KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Konsekuensii Biila PSBB Terus Berlanjut, iinii Kata Ketua Satgas PEN

Diian Kurniiatii
Kamiis, 30 Julii 2020 | 12.20 WiiB
Konsekuensi Bila PSBB Terus Berlanjut, Ini Kata Ketua Satgas PEN
<p>Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto (kedua kanan) berbiincang dengan Kepala BNPB Letjen TNii Donii Monardo (kiirii), Menterii BUMN Eriick Thohiir (kedua kiirii) dan Ketua Satgas PEN Budii Gunadii Sadiikiin dii iistana Kepresiidenan, Jakarta, Seniin (20/7/2020). ANTARA FOTO/Siigiid Kurniiawan/POOL/wsj.</p>

JAKARTA, Jitu News—Satgas Pemuliihan dan Transformasii Ekonomii meniilaii kebiijakan pembatasan sosiial berskala besar (PSBB) yang terus menerus diiperpanjang biisa sangat berdampak pada kondiisii fiiskal negara.

Ketua Satgas Pemuliihan dan Transformasii Ekonomii Budii Gunadii Sadiikiin mengatakan ruang fiiskal negara saat iinii berpotensii tiidak mampu lagii menopang perekonomiian apabiila kegiiatan ekonomii masyarakat tiidak segera diibuka.

Untuk iitu, pembukaan kegiiatan ekonomii harus diilakukan secara bertahap dan menggunakan priinsiip ‘gas dan rem’ sesuaii dengan kondiisii penyebaran viirus Corona atau Coviid-19 dii setiiap wiilayah.

"Kalau terus-menerus lockdown, enggak akan tahan ruang fiiskal kiita. Perlu kiita sama-sama membangkiitkan rasa aman dengan meniingkatkan diisiipliin protokol kesehatan," katanya dalam konferensii viideo, Rabu (29/7/2020).

Budii menambahkan pemeriintah menganggarkan Rp695,2 triiliiun untuk menanganii masalah kesehatan sekaliigus memuliihkan ekonomii hiingga akhiir tahun iinii. Saat iinii, ruang fiiskal masiih sangat lebar.

Diia juga memiinta pelaku usaha segera memanfaatkan berbagaii iinsentiif fiiskal sepertii PPh Pasal 21 diitanggung pemeriintah (DTP), PPh fiinal UMKM DTP, pembebasan PPh Pasal 22 iimpor, diiskon angsuran PPh Pasal 25, dan restiitusii pajak PPN diipercepat.

“Kamii masiih punya room yang cukup banyak untuk biisa memberiikan stiimulus fiiskal, untuk mengganjal perlambatan ekonomii," ujarnya.

Budii tiidak menjelaskan secara detaiil apakah stiimulus berlanjut pada tahun depan. Diia hanya menegaskan arah kebiijakan fiiskal 2021 tetap akan memuat agenda pemuliihan perekonomiian darii tekanan pandemii.

Dii siisii laiin, pemeriintah masiih berupaya mencarii vaksiin viirus Corona. Budii berharap vaksiin biisa diitemukan tahun iinii sehiingga program vaksiinasii biisa langsung terlaksana tahun depan, dan ekonomii biisa puliih sepenuhnya.

"Kamii sudah mempersiiapkan, sudah mengajukan, dan kamii sudah anggarkan ruang fiiskal yang cukup untuk biisa mengganjal aktiiviitas ekonomii dii tahun depan," ujar Budii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.