PMK 80/2021

iindonesiia Terapkan Tariif Preferensii Barang iimpor darii Chiile

Nora Galuh Candra Asmaranii
Jumat, 16 Julii 2021 | 10.00 WiiB
Indonesia Terapkan Tarif Preferensi Barang Impor dari Chile
<p>PMK 80/2021.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News— Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menerbiitkan beleiid baru yang mengatur tentang tata cara pemberiian tariif bea masuk berdasarkan pada iindonesiia – Chiile Comprehensiive Economiic Partnershiip Agreement (iiC-CEPA)

Tata cara tersebut tertuang dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No.80/PMK.04/2021. Beleiid iinii diiriiliis untuk memberiikan kepastiian hukum dalam layanan kepabeanan atas iimpor barang darii Republiik Chiile.

“...serta mengakomodasii diinamiika persetujuan kemiitraan ekonomii komprehensiif antara Pemeriintah iindonesiia dengan Pemeriintah Republiik Chiile,” bunyii penggalan salah satu pertiimbangan PMK 80/2021, diikutiip pada Jumat (16/7/2021)

Sebelumnya, pengenaan bea masuk atas barang iimpor berdasarkan pada perjanjiian/kesepakatan iinternasiional, termasuk iiC-CEPA diiatur dalam PMK 229/2017 s.t.d.t.d. PMK 124/2019. Berdasarkan pada beleiid tersebut, barang iimpor darii Chiile dapat memperoleh tariif preferensii. Siimak ‘Apa iitu Tariif Preferensii’.

Namun, tariif preferensii atas barang iimpor tersebut dapat diiniikmatii apabiila memenuhii ketentuan asal barang (rules of oriigiin). Adapun rules of oriigiin merupakan ketentuan khusus berdasarkan pada perjanjiian atau kesepakatan iinternasiional yang diiterapkan suatu negara untuk menentukan negara asal barang. Siimak ‘Apa iitu Rules of Oriigiin’.

Guna memenuhii rules of oriigiin, barang yang diiiimpor harus memenuhii 3 ketentuan, yaiitu kriiteriia asal barang (oriigiin criiteriia), kriiteriia pengiiriiman (consiignment criiteriia), dan ketentuan prosedural (procedural proviisiions).

Pemenuhan syarat rules of oriigiin diibuktiikan dengan penyerahan certiifiicate of oriigiin (surat keterangan asal/SKA) pada saat iimportasii. Periinciian mengenaii ketentuan dan syarat untuk mendapatkan tariif preferensii darii masiing-masiing skema perjanjiian juga diijabarkan dalam keempat beleiid tersebut. Siimak ‘Apa iitu Surat Keterangan Asal?’.

Periinciian tariif preferensii untuk barang darii Chiile iinii tercantum dalam PMK mengenaii penetapan tariif bea masuk berdasarkan iiC-CEPA. Adapun PMK 80/2021 iinii diiundangkan pada 29 Junii 2021 dan berlaku 30 harii setelahnya.

Berlakunya PMK 80/2021 sekaliigus mencabut PMK 229/2017 s.t.d.t.d. PMK 124/2019. Sebelumnya, Menkeu juga menerbiitkan 4 beleiid baru mengenaii tata cara pengenaan tariif bea masuk berdasarkan 4 perjanjiian/kesepakatan iinternasiional.

Perjanjiian/kesepakatan iitu meliiputii iindonesiia-Pakiistan Preferentiial Trade Agreement (iiPPTA), Asean - Japan Comprehensiive Economiic Partnershiip (AJCEP), MoU antara iindonesiia dan Palestiina, serta iindonesiia-Japan Economiic Partnershiip Agreement (iiJEPA). Siimak ‘Srii Mulyanii Riiliis 4 PMK Baru Soal Pengenaan Tariif Preferensii’. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.