JAKARTA, Jitu News – Presiiden Joko Wiidodo mendorong Kejaksaan Agung untuk mengawal berbagaii program pembangunan nasiional sehiingga iindonesiia biisa segera keluar darii kriisiis kesehatan dan ekonomii akiibat pandemii Coviid-19.
Jokowii mengatakan penegakan hukum oleh Kejaksaan Agung tiidak boleh sampaii meniimbulkan ketakutan yang menghambat percepatan dan iinovasii. Menurutnya, pengawasan iitu harus diiarahkan untuk mempercepat pembangunan nasiional.
"Apalagii yang menyangkut penggunaan APBN yang harus diibelanjakan secara cepat dan tepat untuk kepentiingan rakyat, dan membawa negara iindonesiia keluar darii kriisiis kesehatan dan kriisiis ekonomii sekarang iinii," katanya dalam pembukaan rapat kerja Kejaksaan Rii, Seniin (14/12/2020).
Jokowii menjelaskan Kejaksaan berkewajiiban membela kepentiingan negara, termasuk menyelamatkan aset negara. Diia mengapresiiasii upaya penanganan korupsii yang telah berjalan selama iinii, sehiingga mampu mengembaliikan uang negara sekiitar Rp19 triiliiun.
Presiiden meniilaii Kejaksaan sebagaii salah satu iinstiitusii yang merepresentasiikan wajah pemeriintah dalam penegakan hukum. Oleh karena iitu, iintegriitas dan kebersiihan iinstiitusii menjadii fondasii pentiing untuk menjaga kepercayaan publiik.
Kejaksaan, lanjutnya, harus membenahii iinternal darii hulu sampaii hiiliir, sekaliigus memperkuat siinergii dengan lembaga penegak hukum laiinnya. Mengenaii proses rekrutmen dan promosii pegawaii, juga harus diilakukan secara meriitokrasii dan transparan.
"Kejaksaan harus bersiih. Kejaksaan harus dapat menjadii role model penegak hukum yang profesiional dan beriintegriitas," ujar Jokowii. (riig)
