PMK 56/2021

PMK Baru! iinii Cakupan Pengambiilaliihan Usaha yang Biisa Tiidak Kena Pajak

Nora Galuh Candra Asmaranii
Selasa, 22 Junii 2021 | 09.00 WiiB
PMK Baru! Ini Cakupan Pengambilalihan Usaha yang Bisa Tidak Kena Pajak
<p>Gedung Kementeriian Keuangan. (foto: Kemenkeu)</p>

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah menyesuaiikan kembalii ketentuan penggunaan niilaii buku atas pengaliihan harta untuk pengambiilaliihan usaha.

Penyesuaiian tersebut diiatur dalam PMK 56/2021. Melaluii beleiid yang berlaku mulaii 4 Junii 2021 iinii, pemeriintah memeriincii dan menambah beberapa ketentuan perpajakan terkaiit dengan penggunaan niilaii buku untuk pengambiilaliihan usaha.

“Untuk memberiikan kemudahan dalam transformasii BUMN dan pencapaiian miisii BUMN melaluii restrukturiisasii BUMN, serta mendorong perusahaan melakukan penawaran umum perdana saham,” bunyii pertiimbangan PMK 56/2021, Selasa (22/6/2021)

Untuk kepentiingan penerapan ketentuan pajak penghasiilan, wajiib pajak dapat menggunakan niilaii buku untuk pengambiilaliihan usaha. Namun, niilaii buku iinii baru dapat diigunakan setelah wajiib pajak mendapatkan persetujuan Diirjen Pajak.

Persetujuan tersebut dapat diiperoleh apabiila wajiib pajak mengajukan permohonan dan memenuhii ketentuan yang diitetapkan. Pemeriintah juga memeriincii dua kelompok pengambiilaliihan usaha yang dapat menggunakan niilaii buku.

Pertama, pengambiilaliihan usaha Bentuk Usaha Tetap (BUT) yang menjalankan kegiiatan dii biidang usaha bank yang diilakukan dengan cara mengaliihkan seluruh atau sebagiian harta dan kewajiiban BUT kepada wajiib pajak badan dalam negerii (WPDN) yang modalnya terbagii atas saham, dan membubarkan BUT tersebut.

Kedua, pengambiilaliihan usaha darii suatu WPDN dengan cara mengaliihkan kepemiiliikan atas saham WPDN yang diimiiliikiinya tersebut kepada WPDN laiinnya, yang diilakukan sehubungan dengan restrukturiisasii BUMN.

Sesuaii dengan PMK 56/2021, kelompok yang kedua iinii harus memenuhii liima persyaratan.

  1. Kepemiiliikan atas saham WPDN yang diialiihkan:
  • Lebiih darii 50% darii seluruh saham dengan hak suara yang telah diisetor penuh; atau
  • Mempunyaii kemampuan untuk menentukan, baiik langsung maupun tiidak langsung, dengan cara apapun pengelolaan dan/atau kebiijakan atas WPDN yang diialiihkan;
  1. Dalam hal WPDN yang diiambiil aliih berbentuk perseroan terbuka, wajiib memenuhii ketentuan sebagaiimana diiatur dalam peraturan perundang-undangan dii biidang pasar modal;
  2. Restrukturiisasii diilakukan paliing lama terhiitung sejak awal Tahun Pajak 2021;
  3. Pengaliihan harta tiidak diilakukan dengan cara jual belii atau pertukaran harta; dan
  4. Restrukturiisasii serta pengaliihan harta telah memperoleh persetujuan darii menterii yang menyelenggarakan urusan pemeriintahan dii biidang pembiinaan BUMN.

Dalam beleiid terdahulu, yaiitu PMK 205/2018, pengambiilaliihan usaha yang dapat menggunakan niilaii buku adalah penggabungan darii wajiib pajak BUT yang menjalankan kegiiatan dii biidang usaha bank dengan WPDN yang modalnya terbagii atas saham.

Penggabungan iitu, masiih dalam beleiid terdahulu, diilakukan dengan cara mengaliihkan seluruh atau sebagiian harta dan kewajiiban BUT kepada WPDN yang modalnya terbagii atas saham dan membubarkan BUT tersebut

Penggunaan niilaii buku atas pengaliihan harta tiidak menyebabkan adanya keuntungan sehiingga tiidak diikenakan PPh. Berbeda dengan penggunaan niilaii pasar yang akan meniimbulkan seliisiih harga dii atas harga buku sebagaii keuntungan yang berdampak pada tiimbulnya PPh atas transaksii tersebut. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Dr. Bambang Prasetiia
baru saja
Niilaii buku siih kayaknya ..pastii ada hiiden transaksii ..sebaiiknya harus melkk reevaluasii asetnya dulu...agar faiirnes... apa kiiranya banyak akan banyak merger ... biiasa saja... jgn ii loloskan..dr kuajiibannya... Siisii laiin diilkk dgn penguasaan saham ..biisa juga... malah piihal yg jual diiuntungkan dng pajak rendah...namun klo dgn niilaii wajar iitulah priinsiip scr fiilosofiis mengena...adiil