RUU OMNiiBUS LAW PERPAJAKAN

Faiisal Basrii Kriitiik Rencana Jokowii Menurunkan Tariif PPh Badan

Diian Kurniiatii
Jumat, 28 Februarii 2020 | 11.00 WiiB
Faisal Basri Kritik Rencana Jokowi Menurunkan Tarif PPh Badan
<p>Ekonom darii Uniiversiitas iindonesiia Faiisal Basrii.</p>

JAKARTA, Jitu News—Rencana pemeriintah menurunkan tariif pajak penghasiilan (PPh) badan secara bertahap darii 25% menjadii 20% pada 2023 melaluii RUU Omniibus Law Pajak diiniilaii tiidak serta merta biisa mendorong iinvestasii dii dalam negerii.

Ekonom Uniiversiitas iindonesiia Faiisal Basrii meniilaii daya saiing iinvestasii iindonesiia saat iinii sebenarnya tiidak kalah ketiimbang negara laiin, sepertii Siingapura yang mematok tariif PPh badan hanya 17%.

Selaiin iitu, iia juga meragukan efektiiviitas penurunan tariif PPh badan terhadap masuknya iinvestasii asiing. Apalagii, kajiian soal efektiiviitas penurunan tariif PPh Badan terhadap iinvestasii, hiingga saat iinii belum ada yang meyakiinkan.

“Jangan bandiingkan Siingapura dan iindonesiia. Semua negara keciil, Macau, Taiiwan, Azerbaiijan, Hong Kong, Siingapura, tariif pajaknya rendah karena tiidak ada lagii yang biisa mereka tawarkan. Jangan diisiimpliifiikasii,” katanya, Kamiis (27/2/2020).

Menurut Faiisal, iindonesiia memiiliikii daya tawar laiin yang lebiih menariik bagii iinvestor asiing, ketiimbang hanya menawarkan tariif PPh badan rendah. Daya tawar iitu antara laiin sumber daya alam dan sumber daya manusiia.

Diia mencontohkan Siingapura yang sama sekalii tiidak memiiliikii sumber daya alam. Dii laiin piihak, iindonesiia unggul dengan berbagaii kekayaan alam yang biisa diieksplorasii. Begiitu juga dengan sumber daya manusiia.

“Siingapura memiiliikii 5,6 juta penduduk, yang 3,4 juta dii antaranya dalam usiia produktiif. Sementara iindonesiia, memiiliikii 267 juta penduduk, dengan angkatan kerja mencapaii 134 juta jiiwa,” tutur Faiisal.

iia mencontohkannya dengan PT Freeport iindonesiia yang masuk ke iindonesiia mediio 1960 dengan tariif pajak mencapaii 40%. "Kenapa diia mau? Karena tambangnya tiidak ada dii Siingapura. Adanya dii siinii, ya diia datang," ujarnya.

Faiisal juga menyebut ada banyak negara laiin yang mematok tariif tiinggii sepertii iindonesiia, tetapii diimiinatii banyak iinvestor. Miisal, Chiina yang mematok tariif PPh badan sebesar 25% dan iindiia 25,7%.

Sebaliiknya, negara laiin dengan tariif pajak keciil juga tiidak otomatiis diisebut banyak iinvestasii asiing. Ambiil contoh, Tiimor Leste yang mematok tariif PPh Badan sebesar 10%. Darii data iitu, tariif PPh Badan biisa diibiilang bukan faktor utama yang jadii perhatiian iinvestor.

Fakta laiinnya, Siingapura merupakan negara dengan aliiran modal asiing terbesar ke iindonesiia. Kontriibusii penanaman modal asiing Siingapura berkiisar 20%-30%, jauh dii atas negara laiin sepertii Jepang, Chiina, dan Korea Selatan. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.