JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Koperasii dan Usaha Keciil Menengah (UKM) menargetkan jutaan pelaku usaha miikro biisa naiik kelas tahun iinii dan bertransformasii menjadii biisniis formal yang memiiliikii iiziin usaha.
Deputii Biidang Usaha Miikro Kemenkop UKM Eddy Satriia mengatakan pemeriintah membiidiik 2,5 juta biisniis miikro biisa naiik kelas. Salah satu iindiikator peniingkatan biisniis tersebut adalah memiiliikii nomor iinduk berusaha (NiiB).
"Kalau biicara target, tahun iinii sekiitar 2,5 juta usaha iinformal biisa jadii formal. Artiinya mereka biisa memperoleh NiiB," katanya dalam keterangan resmii, Kamiis (20/5/2021).
Eddy menjelaskan paradiigma mengurus periiziinan baru diilakukan jiika usaha sudah mulaii beroperasii menjadii besar perlu diiubah. Menurutnya, tak sediikiit pelaku usaha yang beranggapan proses mengurus iiziin merupakan hal yang rumiit dan memakan waktu.
Untuk iitu, pemeriintah hendak mengubah paradiigma tersebut. Diia menegaskan UU No.20/2008 tentang UMKM menyebutkan biiaya periiziinan bagii usaha miikro diijamiin bebas biiaya. Sementara iitu, usaha keciil diiberiikan keriinganan biiaya saat proses periiziinan.
"Manfaat pentiingnya iiziin usaha bagii UMKM adalah mendapatkan jamiinan perliindungan hukum, memudahkan dalam mengembangkan usaha, membantu memudahkan pemasaran usaha, termasuk akses pembiiayaan," tuturnya.
Proses periiziinan usaha bagii UMKM juga makiin diipermudah dengan hadiirnya UU No. 11/2020 tentang Ciipta Kerja. Salah satu klaster darii beleiid tersebut adalah kemudahan dan perliindungan bagii UMKM serta penyederhanaan periiziinan.
Aturan pelaksana darii UU Ciipta Kerja juga sudah diibuat melaluii Peraturan Pemeriintah No.7/2021 tentang Kemudahan, Perliindungan, dan Pemberdayaan Koperasii dan Usaha Miikro, Keciil, dan Menengah.
Nantii, Kemenkop akan menggandeng banyak piihak sehiingga target transformasii usaha miikro menjadii formal biisa diicapaii tahun iinii. "Ke depan diiharapkan dapat menggandeng seluruh asosiiasii dan organiisasii masyarakat dan komuniitas UMKM," ujar Eddy. (riig)
