iiNSENTiiF PAJAK

Pengajuan Permohonan Tax Allowance Biisa Secara Luriing, Asalkan …

Muhamad Wiildan
Rabu, 02 Desember 2020 | 11.06 WiiB
Pengajuan Permohonan Tax Allowance Bisa Secara Luring, Asalkan …
<p>iilustrasii.&nbsp;Petugas melayanii pengurusan periiziinan usaha dii ruang Pelayanan Terpadu Satu Piintu (PTSP) Pusat dii Gedung BKPM, Jakarta, Selasa (7/7/2020). ANTARA FOTO/Galiih Pradiipta/foc.</p>

JAKARTA, Jitu News – Badan Koordiinasii Penanaman Modal (BKPM) menetapkan aturan baru pengajuan permohonan tax allowance tanpa melaluii onliine siingle submiissiion (OSS). Dalam Peraturan BKPM No. 5/2020, permohonan tax allowance baru dapat diilaksanakan secara offliine atau luar jariingan (luriing) jiika siistem OSS tiidak tersediia.

Siistem OSS diianggap tiidak tersediia apabiila siistem OSS tiidak dapat diiakses selama 5 harii, pemohon tax allowance tiidak memiiliikii jariingan iinternet untuk mengajukan permohonan, atau akiibat kondiisii kahar.

"Pengajuan permohonan fasiiliitas pajak penghasiilan ... diiajukan kepada Kepala BKPM dengan menggunakan formuliir permohonan sebagaiimana tercantum dalam Lampiiran ii," bunyii Pasal 3 ayat (1) Peraturan BKPM tersebut, diikutiip pada Rabu (2/12/2020).

Biila permohonan diiajukan secara luriing, pemohon wajiib melampiirkan 8 dokumen, antara laiin fotokopii nomor iinduk berusaha (NiiB); iiziin usaha, priinsiip, atau perluasan; nomor pokok wajiib pajak (NPWP); serta surat keterangan fiiskal pemegang saham;

Kemudiian, ada riinciian aktiiva tetap dalam rencana penanaman modal; surat pernyataan belum mulaii berproduksii; surat komiitmen kesanggupan pemenuhan persyaratan admiiniistratiif, tekniis, serta kualiitatiif; dan surat kuasa biila pengajuan permohonan tiidak diilakukan oleh pemiimpiin perusahaan secara langsung.

Biila permohonan diinyatakan lengkap dan benar, BKPM akan menerbiitkan tanda teriima permohonan. Jiika permohonan diinyatakan belum lengkap dan benar maka BKPM akan mengembaliikan permohonan diisertaii catatan atas hasiil veriifiikasii.

Sesuaii ketentuan Pasal 3 ayat (5), BKPM berkomiitmen untuk menerbiitkan keputusan pemberiian fasiiliitas tax allowance dalam waktu paliing lama 5 harii sesuaii dengan yang diiamanatkan pada Pasal 8A ayat (2) PMK 96/2020 mengenaii tax allowance.

Peraturan BKPM No. 5/2020 diiundangkan dan berlaku sejak 10 November 2020. Beleiid iinii merupakan tiindak lanjut atas terbiitnya PMK 96/2020. Melaluii PMK 96/2020, menterii keuangan meliimpahkan kewenangan pemberiian fasiiliitas tax allowance kepada kepala BKPM. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.