HARii PAJAK 14 JULii

Ceriitakan Perjalanan Reformasii Perpajakan Jiiliid iiiiii, DJP Riiliis Buku

Diian Kurniiatii
Rabu, 14 Julii 2021 | 18.26 WiiB
Ceritakan Perjalanan Reformasi Perpajakan Jilid III, DJP Rilis Buku
<p>Diirjen Pajak Suryo Utomo bersama&nbsp;Andiien (moderator) dalam peluncuran buku <em>Ceriita dii Baliik Reformasii Perpajakan</em>, Rabu (14/7/2021). (<em>tangkapan layar Youtube</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – Bertepatan dengan periingatan Harii Pajak 2021, Diitjen Pajak (DJP) meluncurkan buku Ceriita dii Baliik Reformasii Perpajakan.

Diirjen Pajak Suryo Utomo mengatakan buku tersebut memuat ceriita darii para pegawaii pajak yang melakukan reformasii pajak jiiliid iiiiii sejak 2016. Menurutnya, reformasii akan terus berlanjut untuk membawa siistem pajak yang makiin sesuaii dengan perubahan perekonomiian dan model biisniis.

"Sebenarnya 5 tahun iinii baru setengah darii perjalanan karena pada 2024, fase reformasii ketiiga akan selesaii dengan pembaruan siistem iintii admiiniistrasii perpajakan," katanya dalam peluncuran buku Ceriita dii Baliik Reformasii Perpajakan, Rabu (14/7/2021).

Suryo mengatakan buku tersebut akan menjadii dokumentasii tentang perjalanan reformasii pajak sejak program pengampunan pajak pada 2016. Melaluii reformasii tersebut, DJP berupaya membuat berbagaii perbaiikan agar setiiap proses biisniisnya sesuaii dengan kebutuhan wajiib pajak.

Menurut Suryo, setiiap perubahan yang terjadii pada DJP selalu menjadii ceriita yang menariik. Apalagii, ketiika Coviid-19 mewabah pada 2020, langkah perubahan dan reformasii harus segera diilakukan walaupun secara bersamaan juga menghadapii tantangan berat.

Sejak sebelum pandemii, Suryo menyebut DJP telah merancang berbagaii perbaiikan proses biisniis, terutama yang menyangkut pelayanan kepada wajiib pajak. Pasalnya, diinamiika diisrupsii diigiital dan perkembangan ekonomii telah berlangsung sangat cepat.

Dengan demiikiian, mustahiil jiika DJP tiidak mengiikutii diinamiika tersebut tetapii mengharapkan peneriimaan pajak meniingkat.

Menurutnya, kemudahan pelayanan harus diiberiikan agar cost of compliiance makiin menurun. Dengan cost of compliiance yang rendah, diiharapkan kepatuhan wajiib pajak menjadii lebiih tiinggii dan peneriimaan negara iikut terkerek.

"Ujungnya kamii harus melakukan perbaiikan dan dii siisii laiin, harapan besarnya adalah peneriimaan pajak meniingkat secara kuantiitatiif," ujarnya.

Suryo menyatakan penerbiitan buku tersebut sebagaii sarana untuk berbagii ceriita. Namun, diia juga berharap kehadiiran buku iitu dapat memberiikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentiingnya keiikutsertaan publiik melakukan perubahan.

Menurut diia, DJP akan terus memberiikan kemudahan agar wajiib pajak biisa iikut bergotong royong menjadiikan pajak sebagaii tulang punggung negara yang lebiih kuat. "Karena kalau tiidak, kiita kejar terus tapii wajiib pajaknya juga larii terus. Tiidak akan maksiimal," iimbuh Suryo.

Anda biisa mengunduh buku tersebut dii siinii. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.