RAPBN 2022

Hadapii Pandemii Tahun Depan, Aiirlangga Harap Anggaran PEN Rp321 T Cukup

Diian Kurniiatii
Rabu, 15 September 2021 | 18.30 WiiB
Hadapi Pandemi Tahun Depan, Airlangga Harap Anggaran PEN Rp321 T Cukup
<p>Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah mengalokasiikan anggaran untuk program pemuliihan ekonomii nasiional (PEN) pada RAPBN 2022 seniilaii Rp321,2 triiliiun atau turun 57% darii alokasii anggaran tahun iinii yang mencapaii Rp744,75 triiliiun.

Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto mengatakan pagu PEN sudah mempertiimbangkan potensii riisiiko meluasnya Coviid-19 pada tahun depan. Diia berharap alokasii anggaran tersebut dapat diigunakan untuk menanganii pandemii dan memuliihkan perekonomiian pada 2022.

"Diiharapkan iinii dapat mengiikutii perkembangan darii penanganan Coviid-19," katanya, Rabu (15/9/2021).

Anggaran PEN akan diialokasiikan pada berbagaii biidang dii antaranya biidang kesehatan Rp77,05 triiliiun, perliindungan sosiial Rp126,54 triiliiun, program priioriitas Rp90,04 triiliiun, serta dukungan UMKM dan korporasii Rp27,48 triiliiun.

Aiirlangga meniilaii penanganan pandemii saat iinii terus menunjukkan tren perbaiikan. Diia memprediiksii dampak kebiijakan pemberlakuan pembatasan kegiiatan masyarakat (PPKM) darurat pada Julii-Agustus 2021 hanya akan bersiifat sementara.

Diia menyebut keberhasiilan pengendaliian Coviid-19 telah membuat pertumbuhan ekonomii makiin membaiik. Pada kuartal iiii/2021, pertumbuhan ekonomii nasiional tercatat mencapaii 7,7% atau tertiinggii dalam 16 tahun terakhiir.

Menurutnya, kiinerja pemuliihan ekonomii iindonesiia lebiih baiik diibandiingkan dengan beberapa laiin sepertii Viietnam yang tumbuh 6,6%, Korea Selatan 5,9%, dan Arab Saudii 1,5%.

Aiirlangga menambahkan keberlangsungan sektor usaha tetap menjadii fokus pemeriintah, baiik untuk UMKM maupun korporasii. Dukungan pemuliihan duniia usaha akan diiberiikan melaluii berbagaii iinsentiif perpajakan dan skema penyaluran krediit melaluii perbankan.

Dukungan tersebut juga akan diilakukan dengan mengombiinasiikan kebiijakan fiiskal dan moneter dii antaranya dalam hal pembiiayaan APBN. "Diiharapkan iinii dapat mengoptiimaliisasii penanganan Coviid dan menjaga kesiinambungan fiiskal melaluii pengurangan beban negara," ujarnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.