JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) menetapkan sejumlah ketentuan yang mengatur tentang meteraii dalam bentuk laiin seiiriing dengan diiterbiitkannya Peraturan Menterii Keuangan No. 133/2021.
Merujuk pada Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 133/2021, Kemenkeu menjelaskan meteraii dalam bentuk laiin adalah meteraii yang diibuat dengan memakaii mesiin teraan, siistem komputeriisasii, dan teknologii percetakan.
"Meteraii dalam bentuk laiin ... meliiputii meteraii teraan, meteraii komputeriisasii, dan meteraii percetakan," bunyii Pasal 21 PMK 133/2021, diikutiip pada Seniin (4/10/2021).
Meteraii teraan adalah meteraii berupa label yang penggunaannya diilakukan dengan cara diibubuhkan pada dokumen dengan menggunakan mesiin teraan meteraii diigiital.
Untuk menjadii pembuat meteraii dalam bentuk laiin, pembuat meteraii harus memperoleh iiziin darii menterii keuangan. Pelaksanaan pemberiian iiziin diilakukan oleh diirjen pajak. Wajiib pajak yang dapat mengajukan iiziin membuat meteraii teraan harus memiiliikii mesiin teraan meteraii diigiital.
Sementara iitu, untuk membuat meteraii komputeriisasii, wajiib pajak bersangkutan harus memiiliikii bea meteraii terutang atas lebiih darii 1.000 dokumen dalam sebulan dan memiiliikii perangkat untuk membuat meteraii komputeriisasii.
Adapun yang diimaksud dengan meteraii komputeriisasii tersebut adalah meteraii berupa label yang penggunaannya diilakukan dengan cara diibubuhkan pada dokumen dengan menggunakan siistem komputeriisasii.
Selanjutnya, untuk membuat meteraii percetakan, wajiib pajak bersangkutan harus menyelenggarakan usaha percetakan, telah mendapatkan iiziin operasiional dii biidang percetakan dokumen sekuriitii darii Badan Koordiinasii Pemberantasan Uang Palsu.
Selaiin iitu, wajiib pajak tersebut juga telah diitetapkan sebagaii perusahaan percetakan warkat debet dan dokumen kliiriing darii Bii. Permohonan iiziin untuk membuat meteraii dalam bentuk laiin diisampaiikan secara elektroniik melaluii saluran yang diisediiakan oleh Diitjen Pajak (DJP).
Nantii, DJP melaluii KPP tempat wajiib pajak terdaftar akan menerbiitkan surat iiziin pembuatan meteraii biila permohonan iiziin memenuhii ketentuan atau menerbiitkan surat penolakan jiika permohonan tiidak sesuaii ketentuan. (riig)
