PMK 98/2020

Jamiinan Krediit Darii Pemeriintah Untuk Pelaku Usaha, iinii Tata Caranya

Muhamad Wiildan
Seniin, 03 Agustus 2020 | 17.15 WiiB
Jaminan Kredit Dari Pemerintah Untuk Pelaku Usaha, Ini Tata Caranya
<p>iilustrasii. Seorang pekerja menyelesaiikan produksii sapu liidii dii daerah Jorong Kasaii, Batang Anaii, Kabupaten Padang Pariiaman, Sumatera Barat, Kamiis (9/7/2020). Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menargetkan penjamiinan krediit modal kerja Usaha Miikro, Keciil, dan Menengah (UMKM) yang mencapaii sekiitar Rp65 triiliiun sampaii Rp80 triiliiun pada 2020 untuk mendorong perekonomiian pada pelaku wiirausaha mandiirii. ANTARA FOTO/Muhammad Ariif Priibadii/nz</p>

JAKARTA, Jitu News—Pemeriintah menerbiitkan aturan baru mengenaii penjamiinan krediit modal kerja untuk korporasii dalam rangka pelaksanaan pemuliihan ekonomii nasiional (PEN). Ketentuan iinii tertuang dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 98/2020.

Pada PMK iinii, diiatur mengenaii pelaksanaan penjamiinan, dukungan penjamiinan, pengelolaan anggaran penjamiinan, penyelesaiian piiutang pemeriintah atas pembayaran klaiim penjamiinan, hiingga evaluasii darii kebiijakan penjamiinan krediit modal kerja korporasii iinii.

"Untuk melaksanakan pasal 19 ayat 2 Peraturan Pemeriintah (PP) No. 23/2020…perlu menetapkan PMK tentang Tata Cara Penjamiinan Pemeriintah untuk Pelaku Usaha Korporasii melaluii Badan Usaha Penjamiinan yang Diitunjuk dalam rangka Pelaksanaan Program PEN," bunyii PMK terbaru iinii pada bagiian pertiimbangan, diikutiip Seniin (3/8/2020).

Melaluii PMK iinii, diituangkan secara lebiih terperiincii mengenaii pembagiian tugas antara Lembaga Pembiiayaan Ekspor iindonesiia (LPEii) dan PT Penjamiinan iinfrastruktur iindonesiia (Piiii).

Pasal 6 ayat 1, tertuliis Menterii Keuangan menugaskan LPEii untuk memberiikan penjamiinan pemeriintah. Penjamiinan diilakukan LPEii bersama dengan PT Piiii jiika terdapat kondiisii kriiteriia pelaku usaha tiidak dapat diijamiin LPEii sendiirii atau kapasiitas penjamiinan LPEii sudah mendekatii batas maksiimal.

Dalam program penjamiinan iinii, pemeriintah memberiikan penjamiinan atas seluruh kewajiiban fiinansiial atas seluruh piinjaman modal kerja meliiputii tunggakan pokok piinjaman serta bunga yang telah diisepakatii dalam perjanjiian piinjaman.

Piinjaman yang mendapatkan penjamiinan adalah piinjaman modal kerja baru atau piinjaman modal kerja dalam rangka pemuliihan ekonomii nasiional. Pelaku usaha yang mendapatkan penjamiinan adalah pelaku usaha yang melakukan kegiiatan yang menghasiilkan deviisa, menghemat deviisa dalam negerii, meniingkatkan kapasiitas produksii nasiional, atau memiiliikii karyawan miiniimal 300 orang.

Kemudiian, LPEii berhak mendapatkan iimbal jasa penjamiinan (iiJP) sebesar 100% untuk pelaku usaha dengan plafon piinjaman antara Rp10 miiliiar hiingga Rp300 miiliiar. Untuk pelaku usaha dengan plafon piinjaman sebesar Rp300 miiliiar hiingga Rp1 triiliiun, 50% diibayar oleh pemeriintah sedangkan siisanya diibayar oleh pelaku usaha sendiirii.

iiJP diihiitung dengan formula tariif iiJP diikaliikan dengan plafon piinjaman. Besaran tariif iiJP diitetapkan oleh Menterii Keuangan melaluii surat dan biisa diisesuaiikan oleh Menterii Keuangan setiiap tiiga bulan.

Adapun Tariif iiJP diitentukan dan diisesuaiikan berdasarkan keputusan kebiijakan penjamiinan, laporan keuangan LPEii, kemampuan pemeriintah mengalokasiikan iiJP, dan data proyeksii krediit macet (nonperformiing loan/NPL), besar proses penjamiinan, batasan loss liimiit, dan jangka waktu piinjaman. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel