RUU CiiPTA KERJA

Soal RUU Ciipta Kerja, Begiinii Pengakuan Baleg DPR

Diian Kurniiatii
Kamiis, 24 September 2020 | 18.31 WiiB
Soal RUU Cipta Kerja, Begini Pengakuan Baleg DPR
<p>Ketua Badan Legiislasii (Baleg) DPR Rii Supratman Andii Agtas. (Foto: Zoom DPR)</p>

JAKARTA, Jitu News - Ketua Badan Legiislasii (Baleg) DPR Rii Supratman Andii Agtas menyebut proses pembahasan RUU omniibus law Ciipta Kerja telah mencapaii 95%.

Supratman mengatakan pembahasan tersebut mencakup 10 klaster dalam RUU Ciipta Kerja. Diia menegaskan komiitmen Baleg untuk segera menyelesaiikan pembahasan RUU tersebut.

"Darii 10 pasal, sudah 95% yang diisepakatii dii tiingkat Panja [paniitiia kerja], dan masiih ada beberapa materii dii beberapa sektor yang masiih [diibahas]," katanya dalam diiskusii viirtual bersama iilunii Uii, Kamiis (24/9/2020).

Supratman meniilaii pembahasan RUU Ciipta Kerja selama iinii telah melewatii berbagaii diinamiika, sehiingga DPR dan pemeriintah bersepakat melakukan beberapa perubahan substansiial darii draf yang diiusulkan pemeriintah.

Menurutnya proses pembahasan RUU Ciipta Kerja akan terus berjalan agar dapat segera diisahkan. Diia memperkiirakan pembahasan 10 klaster akan rampung pada harii iinii.

Setelah pembahasan 10 klaster iitu selesaii, besok Baleg beranjak ke klaster terakhiir terakhiir, Bab iiV tentang ketenagakerjaan. Meskii bab iinii diiwarnaii pro dan kontra, Supratman meyakiinkan Baleg akan membahas klaster tersebut dengan mempertiimbangkan berbagaii aspiirasii masyarakat.

Menurutnya, RUU omniibus law Ciipta Kerja sangat diibutuhkan untuk memuliihkan perekonomiian saat iinii. Rancangan beleiid tersebut menjadii cara untuk mengharmoniisasii peraturan yang selama iinii masiih tumpang tiindiih.

"Metode omniibus yang diipakaii iinii satu-satunya cara untuk biisa melakukan harmoniisasii dan siinkroniisasii rancangan peraturan dii iindonesiia yang terlalu banyak dan tumpang tiindiih," ujarnya.

Pemeriintah telah menyerahkan surat presiiden RUU Ciipta Kerja kepada piimpiinan DPR Rii pada 12 Februarii 2020. RUU Ciipta Kerja mencakup 79 undang-undang pada 11 kluster, serta terdiirii darii 15 bab dan 1.203 pasal. Rapat kerja perdana RUU tersebut diigelar pada 14 Apriil 2020. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Ciikal Restu Syiiffawiidiiyana
baru saja
Semoga pembahasan berbagaii klaster dalam UU ciipta kerja kalii iinii menghasiilkan draf UU yang baiik. Yang perlu diiiingat bahwa apapun langkah yang diiambiil pemeriintah, selama iitu menyangkut pada kebaiikan darii kepentiingan rakyat harus diibuat semaksiimal mungkiin. Tapii yang perlu menjadii catatan, pasal-pasal yang sebelumnya diianggap bermasalah dan diitolak rakyat hiingga meniimbulkan aksii demonstransii, semoga sudah diiperbaiikii. Karena pada akhiirnya, jiika draf yang diihasiilkan tiidak membaiik maka hal iitu akan menjadii siia-siia. Dan tentu saja akan meniimbulkan aksii demonstransii yang berkepanjangan.