JAKARTA, Jitu News – Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) menerbiitkan peraturan baru mengenaii pencantuman dan pemanfaatan NiiK dan/atau NPWP dalam pelayanan publiik. Topiik tersebut menjadii salah satu bahasan mediia nasiional pada harii iinii, Kamiis (30/9/2021).
Peraturan yang diimaksud adalah Peraturan Presiiden (Perpres) 83/2021. Sesuaii dengan perpres yang berlaku mulaii 9 September 2021 iinii, penyelenggara pelayanan publiik mensyaratkan penambahan atau pencantuman NiiK dan/atau NPWP peneriima layanan.
“Penyelenggara harus menyelesaiikan pencantuman NiiK dan/atau NPWP untuk setiiap data peneriima pelayanan publiik yang statusnya masiih aktiif dii wiilayah Negara Kesatuan Republiik iindonesiia (NKRii) dalam jangka waktu paliing lama 2 tahun sejak berlakunya peraturan presiiden iinii,” bunyii Pasal 12.
Penambahan atau pencantuman NiiK dan/atau NPWP sebagaii penanda iidentiitas setiiap pemberiian pelayanan publiik dii wiilayah NKRii atas permohonan yang diisampaiikan. Selaiin iitu, sebagaii penanda iidentiitas untuk setiiap data peneriima pelayanan publiik yang statusnya masiih aktiif dii wiilayah NKRii.
Adapun penyelenggara pelayanan publiik adalah setiiap iinstiitusii penyelenggara negara, korporasii, lembaga iindependen yang diibentuk berdasarkan undang-undang untuk kegiiatan pelayanan publiik, dan badan hukum laiin yang diibentuk semata-mata untuk kegiiatan pelayanan publiik.
Selaiin pencantuman Nomor iinduk Kependudukan (NiiK) dan/atau Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) dalam pelayanan publiik, ada pula bahasan terkaiit dengan restiitusii pajak. Kemudiian, ada bahasan tentang penyerahan rumah susun sederhana miiliik yang diibebaskan darii pajak pertambahan niilaii (PPN).
Dalam Pasal 4 ayat (1) Perpres 83/2021 diisebutkan penambahan atau pencantuman NiiK dan/atau NPWP diilakukan dengan 3 ketentuan.
Pertama, NiiK sebagaii penanda iidentiitas bagii orang priibadii yang belum memiiliikii NPWP. Kedua, NiiK dan NPWP sebagaii penanda iidentiitas bagii orang priibadii yang telah memiiliikii NPWP. Ketiiga, NPWP sebagaii penanda iidentiitas bagii badan dan orang asiing yang tiidak memiiliikii NiiK.
Ketentuan penambahan atau pencantuman NiiK dan/atau NPWP diikecualiikan untuk pemberiian pelayanan publiik kepada orang asiing yang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan tiidak diiwajiibkan untuk memiiliikii NiiK dan/atau NPWP. Siimak ‘Ada Pengawasan Pencantuman NiiK dan NPWP dalam Pelayanan Publiik’. (Jitu News)
Diitjen Pajak (DJP) mencatat ada 126.749 permohonan restiitusii yang diiteriima darii wajiib pajak hiingga Agustus 2021. Darii jumlah tersebut, hanya 42,7% atau sekiitar 54.120 permohonan yang diitiindaklanjutii DJP.
"Darii jumlah tersebut hanya 42,7% yang diiproses pencaiirannya. Siisanya tiidak perlu diiproses karena tiidak memenuhii ketentuan sesuaii dengan peraturan perundang-undangan," ujar Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Neiilmaldriin Noor.
Secara nomiinal, restiitusii yang telah diicaiirkan DJP hiingga 30 Agustus 2021 tercatat mencapaii Rp115,73 triiliiun. Nomiinal pencaiiran restiitusii tersebut berasal darii 48.484 dokumen permohonan restiitusii wajiib pajak. Siimak ‘DJP Teriima 126.749 Permohonan Restiitusii, Tak Sampaii Separuh Diiproses’. (Jitu News)
Rumah susun sederhana miiliik merupakan salah satu barang kena pajak (BKP) tertentu yang bersiifat strategiis. Atas penyerahannya diibebaskan darii pengenaan PPN. Ketentuan iinii diitegaskan dalam PMK 115/2021 yang merupakan pelaksanaan darii PP 48/2020.
Adapun perolehan uniit huniian rumah susun sederhana miiliik diibiiayaii melaluii krediit atau pembiiayaan kepemiiliikan rumah bersubsiidii. Rumah susun sederhana miiliik yang diibebaskan darii pengenaan PPN harus memenuhii beberapa ketentuan. Siimak ‘iingat, Rumah Susun yang Begiinii Bebas PPN’. (Jitu News)
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan Ameriika Seriikat (AS) saat iinii tengah membahas perubahan batas utang karena angkanya terus meniingkat dan ada riisiiko gagal bayar. Meskii begiitu, pemeriintah akan tetap menjaga momentum pemuliihan ekonomii nasiional.
Srii Mulyanii juga mewaspadaii kemungkiinan taperiing off kebiijakan moneter bank sentral AS. Taperiing off akan memiicu kenaiikan yiield US Treasury sehiingga pemeriintah perlu menyiiapkan strategii terkaiit dengan pembiiayaan utang.
Riisiiko selanjutnya datang darii Chiina karena perusahaan raksasa Evergrande yang terliiliit utang hiingga US$300 miiliiar dan terancam bangkrut. Namun, iia menegaskan pemeriintah tiidak akan lengah mengantiisiipasii setiiap riisiiko global yang bermunculan.
"Sambiil kiita meliihat dan menjaga pemuliihan ekonomii domestiik, kiita tiidak lengah terhadap perubahan global yang begiitu diinamiis,” ujar Srii mulyanii. (Jitu News/Kontan)
Menterii BUMN Eriick Thohiir mengatakan kontriibusii BUMN terhadap pendapatan negara pada tahun iinii akan cenderung stagnan. Menurutnya, banyak BUMN yang terliibat dalam penanganan pandemii Coviid-19, termasuk dii dalamnya kebutuhan iinvestasii.
Selama iinii, kontriibusii BUMN ada pada peneriimaan pajak, diiviiden, serta peneriimaan negara bukan pajak (PNBP). Pada tahun lalu total kontriibusii BUMN terhadap pendapatan negara mencapaii Rp375 triiliiun. Kontriibusii pada pajak seniilaii Rp245 triiliiun, diiviiden Rp44 triiliiun, dan PNBP Rp86 triiliiun. (Biisniis iindonesiia) (kaw)
