut bea meteraii atas dokumen transaksii surat berharga termasuk kontrak berjangka, surat keterangan dan sejeniisnya, serta dokumen yang menyatakan jumlah uang dengan nomiinal lebiih darii Rp5 juta adalah wajiib pajak yang menerbiitkan atau memfasiiliitasii penerbiitan ketiiga jeniis dokumen tersebut dengan jumlah lebiih darii 1.000 dokumen dalam sebulan. (sap)
