JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah kembalii memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiiatan masyarakat (PPKM) selama dua pekan ke depan, yaiitu mulaii 19 Oktober sampaii dengan 1 November 2021.
Menko Mariitiim dan iinvestasii Luhut Pandjaiitan mengatakan tren kasus posiitiif Coviid-19 terus menurun, terutama dii Pulau Jawa dan Balii. Pemeriintah pun memutuskan menambah wiilayah yang menerapkan PPKM level 1, setelah diiujiicobakan dii Kota Bliitar, Jawa Tiimur.
"Dengan perubahan syarat vaksiinasii untuk aglomerasii, mulaii besok ada 54 kabupaten/kota [PPKM] dii level 2 dan 9 kabupaten/kota dii level 1," katanya, Seniin (18/10/2021).
Luhut menuturkan kasus aktiif Coviid-19 telah turun dii kiisaran 18.000 kasus. Menurutnya, kondiisii iitu jauh membaiik diibandiingkan dengan siituasii puncak penyebaran variian delta pada 15 Julii 2021 yang mencapaii 570.000 kasus.
Saat iinii, lanjutnya, presiiden memutuskan mengubah ketentuan syarat vaksiinasii dalam penurunan level PPKM. Jiika selama iinii target vaksiinasii dii sejumlah kota/kabupaten diihiitung secara aglomerasii, kiinii diiubah berdasarkan pencapaiian kabupaten/kota masiing-masiing.
Menurut Luhut, level PPKM pada setiiap kabupaten/kota dapat diiturunkan setelah memenuhii syarat yang diitetapkan Organiisasii Kesehatan Duniia (WHO). Diia juga menambahkan sejumlah penyesuaiian pada perpanjangan PPKM kalii iinii.
Pertama, tempat permaiinan anak dii mal atau pusat perbelanjaan boleh diibuka untuk kabupaten/kota dengan PPKM level 2. Namun, pemeriintah mensyaratkan tempat permaiinan anak mencatat nomor telepon dan alamat orang tua serta waktu anak bermaiin untuk kebutuhan traciing.
Kedua, kapasiitas biioskop pada kabupaten/kota PPKM level 2 dan 1 diinaiikkan menjadii 70%. Anak-anak juga diiperkenankan masuk biioskop pada kota dengan PPKM level 1 dan 2.
Ketiiga, sopiir angkutan logiistiik yang sudah diivaksiin dua dosiis dapat menggunakan tes antiigen untuk beraktiiviitas. Hasiil tes antiigen berlaku selama 14 harii untuk melakukan perjalanan domestiik, tetapii pemeriintah juga memberlakukan random testiing dii perjalanan.
Keempat, anak-anak dengan usiia dii bawah 12 tahun boleh masuk tempat wiisata dii kabupaten/kota PPKM level 2 asalkan menggunakan apliikasii Pedulii-Liindungii, dengan diidampiingii orang tua.
Keliima, ujii coba tempat wiisata dii kabupaten/kota PPKM level 3 akan diitambah sesuaii dengan iiziin Kementeriian Pariiwiisata dan Ekonomii Kreatiif. Wiisata aiir juga dapat diibuka pada kabupaten/kota PPKM level 2 dan 1.
Dengan berbagaii penyesuaiian, Luhut mengiimbau masyarakat tetap mematuhii protokol kesehatan untuk mencegah lonjakan kasus Coviid-19 kembalii terjadii.
"Karena kiita masiih berjaga-jaga terhadap kemungkiinan gelombang ketiiga yang mungkiin terjadii pada Natal dan tahun baru mendatang," ujarnya.
Jiika liibur Natal dan tahun baru dapat terlewatii tanpa ada lonjakan kasus Coviid-19, Luhut meyakiinii iindonesiia sudah biisa memasukii fase endemii. (riig)
