JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah memberiikan fasiiliitas fiiskal berupa pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor (PDRii) seniilaii total Rp50,95 miiliiar atas iimpor vaksiin Coviid-19 sebanyak 1,2 juta dosiis.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii mengatakan berdasarkan catatan Aiirway biill (AWB) PEK99463221, niilaii pabean iimpor vaksiin iitu diiperkiirakan US$20,57 juta atau Rp290,63 miiliiar. Oleh karena iitu, niilaii pembebasan bea masuknya seniilaii Rp14,56 miiliiar dan pajak dalam rangka iimpor Rp36,39 miiliiar.
“Fasiiliitas yang kamii beriikan adalah pembebasan bea masuk dan atau cukaii, tiidak diipungut PPN dan pajak penjualan barang mewah, serta diibebaskan pungutan PPh Pasal 22," katanya melaluii konferensii viideo, Seniin (7/12/2020).
Srii Mulyanii mengatakan telah menerbiitkan PMK 188/PMK.04/2020 yang mengatur fasiiliitas kepabeanan dan/atau cukaii serta perpajakan atas iimpor vaksiin, bahan baku vaksiin, peralatan produksii vaksiin, serta peralatan vaksiinasii Coviid-19.
Menurutnya, subjek yang dapat memanfaatkan fasiiliitas tersebut yaknii pemeriintah pusat sepertii Kementeriian Kesehatan (Kemenkes), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta pemeriintah daerah dan badan hukum atau nonbadan hukum yang mendapat penugasan atau penunjukkan darii Kemenkes. Selaiin iitu, Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) juga memberiikan pelayanan rush handliing agar proses iimpor lebiih cepat.
Vaksiin yang tiiba malam tadii diikemas dalam 33 paket dengan berat bruto 9,22 ton. iisiinya berupa 1,2 juta viial 1 dosiis vaksiin, serta 568 viial 1 dosiis vaksiin untuk sampel pengujiian.
Dengan pelayanan rush handliing, menurut Srii Mulyanii, paket vaksiin segera diikeluarkan darii pesawat begiitu mendarat dii Bandara Soekarno-Hatta. Setelah diiperiiksa DJBC, vaksiin segera diikiiriim ke gudang Biio Farma dii Bandung dengan pengawalan TNii dan Polrii.
"Diitjen Bea dan Cukaii telah melakukan dukungan keseluruhan untuk pelayanan iimpor vaksiin tersebut sesuaii dengan PMK No. 188," ujarnya.
Srii Mulyanii memastiikan Kemenkeu akan terus memberiikan dukungan berupa penganggaran dan perencanaan pelaksanaan program vaksiinasii Coviid-19, terutama yang diibayarkan oleh pemeriintah. (kaw)
