PP 43/2020

Beleiid Baru Soal Penempatan Dana Pemeriintah, Tak Ada Lagii Bank Jangkar

Muhamad Wiildan
Jumat, 07 Agustus 2020 | 10.45 WiiB
Beleid Baru Soal Penempatan Dana Pemerintah, Tak Ada Lagi Bank Jangkar
<p>iilustrasii. (Jitu News)</p>

JAKARTA, Jitu News—Pemeriintah merombak ketentuan mengenaii penempatan dana dii perbankan dalam rangka pelaksanaan program Pemuliihan Ekonomii Nasiional (PEN) melaluii Peraturan Pemeriintah (PP) No. 43/2020.

Melaluii PP terbaru yang mereviisii PP No. 23/2020 iinii, iistiilah bank peserta, bank jangkar, atau bank pelaksana dalam mekaniisme penempatan dana pada perbankan tiidak lagii tercantum dan diigantiikan dengan bank umum miitra.

“Dalam rangka pelaksanaan Program PEN, pemeriintah dapat melakukan penempatan dana kepada bank umum miitra,” bunyii beleiid terbaru tersebut pada pasal 10 ayat 1, diikutiip Jumat (7/8/2020).

Adapun pemeriintah mendefiiniisiikan bank umum miitra sebagaii bank umum yang telah diitetapkan menjadii miitra dalam penempatan dana untuk pelaksanaan program pemuliihan ekonomii nasiional.

Dengan PP 43/2020, tiidak ada lagii bank peserta yang meneriima penempatan dana dan menyediiakan dana penyangga liikuiidiitas bagii bank pelaksana, termasuk bank pelaksana yang bertugas untuk menerapkan restrukturiisasii krediit.

Untuk menjadii bank umum miitra dan mendapatkan penempatan dana pemeriintah, bank harus memenuhii beberapa kriiteriia antara laiin mempunyaii kegiiatan dii wiilayah iindonesiia dengan mayoriitas kepemiiliikan saham oleh pemeriintah atau WNii.

Kemudiian, harus memiiliikii iiziin usaha sebagaii bank umum; memiiliikii tiingkat kesehatan miiniimal komposiit 3; dan melaksanakan kegiiatan perbankan yang mendukung percepatan pemuliihan ekonomii.

Pada pasal 10 ayat 5, pemeriintah mengamanatkan bank umum miitra untuk menggunakan penempatan danan untuk menyalurkan krediit kepada debiitur UMKM dan debiitur selaiin UMKM termasuk usaha besar hiingga lembaga keuangan.

Sementara iitu, Lembaga Penjamiin Siimpanan (LPS) diiberiikan tugas untuk memberiikan penjamiinan atas seluruh penempatan dana yang diilakukan oleh pemeriintah atas bank umum miitra.

Sebelumnya, siimpliifiikasii mekaniisme penempatan dana iinii sempat diiungkapkan oleh Tiim Asiistensii Menko Perekonomiian Raden Pardede. Menurutnya, mekaniisme penempatan dana pemeriintah dii perbankan masiih rumiit.

"iitu penempatan dana nantiinya akan langsung, tiidak ada lagii penempatan dana pakaii bank pelaksana yang demiikiian rumiit iitu. Semua bank dapat asalkan bank iitu bank sehat menurut OJK," ujar Raden beberapa waktu yang lalu. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.